Menu

Mode Gelap
Elektrifikasi Jalur Perkuat Layanan Urban di Rangkasbitung, Bogor, dan Cikarang Line TikTok Jadi Modus Baru Penipuan Rekrutmen KAI, Masyarakat Diminta Waspada “Putri Duta Besar”: Thriller, Cinta, dan Luka dalam Dunia Tanpa Akar KAI Angkut 4,63 Juta Ton Batu Bara pada Maret 2026, Perkuat Rantai Pasok Energi Nasional Amdal di Persimpangan Ilmu, Hukum, dan Praktik Menhub Dudy: Percepatan Pembangunan Transportasi Pariwisata Bali Disinergikan

PERON

TikTok Jadi Modus Baru Penipuan Rekrutmen KAI, Masyarakat Diminta Waspada

badge-check


 TikTok Jadi Modus Baru Penipuan Rekrutmen KAI, Masyarakat Diminta Waspada Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya penipuan berkedok rekrutmen KAI yang beredar di media sosial, khususnya TikTok.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan pihaknya menemukan akun TikTok yang mengatasnamakan rekrutmen BUMN/KAI dan menyebarkan informasi lowongan kerja yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

“KAI tidak pernah membuka rekrutmen melalui akun tidak resmi di media sosial, termasuk TikTok. Informasi yang beredar dari akun-akun tersebut dapat dipastikan bukan berasal dari KAI,” tegas Franoto, Rabu (8/4/2026).

Ia menjelaskan, tingginya minat masyarakat terhadap rekrutmen KAI kerap dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk menjalankan berbagai modus penipuan digital.

Sejumlah modus yang ditemukan di antaranya penyebaran lowongan melalui akun tidak resmi, pengalihan calon pelamar ke nomor tertentu, permintaan uang dengan dalih biaya administrasi atau seleksi, serta janji kelulusan tanpa proses yang transparan.

KAI menegaskan bahwa seluruh proses rekrutmen resmi hanya dilakukan melalui situs e-recruitment.kai.id dan media sosial resmi perusahaan. Di luar kanal tersebut, informasi dipastikan bukan berasal dari KAI.

Selain itu, KAI memastikan tidak pernah memungut biaya dalam bentuk apa pun, tidak bekerja sama dengan agen perjalanan atau pihak ketiga, tidak mewajibkan penggunaan hotel atau transportasi tertentu, serta tidak menjanjikan kelulusan instan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu melakukan verifikasi dan tidak mudah tergiur dengan tawaran yang mengatasnamakan KAI. Jangan sampai menjadi korban penipuan,” ujar Franoto.

Masyarakat yang menemukan informasi mencurigakan dapat melakukan konfirmasi melalui Contact Center KAI di 121, WhatsApp 081122233121, email cs@kai.id, atau kanal resmi lainnya.

KAI Daop 1 Jakarta berharap masyarakat semakin waspada terhadap berbagai modus penipuan digital serta bersama-sama menjaga kepercayaan terhadap proses rekrutmen yang transparan dan profesional di lingkungan KAI.(fahmi)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Elektrifikasi Jalur Perkuat Layanan Urban di Rangkasbitung, Bogor, dan Cikarang Line

8 April 2026 - 19:05 WIB

KAI Angkut 4,63 Juta Ton Batu Bara pada Maret 2026, Perkuat Rantai Pasok Energi Nasional

8 April 2026 - 18:20 WIB

Menhub Dudy Apresiasi Hasil 3 Instansi Terkait Angkutan Lebaran 2026

8 April 2026 - 17:03 WIB

Insiden Viral KRL di Manggarai, KAI Services Tekankan Pentingnya Tertib Penumpang

8 April 2026 - 12:23 WIB

Naik Kereta Saat Lebaran 2026, Pelanggan KAI Bantu Tekan Emisi hingga Puluhan Juta Kg CO₂e

7 April 2026 - 18:31 WIB

KAI Wisata Hadirkan “Scenic Chill April Thrill”, Tawarkan Perjalanan Premium Mulai Rp300 Ribu

7 April 2026 - 16:28 WIB

Pasca Anjlokan KA di Bumiayu, KAI Services Fokus Jaga Kenyamanan Penumpang

7 April 2026 - 10:37 WIB

Jalur Anjlokan KA di Bumiayu Normal, Sejumlah Perjalanan KA Kembali Beroperasi

7 April 2026 - 10:22 WIB

KAI Daop 7 Madiun Minta Maaf atas Gangguan Perjalanan KA, Tegaskan Keberangkatan Tetap Sesuai Jadwal

7 April 2026 - 10:13 WIB

Evakuasi KA Anjlok Rampung, Dua Jalur KA di Lintas Bumiayu Dapat Dilalui dengan Pembatasan Kecepatan

7 April 2026 - 07:39 WIB

Trending di PERON