Menu

Mode Gelap
SMPN 259 Jakarta Angkat Isu Bullying Lewat Film Pendek Suara di Kepala Bimo Peringatan Maulid Malam ke-39 di Masjid An-Nur: “Belum Jatuh Cinta pada Rasulullah? Maulid Kita Belum Berefek!” KAI Gagalkan Dugaan Pencurian Kabel Bonding di Stasiun Kampung Bandan PELNI Gelar Fleet Safety Excellence Award 2026 Kemenhub Perkuat Kesiapan Awak Kapal PELNI Hadapi Situasi Darurat Pegayon Angkat Motif Pepir Gayo, Forum Budaya Disiapkan untuk Hidupkan Seni di Kem Seni Antara

PERON

KAI Angkut 4,63 Juta Ton Batu Bara pada Maret 2026, Perkuat Rantai Pasok Energi Nasional

badge-check


 KAI Angkut 4,63 Juta Ton Batu Bara pada Maret 2026, Perkuat Rantai Pasok Energi Nasional Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat kinerja positif pada angkutan batu bara sepanjang Maret 2026 dengan volume mencapai 4.634.929 ton, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 4.436.996 ton.

Peningkatan tersebut menunjukkan semakin kuatnya peran transportasi kereta api dalam mendukung rantai pasok energi nasional, khususnya untuk komoditas strategis seperti batu bara.

Secara kumulatif, selama triwulan I 2026, KAI telah mengangkut 12.075.002 ton batu bara. Capaian ini mencerminkan kesinambungan layanan logistik berbasis rel yang terkelola dengan baik, sekaligus menjadi indikator meningkatnya kebutuhan distribusi energi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan kebutuhan listrik nasional.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menjelaskan, distribusi batu bara melalui kereta api memiliki peran strategis dalam menjaga pasokan energi, terutama untuk pembangkit listrik yang menyuplai kebutuhan masyarakat di berbagai sektor.

“Kereta api menjadi penghubung penting dalam rantai pasok energi nasional. Setiap perjalanan angkutan batu bara berkontribusi langsung dalam memastikan listrik tetap mengalir, mendukung aktivitas masyarakat dari skala rumah tangga hingga industri,” ujar Anne.

Ia menambahkan, di tengah momentum Angkutan Lebaran 2026 yang ditandai dengan meningkatnya mobilitas masyarakat, distribusi batu bara tetap berjalan optimal. Hal ini memastikan sistem kelistrikan di wilayah Jawa dan Bali tetap stabil.

KAI, lanjut Anne, terus mengedepankan keandalan operasional, ketepatan waktu, serta kapasitas angkut yang terukur guna menjaga kelancaran distribusi batu bara dalam jangka panjang.

“Di balik setiap perjalanan kereta angkutan batu bara, ada jutaan aktivitas yang tetap berjalan. Kami menjalankan peran ini dengan penuh tanggung jawab karena energi yang didistribusikan merupakan bagian penting dari kehidupan masyarakat,” tutupnya.(fahmi)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

KAI Gagalkan Dugaan Pencurian Kabel Bonding di Stasiun Kampung Bandan

20 September 2026 - 17:49 WIB

Satu KRL CLI-225 Kembali Beroperasi, Commuter Line Bogor Tambah 4 Perjalanan

19 September 2026 - 11:34 WIB

Akses Kota Baru Parahyangan ke Stasiun Whoosh Padalarang Disiapkan, Ada Skybridge

18 September 2026 - 07:54 WIB

KAI Catat 182.208 Pelanggan Manfaatkan Kereta Ekonomi Kerakyatan

18 September 2026 - 07:19 WIB

Kereta Makan M1 Kian Nyaman, KAI Services Perkuat Pengalaman Kuliner Penumpang

18 September 2026 - 06:44 WIB

KAI Services Perkuat Konsep Integrated Services untuk Perluas Bisnis

17 September 2026 - 16:04 WIB

Tarif Rp3.000, Kereta Petani dan Pedagang KAI Telah Layani 43.780 Pelanggan

17 September 2026 - 14:53 WIB

KAI Operasikan 113 PLTS di 92 Lokasi, Total Kapasitas Capai 4,43 MWp

17 September 2026 - 14:39 WIB

Peringati Harhubnas, Menhub Dudy: Harus jadi Momentum Evaluasi dan Perbarui Komitmen

17 September 2026 - 13:54 WIB

KAI Commuter Resmi Kelola KA Bandara YIA, Nama Layanan Berubah Jadi Commuter Line

17 September 2026 - 09:11 WIB

Trending di PERON