Menu

Mode Gelap
Erik Fitriadi: Kemajuan Papua Perlu Dibarengi Penguatan Dialog dan Perlindungan Warga Sipil ASDP Prioritaskan Pemulihan Korban dan Evaluasi Pascainsiden KMP Aceh Hebat 2 Podcast Halimah Munawir Tembus 200 Ribu Penonton dalam Dua Bulan, Digelar Syukuran Bersama Awak Media Jelang Liburan Sekolah, Ada Uji Petik Kelaiklautan di Pelabuhan Merak Mantan Gubernur Aceh Dr Zaini Abdullah Wafat di Usia 86 Tahun Bahas Peluang Kemitraan UMKM, KAI Services Hadir di Talkshow Program Campuspreneur Pengembangan Wirausaha Muda di IPB

PERON

KAI Angkut 4,63 Juta Ton Batu Bara pada Maret 2026, Perkuat Rantai Pasok Energi Nasional

badge-check


 KAI Angkut 4,63 Juta Ton Batu Bara pada Maret 2026, Perkuat Rantai Pasok Energi Nasional Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat kinerja positif pada angkutan batu bara sepanjang Maret 2026 dengan volume mencapai 4.634.929 ton, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 4.436.996 ton.

Peningkatan tersebut menunjukkan semakin kuatnya peran transportasi kereta api dalam mendukung rantai pasok energi nasional, khususnya untuk komoditas strategis seperti batu bara.

Secara kumulatif, selama triwulan I 2026, KAI telah mengangkut 12.075.002 ton batu bara. Capaian ini mencerminkan kesinambungan layanan logistik berbasis rel yang terkelola dengan baik, sekaligus menjadi indikator meningkatnya kebutuhan distribusi energi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan kebutuhan listrik nasional.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menjelaskan, distribusi batu bara melalui kereta api memiliki peran strategis dalam menjaga pasokan energi, terutama untuk pembangkit listrik yang menyuplai kebutuhan masyarakat di berbagai sektor.

“Kereta api menjadi penghubung penting dalam rantai pasok energi nasional. Setiap perjalanan angkutan batu bara berkontribusi langsung dalam memastikan listrik tetap mengalir, mendukung aktivitas masyarakat dari skala rumah tangga hingga industri,” ujar Anne.

Ia menambahkan, di tengah momentum Angkutan Lebaran 2026 yang ditandai dengan meningkatnya mobilitas masyarakat, distribusi batu bara tetap berjalan optimal. Hal ini memastikan sistem kelistrikan di wilayah Jawa dan Bali tetap stabil.

KAI, lanjut Anne, terus mengedepankan keandalan operasional, ketepatan waktu, serta kapasitas angkut yang terukur guna menjaga kelancaran distribusi batu bara dalam jangka panjang.

“Di balik setiap perjalanan kereta angkutan batu bara, ada jutaan aktivitas yang tetap berjalan. Kami menjalankan peran ini dengan penuh tanggung jawab karena energi yang didistribusikan merupakan bagian penting dari kehidupan masyarakat,” tutupnya.(fahmi)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bahas Peluang Kemitraan UMKM, KAI Services Hadir di Talkshow Program Campuspreneur Pengembangan Wirausaha Muda di IPB

13 Juni 2026 - 13:30 WIB

Pelanggan KA Lokal Jawa Barat Tumbuh 67,95 Persen dalam Tiga Tahun

13 Juni 2026 - 11:28 WIB

KAI Services Resmikan Mess Responsibility di Surabaya, Tingkatkan Kenyamanan Frontliner

13 Juni 2026 - 10:30 WIB

Indonesia Punya Laboratorium Uji Cesium Produk Perikanan Pertama di Asia Tenggara

13 Juni 2026 - 10:26 WIB

Dirut KAI ke Prabowo Laporkan Telah Tutup 119 Perlintasan Sebidang Prioritas, Percepat Penanganan Titik Rawan Kecelakaan

13 Juni 2026 - 10:02 WIB

MRT Jakarta Tutup Sementara Stasiun Dukuh Atas dan Bundaran HI Dampak Unjuk Rasa

12 Juni 2026 - 17:50 WIB

Ada Demo di Jakarta, KAI Commuter Tebalkan Pengamanan di Sejumlah Stasiun KRL

12 Juni 2026 - 15:30 WIB

Progres Perpanjangan Peron Stasiun Bogor Capai 62,31 Persen

12 Juni 2026 - 14:00 WIB

Antisipasi Kemacetan ke Gambir, Seluruh KA Jarak Jauh Berhenti di Stasiun Jatinegara

12 Juni 2026 - 13:51 WIB

Kemenhub Kebut Pembangunan Jaringan KA Nasional

12 Juni 2026 - 10:53 WIB

Trending di PERON