Menu

Mode Gelap
Mobilitas Perkotaan Penopang Visi Indonesia Emas 2045 Hampir 42 Persen KA Jarak Jauh dari Gambir dan Pasar Senen Gunakan Kereta New Generation KAI Services Tingkatkan Kompetensi Frontliner Luxury Lounge Lewat Training Basic Hospitality Luncurkan Program Timeless Luxury Experience, Garuda Gandeng Toyota Ditopang Pertumbuhan Kredit dan Kualitas Aset, BNI Bukukan Kinerja Fundamental yang Solid Pelindo Ajak Shipping Line Bangun Jaringan Logistik Terintegrasi

PERON

KAI Angkut 4,63 Juta Ton Batu Bara pada Maret 2026, Perkuat Rantai Pasok Energi Nasional

badge-check


 KAI Angkut 4,63 Juta Ton Batu Bara pada Maret 2026, Perkuat Rantai Pasok Energi Nasional Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat kinerja positif pada angkutan batu bara sepanjang Maret 2026 dengan volume mencapai 4.634.929 ton, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 4.436.996 ton.

Peningkatan tersebut menunjukkan semakin kuatnya peran transportasi kereta api dalam mendukung rantai pasok energi nasional, khususnya untuk komoditas strategis seperti batu bara.

Secara kumulatif, selama triwulan I 2026, KAI telah mengangkut 12.075.002 ton batu bara. Capaian ini mencerminkan kesinambungan layanan logistik berbasis rel yang terkelola dengan baik, sekaligus menjadi indikator meningkatnya kebutuhan distribusi energi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan kebutuhan listrik nasional.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menjelaskan, distribusi batu bara melalui kereta api memiliki peran strategis dalam menjaga pasokan energi, terutama untuk pembangkit listrik yang menyuplai kebutuhan masyarakat di berbagai sektor.

“Kereta api menjadi penghubung penting dalam rantai pasok energi nasional. Setiap perjalanan angkutan batu bara berkontribusi langsung dalam memastikan listrik tetap mengalir, mendukung aktivitas masyarakat dari skala rumah tangga hingga industri,” ujar Anne.

Ia menambahkan, di tengah momentum Angkutan Lebaran 2026 yang ditandai dengan meningkatnya mobilitas masyarakat, distribusi batu bara tetap berjalan optimal. Hal ini memastikan sistem kelistrikan di wilayah Jawa dan Bali tetap stabil.

KAI, lanjut Anne, terus mengedepankan keandalan operasional, ketepatan waktu, serta kapasitas angkut yang terukur guna menjaga kelancaran distribusi batu bara dalam jangka panjang.

“Di balik setiap perjalanan kereta angkutan batu bara, ada jutaan aktivitas yang tetap berjalan. Kami menjalankan peran ini dengan penuh tanggung jawab karena energi yang didistribusikan merupakan bagian penting dari kehidupan masyarakat,” tutupnya.(fahmi)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

KAI Terapkan Standar ISO 27001 untuk Lindungi Data Jutaan Pelanggan Digital

5 Agustus 2026 - 05:25 WIB

KAI Angkut 374.098 Ton Komoditas Perkebunan hingga Juli 2026, Tumbuh 18 Persen

5 Agustus 2026 - 00:31 WIB

Dirjen Intram: RUU Sistranas Perkuat Integrasi Transportasi Penumpang dan Lognas

4 Agustus 2026 - 20:10 WIB

KAI Daop 1 Jakarta Beri Diskon Tiket hingga 30 Persen di BBWI 2026 Cibubur

4 Agustus 2026 - 14:21 WIB

Penumpang KA Makassar-Parepare Meningkat 13,62 Persen, Tembus 1 Juta Pelanggan hingga Juli 2026

4 Agustus 2026 - 09:22 WIB

Angkutan Petikemas KAI Tumbuh 20,28 Persen, Capai 3,43 Juta Ton hingga Juli 2026

3 Agustus 2026 - 22:53 WIB

KAI Divre III Palembang Amankan 36 Barang Tertinggal Senilai Rp97 Juta pada Semester I 2026

3 Agustus 2026 - 14:22 WIB

BRIN: Rel Tua 120 Tahun Rangkasbitung-Labuan Direaktivasi

3 Agustus 2026 - 05:48 WIB

Kinerja Bisnis KAI Menguat, Pendapatan Tembus Rp17,96 Triliun pada Semester I 2026

2 Agustus 2026 - 18:01 WIB

KAI Perkuat Konektivitas Pariwisata, Layani 258,99 Juta Pelanggan pada Semester I 2026

2 Agustus 2026 - 16:58 WIB

Trending di PERON