Menu

Mode Gelap
Pelindo Regional 4 Perkuat Keamanan Pelabuhan melalui Sertifikasi PFSO FIFGROUP Raih Penghargaan GP2SP DKI Jakarta KAI 81 Tahun, Perjalanan Tiket Kereta dari Loket hingga Access by KAI Pelindo Regional 4 Gandeng BNN Edukasi Antinarkoba di Kalangan Pelajar IPC TPK Cetak Kinerja Positif Hingga Agustus 2026, Catat Pertumbuhan Volume Petikemas 8,37 Persen Prabowo Perkuat Arah Baru Ekonomi, Disiplin Fiskal dan Ketahanan Energi Jadi Prioritas Pasca Pergantian Menkeu

PERON

TikTok Jadi Modus Baru Penipuan Rekrutmen KAI, Masyarakat Diminta Waspada

badge-check


 TikTok Jadi Modus Baru Penipuan Rekrutmen KAI, Masyarakat Diminta Waspada Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya penipuan berkedok rekrutmen KAI yang beredar di media sosial, khususnya TikTok.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan pihaknya menemukan akun TikTok yang mengatasnamakan rekrutmen BUMN/KAI dan menyebarkan informasi lowongan kerja yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

“KAI tidak pernah membuka rekrutmen melalui akun tidak resmi di media sosial, termasuk TikTok. Informasi yang beredar dari akun-akun tersebut dapat dipastikan bukan berasal dari KAI,” tegas Franoto, Rabu (8/4/2026).

Ia menjelaskan, tingginya minat masyarakat terhadap rekrutmen KAI kerap dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk menjalankan berbagai modus penipuan digital.

Sejumlah modus yang ditemukan di antaranya penyebaran lowongan melalui akun tidak resmi, pengalihan calon pelamar ke nomor tertentu, permintaan uang dengan dalih biaya administrasi atau seleksi, serta janji kelulusan tanpa proses yang transparan.

KAI menegaskan bahwa seluruh proses rekrutmen resmi hanya dilakukan melalui situs e-recruitment.kai.id dan media sosial resmi perusahaan. Di luar kanal tersebut, informasi dipastikan bukan berasal dari KAI.

Selain itu, KAI memastikan tidak pernah memungut biaya dalam bentuk apa pun, tidak bekerja sama dengan agen perjalanan atau pihak ketiga, tidak mewajibkan penggunaan hotel atau transportasi tertentu, serta tidak menjanjikan kelulusan instan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu melakukan verifikasi dan tidak mudah tergiur dengan tawaran yang mengatasnamakan KAI. Jangan sampai menjadi korban penipuan,” ujar Franoto.

Masyarakat yang menemukan informasi mencurigakan dapat melakukan konfirmasi melalui Contact Center KAI di 121, WhatsApp 081122233121, email cs@kai.id, atau kanal resmi lainnya.

KAI Daop 1 Jakarta berharap masyarakat semakin waspada terhadap berbagai modus penipuan digital serta bersama-sama menjaga kepercayaan terhadap proses rekrutmen yang transparan dan profesional di lingkungan KAI.(fahmi)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

KAI 81 Tahun, Perjalanan Tiket Kereta dari Loket hingga Access by KAI

14 September 2026 - 22:13 WIB

Jalan Sejajar Rel Ditargetkan Selesai Dibangun 2027, Simpang Volvo Pasar Minggu Ditutup

14 September 2026 - 14:15 WIB

KAI Daop 1 Jakarta Gunakan 6,5 Juta Liter B50, Operasional KA Tetap Lancar

12 September 2026 - 15:43 WIB

KRL Terdampak Gempa, KAI Commuter Lakukan Pemeriksaan Jalur Sabtu Pagi

12 September 2026 - 07:14 WIB

Lawang Sewu Tarik 376 Ribu Pengunjung hingga Agustus 2026, Sejarah Kereta Api Jadi Daya Tarik

11 September 2026 - 21:59 WIB

Serukan Peningkatan Keselamatan Transportasi, Menhub Dudy Kumpulkan UPT se-Jawa Timur

11 September 2026 - 21:47 WIB

LRT Jakarta Rute Kelapa Gading-Manggarai Target Angkut hingga 80.000 Penumpang/Hari

11 September 2026 - 21:25 WIB

Angkutan Petikemas KAI Tumbuh 19,24 Persen, Tembus 3,9 Juta Ton hingga Agustus 2026

11 September 2026 - 05:06 WIB

Dari Lubuk Linggau hingga Ketapang, Kereta Api Menjadi Bagian dari Pertumbuhan Kota Sejak 159 Tahun Lalu

11 September 2026 - 01:06 WIB

Kebutuhan Pembangunan LRT Jakarta Fase 2A Rp7,8 Triliun

10 September 2026 - 12:57 WIB

Trending di PERON