Menu

Mode Gelap
Yes! Stimulus Sektor Transportasi Berupa Diskon Tarif di Libur Sekolah Capai Target Indeks Kepuasan Pelanggan KAI Capai 4,53, Sebanyak 3,25 Juta Suara Pelanggan jadi Evaluasi ASDP Patuhi Operasional Penyeberangan Selat Bali Hadapi Cuaca Ekstrem SRMA 2 Aceh Besar Tembus 16 Besar Nasional English Debating Competition Disproseni UT 2026 Dirut PTP Nonpetikemas Sebut Pentingnya Penguatan Komunikasi Publik Difabel Great Camp 2026 di Medan Sukses Digelar, Dorong Semangat Inklusi dan Kemandirian

ANJUNGAN

ASDP Patuhi Operasional Penyeberangan Selat Bali Hadapi Cuaca Ekstrem

badge-check


 Suasana di Pelabuhan Penyeberangan Perbesar

Suasana di Pelabuhan Penyeberangan

Wartatrans.com, BANYUWANGI – Kondisi cuaca di perairan Selat Bali yang masih berfluktuasi menjadi tantangan tersendiri bagi operasional penyeberangan.

Kecepatan angin dan tinggi gelombang yang berubah secara dinamis menyebabkan layanan di lintas Ketapang–Gilimanuk harus disesuaikan secara situasional melalui mekanisme buka-tutup operasional.

Penyesuaian tersebut merupakan bagian dari upaya mitigasi risiko untuk memastikan setiap pelayaran berlangsung sesuai standar keselamatan.

General Manager ASDP Cabang Ketapang Arief Eko Kurniansjah, menjelaskan, operasional penyeberangan hingga kini masih sangat bergantung pada perkembangan cuaca maritim.

Perubahan kecepatan angin dan tinggi gelombang yang terjadi sewaktu-waktu menyebabkan layanan dibuka dan ditutup secara situasional berdasarkan hasil pemantauan di lapangan dan rekomendasi otoritas.

Pada Rabu pagi, misalnya, operasional sempat ditunda sementara sebelum kembali dibuka ketika kondisi cuaca dinilai memenuhi persyaratan keselamatan.

“Keselamatan selalu menjadi prioritas utama dalam setiap layanan penyeberangan. Penyesuaian operasional dilakukan semata-mata sebagai langkah mitigasi risiko ketika kecepatan angin maupun tinggi gelombang belum memenuhi standar keselamatan pelayaran. Begitu kondisi membaik dan dinyatakan aman oleh otoritas, layanan akan kembali dioperasikan secara bertahap,” ujar Arief.

Ia menambahkan, hingga saat ini kondisi antrean kendaraan di sisi Ketapang masih relatif terkendali. Buffer zone di kawasan Bulusan mulai terisi sehingga kepadatan terlihat di akses menuju pelabuhan, namun belum terjadi antrean panjang di dalam kawasan pelabuhan.

Sementara di sisi Gilimanuk, antrean kendaraan masih berada di area manuver pelabuhan.

Untuk meminimalkan dampak terhadap pengguna jasa, ASDP terus memperkuat koordinasi dengan BMKG, KSOP Kelas III Tanjung Wangi, Satuan Pelayanan Pelabuhan Penyeberangan BPTD Kelas II Jawa Timur, serta kepolisian.

Buffer zone Bulusan tetap dioptimalkan sebagai lokasi penampungan sementara kendaraan, khususnya angkutan logistik.

ASDP juga menyiapkan armada tambahan untuk mempercepat penguraian antrean segera setelah kondisi cuaca kembali kondusif dan pelayaran dinyatakan aman.

“Kami terus melakukan langkah antisipatif secara terpadu, mulai dari pemantauan cuaca, pengaturan operasional, optimalisasi buffer zone, kesiapan armada, hingga pengaturan lalu lintas bersama kepolisian. Dengan kolaborasi tersebut, kami berharap dampak penyesuaian operasional dapat diminimalkan tanpa mengesampingkan aspek keselamatan,” tambah Arief.

Keselamatan Pelayaran

Corporate Secretary ASDP Windy Andale mengatakan, setiap keputusan operasional yang dilakukan ASDP selalu mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Dalam kondisi cuaca yang dinamis, kepatuhan terhadap regulasi menjadi fondasi utama agar seluruh proses penyeberangan berlangsung dengan aman dan bertanggung jawab,” ucapnya.

Sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran, setiap kapal hanya dapat berlayar setelah memenuhi persyaratan keselamatan dan memperoleh Surat Persetujuan Berlayar (SPB) dari Syahbandar.

Berdasarkan Pasal 219 ayat (1) dan ayat (4), Syahbandar berwenang menunda keberangkatan kapal apabila persyaratan kelaiklautan kapal belum terpenuhi atau kondisi cuaca belum memenuhi standar keselamatan pelayaran.

“Keselamatan pelayaran merupakan amanat undang-undang yang harus dijalankan secara konsisten oleh seluruh pihak. Karena itu, setiap keberangkatan kapal selalu didasarkan pada hasil evaluasi menyeluruh terhadap kondisi cuaca, kelaiklautan kapal, serta penerbitan Surat Persetujuan Berlayar oleh Syahbandar. Kepatuhan terhadap regulasi inilah yang menjadi landasan utama dalam setiap keputusan operasional, sehingga risiko dapat diminimalkan sejak sebelum kapal berlayar,” ujar Windy.

Menurutnya, seluruh proses tersebut merupakan bagian dari sistem keselamatan pelayaran nasional yang dirancang untuk melindungi penumpang, awak kapal, dan seluruh pengguna jasa.

Karena itu, setiap penyesuaian operasional bukan semata-mata terkait kelancaran layanan, melainkan bentuk tanggung jawab bersama dalam mengutamakan keselamatan.

ASDP memastikan hak pengguna jasa tetap terlindungi selama kondisi force majeure akibat cuaca ekstrem.

Tiket yang telah dibeli tetap berlaku dan dapat digunakan kembali setelah kapal memeroleh izin berlayar dan layanan kembali beroperasi normal.

Masyarakat diimbau untuk memantau informasi cuaca maritim melalui kanal resmi BMKG, memperbarui informasi operasional melalui aplikasi Ferizy atau Contact Center ASDP 191, serta menyesuaikan jadwal perjalanan sesuai perkembangan kondisi cuaca dan arahan petugas di lapangan. (omy)

Baca Lainnya

Yes! Stimulus Sektor Transportasi Berupa Diskon Tarif di Libur Sekolah Capai Target

29 Juli 2026 - 22:36 WIB

Dirut PTP Nonpetikemas Sebut Pentingnya Penguatan Komunikasi Publik

29 Juli 2026 - 20:34 WIB

Arus Petikemas IPC TPK Panjang Tumbuh Signifikan 73,7 Persen pada Juni 2026

29 Juli 2026 - 18:56 WIB

ASDP Catat, Lebih dari 1,12 Juta Masyarakat Nikmati Program Stimulus Libur Sekolah

29 Juli 2026 - 18:32 WIB

Pelindo Regional 4 Gandeng Stakeholder & Pengguna Jasa, Perkuat Budaya Antipenyuapan di Pelabuhan Makassar

29 Juli 2026 - 14:30 WIB

Terdampak Serangan Misil,  Kemenhub Kawal Proses Pemulangan Awak Kapal MT Belma

28 Juli 2026 - 20:25 WIB

Keselamatan Tetap Prioritas Utama, ASDP Siaga Hadapi Cuaca Ekstrem Selat Bali

28 Juli 2026 - 18:54 WIB

IPCC Jaga Kinerja Operasional di Tengah Pelemahan Pasar Kuartal II 2026

28 Juli 2026 - 15:17 WIB

ASDP Percepat Realisasi Long Distance Ferry, Perkuat Konektivitas Jawa–NTT

28 Juli 2026 - 14:15 WIB

Perkuat Kolaborasi Penanganan Masalah Hukum, Pelindo Regional 2 Banten dan Kejaksaan Negeri Cilegon Perpanjang Nota Kesepahaman

27 Juli 2026 - 21:11 WIB

Trending di ANJUNGAN