Menu ✖

Mode Gelap
KAI Umumkan Tanu & Friends Karya Muhamad Erwin Ramadhan sebagai Juara IP Contest 2026 Inovasi Terminal Teluk Lamong Kembali Raih Penghargaan Nasional di Lima Tahun Merger Pelindo KAI Operasikan 9 Gardu Pelintasan, Progres Pembangunan 190 Titik JPL Capai 98 Persen 32 Dosen Poltekpel Surabaya Tambah Gelar Setelah Dilantik sebagai Insinyur Elektrifikasi Truk Logistik: Investasi Mahal, Efisiensi Dipertaruhkan Menhub Dudy Pastikan Diskon Perjalanan di Libur Nataru Kembali Ada

SUMBER DAYA

SRMA 2 Aceh Besar Tembus 16 Besar Nasional English Debating Competition Disproseni UT 2026

badge-check


 SRMA 2 Aceh Besar Tembus 16 Besar Nasional English Debating Competition Disproseni UT 2026 Perbesar

Wartatrans.com, BANDA ACEH – Prestasi membanggakan ditorehkan Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 2 Aceh Besar. Sekolah yang tergolong baru berdiri dan merekrut peserta didik dari keluarga kategori Desil 1 dan Desil 2 tersebut berhasil menembus babak 16 besar nasional dalam ajang English Debating Competition Tingkat SMA pada Disproseni Nasional Universitas Terbuka (UT) 2026.

Capaian tersebut menjadi semakin istimewa karena SRMA 2 Aceh Besar tercatat sebagai satu-satunya Sekolah Rakyat di Indonesia yang berhasil melaju ke babak 16 besar nasional. Mereka bersaing dengan sekolah-sekolah unggulan dari berbagai daerah di Indonesia.

Berdasarkan pengumuman panitia, 16 tim yang berhasil lolos ke babak tersebut terdiri atas MAN 2 Jember, MAN 2 Situbondo, SMA Labschool Cireundeu, SMAN 1 Kupang, SMAN 2 Jakarta, SMAN 4 Jayapura, SMAN 5 Medan, SMA Nurul Wafa, SMAN 1 Palangka Raya, SMAN 1 Rogojampi, SMAN 1 Tebing Tinggi, SMAN 4 Depok, SMK Bukit Asam Tanjung Enim, SMK Karmel, SMK Telkom 2 Medan, dan SRMA 2 Aceh Besar.

English Debating Competition merupakan salah satu cabang kompetisi dalam Disproseni Nasional Universitas Terbuka 2026. Kompetisi ini mempertemukan pelajar SMA dan sederajat dari berbagai daerah di Indonesia untuk menguji kemampuan berpikir kritis, menyusun argumentasi, serta berkomunikasi dalam bahasa Inggris dengan menggunakan sistem debat British Parliamentary.

Keberhasilan SRMA 2 Aceh Besar menembus jajaran 16 besar nasional menjadi bukti bahwa keterbatasan latar belakang ekonomi bukanlah penghalang bagi siswa untuk meraih prestasi. Dengan pembinaan dan kesempatan yang tepat, siswa dari keluarga prasejahtera mampu menunjukkan kemampuan akademik dan kompetensi yang kompetitif, bahkan bersanding dengan sekolah-sekolah unggulan di tingkat nasional.

Kepala SRMA 2 Aceh Besar, Seri Amalia, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja keras para siswa, guru pembina, serta komitmen sekolah dalam membangun budaya berprestasi.

“Sejak awal kami memiliki visi agar anak-anak Aceh mampu tampil sebagai generasi berprestasi, percaya diri, dan siap bersaing di tingkat nasional bahkan internasional. Keberhasilan menembus 16 besar ini menjadi bukti bahwa kesempatan yang sama, pembinaan yang tepat, dan semangat pantang menyerah mampu melahirkan prestasi luar biasa,” ujar Seri Amalia.

Ia optimistis prestasi tersebut menjadi langkah awal bagi SRMA 2 Aceh Besar untuk terus mengukir capaian di berbagai bidang.

“Ini baru awal. Kami optimistis SRMA 2 Aceh Besar akan terus melahirkan prestasi yang membanggakan Aceh dan Indonesia. Selamat kepada ananda kami Aura Saputri dan Nur Hafizhah serta guru pembimbing yang menyertainya,” katanya.

Prestasi ini sekaligus menjadi tonggak penting bagi pengembangan Sekolah Rakyat sebagai program pendidikan yang memberikan akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera.

Kepala Sekolah SRMA 2 Aceh Besar, Seri Amalia. (foto.dok) 

Lolosnya SRMA 2 Aceh Besar ke 16 besar nasional mengirimkan pesan bahwa potensi dan kemampuan seorang anak tidak ditentukan oleh latar belakang ekonomi. Kesempatan, pembinaan, lingkungan pendidikan yang mendukung, serta kerja keras dapat menjadi modal penting bagi siswa untuk berkembang dan berprestasi.

Capaian tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi siswa Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia untuk berani bermimpi besar, terus mengembangkan kemampuan, dan tidak takut berkompetisi di tingkat nasional maupun internasional.*** (Jasa)

Baca Lainnya

Inovasi Terminal Teluk Lamong Kembali Raih Penghargaan Nasional di Lima Tahun Merger Pelindo

10 Oktober 2026 - 22:38 WIB

32 Dosen Poltekpel Surabaya Tambah Gelar Setelah Dilantik sebagai Insinyur

10 Oktober 2026 - 19:24 WIB

NPCT1 Raih Penghargaan “Container Terminal Operator of the Year” pada Indonesia Logistics Awards 2026

10 Oktober 2026 - 11:19 WIB

KKP-BPOM Bersinergi Jamin Keamanan Produk Perikanan untuk MBG

10 Oktober 2026 - 01:13 WIB

DAMRI Resmi Hubungkan Putussibau dan Kuching, Perkuat Konektivitas Indonesia–Malaysia

9 Oktober 2026 - 05:16 WIB

IPCM Perluas Pasar, Perkuat Kesiapan Operasional di Balikpapan dan Tarakan

8 Oktober 2026 - 20:31 WIB

KKP Luncurkan Aturan Pengelolaan Alat Tangkap Tertinggal, Hilang, dan Rusak

8 Oktober 2026 - 17:45 WIB

Dedit Cahyo Ponadi Terpilih sebagai Spark KAI Services September 2026

8 Oktober 2026 - 07:25 WIB

Ekspor Perikanan Maluku Tembus Rp700 Miliar, Serap 1.102 Tenaga Kerja

8 Oktober 2026 - 00:22 WIB

Lima Tahun Bersatu, Terminal Teluk Lamong Terus Tumbuh dan Bertransformasi Bersama Pelindo

7 Oktober 2026 - 20:33 WIB

Trending di ANJUNGAN