Wartatrans.com, BOGOR — BRSN DPD PKS Kabupaten Bogor menyelenggarakan Training Orientasi Partai (TOP), Sabtu (5/9/2026). yang diikuti lebih dari 180 peserta dari berbagai kecamatan. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya konsolidasi relawan dan saksi dalam menghadapi Pemilu 2029.
Ketua DPD PKS Kabupaten Bogor, H. Wasto, S.Hut., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa TOP bertujuan membekali relawan dan saksi baru sekaligus mempererat silaturahmi dengan para saksi yang telah berpengalaman dalam setiap pemilu bersama PKS.

“TOP ini merupakan bagian dari konsolidasi calon relawan dan saksi PKS dalam menghadapi Pemilu 2029. Kami berharap kehadiran relawan baru dapat menjadi energi positif bagi PKS Kabupaten Bogor untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar H. Wasto.
Pemateri dari DPP PKS, Agoes Poernomo, S.Kom., yang juga ketua DPP PKS Bidang Politik Hukum dan Keamanan, menekankan pentingnya pemahaman terhadap jati diri dan arah perjuangan partai. Menurutnya, pemahaman tersebut diperlukan agar aktivitas relawan senantiasa selaras dengan nilai-nilai PKS dan peraturan yang berlaku.

Sementara itu ketua DPP PKS Bidang Relawan dan Saksi Nasional, H. Bachtiar Firdaus, mendorong BRSN Kabupaten Bogor untuk memperluas jaringan relawan hingga tidak ada satupun wilayah Kabupaten Bogor yang tidak ada relawan PKSnya.
Ia menegaskan bahwa relawan harus mendapatkan pembinaan secara berkelanjutan, bukan sekadar direkrut. “Relawan merupakan garda terdepan yang berinteraksi langsung dengan masyarakat. Tugas kita adalah memastikan mereka memperoleh pembinaan sehingga memiliki integritas, loyalitas, dan kapasitas yang memadai,” ujar Bachtiar.
Melalui TOP, peserta mendapatkan pembekalan mengenai sejarah, nilai-nilai dasar, visi kebangsaan, budaya organisasi, serta politik yang berintegritas dan berorientasi pada pelayanan.
Mantan ketua BEM UI itu menyampaikan bahwa relawan harus hadir untuk mendengarkan aspirasi masyarakat, membantu menyelesaikan berbagai persoalan, serta menginisiasi dan menggerakkan kegiatan sosial.
“Kepercayaan masyarakat dibangun melalui pelayanan yang konsisten,” katanya.
TOP juga menjadi sarana untuk memperkuat koordinasi antarkader, memperluas jejaring relawan, dan meningkatkan kemampuan komunikasi publik, termasuk pemanfaatan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab.
Bachtiar mendorong BRSN untuk memperluas jaringan hingga tingkat kecamatan dan desa serta menjadikan TOP sebagai bagian dari proses pembinaan yang berkelanjutan. Ia optimistis langkah tersebut akan memperkuat konsolidasi dan meningkatkan kualitas pelayanan PKS Kabupaten Bogor menuju Pemilu 2029.*** (Dull)


























