Menu

Mode Gelap
Melalui TJSL, Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Perkuat Pelestarian Terumbu Karang dan Ekosistem Laut Kepulauan Seribu Nucke Rahma SH, Novelis Kondang Siap Jadi Narasumber Ngobrol Santai Bareng Kartini Seni, Musik dan Film 2026 Penumpang Stasiun Lampegan Naik pada Triwulan I 2026 KAI Services Resmikan Laboratorium QC di Dapur Manggarai Mahasiswa FH Unsyiah Perdalam Peran Advokat dalam Perkara Narkotika Jelang Moot Court Competition XI Penumpang KA Malabar Naik 39,9 Persen pada Triwulan I 2026

PERISTIWA

Uji Nyali di Tengah Banjir: Wakil Gubernur Aceh Pilih Turun Langsung ke Wilayah Terisolasi

badge-check


 Uji Nyali di Tengah Banjir: Wakil Gubernur Aceh Pilih Turun Langsung ke Wilayah Terisolasi Perbesar

Wartatrans.com, Aceh Tengah — Komitmen Pemerintah Aceh dalam memastikan keselamatan dan kebutuhan warga terdampak banjir kembali diuji. Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, SE, menunjukkan kepemimpinan lapangan dengan turun langsung meninjau kondisi masyarakat terisolasi di kawasan Pameu, Kabupaten Aceh Tengah, wilayah yang aksesnya terputus akibat bencana hidrometeorologi.

Kunjungan tersebut tidak mudah. Rusaknya infrastruktur akibat banjir dan longsor memaksa rombongan Wakil Gubernur Aceh menempuh jalur alternatif berisiko tinggi. Satu-satunya akses yang dapat dilalui hanyalah rakit darurat untuk menyeberangi sungai berarus deras.

Di tengah upaya menjangkau warga, musibah tak terduga terjadi. Rakit yang ditumpangi Wakil Gubernur Aceh—yang akrab disapa Dek Fadh—bersama General Manager PLN dan rombongan, terbalik akibat kuatnya arus sungai. Seluruh penumpang tercebur ke air.

Dalam situasi darurat tersebut, Dek Fadh tetap berupaya tenang dan sigap. Meski nyaris tenggelam, ia bahkan membantu GM PLN yang tidak dapat berenang hingga akhirnya seluruh rombongan berhasil diselamatkan dan dievakuasi dengan selamat. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Insiden tersebut mencerminkan tantangan nyata penanganan bencana di wilayah terpencil Aceh. Namun, hal itu tidak menyurutkan langkah Wakil Gubernur Aceh untuk memastikan kondisi warga dan menyerap langsung kebutuhan di lapangan.

“Kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang tertimpa musibah adalah sebuah keharusan,” demikian pesan yang tersirat dari kunjungan tersebut.

Bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Aceh dalam beberapa waktu terakhir telah menyebabkan kerusakan signifikan, terutama di daerah-daerah dengan akses terbatas. Kunjungan langsung pimpinan daerah diharapkan dapat mempercepat koordinasi lintas instansi, penyaluran bantuan darurat, serta percepatan pemulihan infrastruktur.

Bagi masyarakat Pameu, kehadiran Wakil Gubernur Aceh bukan hanya membawa perhatian pemerintah, tetapi juga memberi semangat bahwa mereka tidak menghadapi bencana ini sendirian.*** (Jasa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Melalui TJSL, Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Perkuat Pelestarian Terumbu Karang dan Ekosistem Laut Kepulauan Seribu

18 April 2026 - 19:09 WIB

Mahasiswa FH Unsyiah Perdalam Peran Advokat dalam Perkara Narkotika Jelang Moot Court Competition XI

18 April 2026 - 17:29 WIB

AHY Ingin Partai Demokrat Membirukan Jawa Tengah, Rinto Subekti Jadi Calon Tunggal Ketua DPD

18 April 2026 - 16:38 WIB

Distribusi Bantuan untuk Warga Lubok Pusaka Terus Berlanjut, Sumur Bor hingga Terpal Disalurkan

18 April 2026 - 15:27 WIB

GLN Gareulis Luncurkan TALENTA 2026, Dorong Literasi sebagai Gerakan Transformatif

18 April 2026 - 15:00 WIB

Tani Merdeka Aceh Tengah Terdepan Menjaga Kedaulatan Pangan

18 April 2026 - 12:11 WIB

Zakat untuk Guru Al-Quran di Gaza, Menjaga Nyala Pendidikan di Tengah Krisis

18 April 2026 - 10:31 WIB

FIFASTRA Raih Silver WOW Brand 2026 Kategori Motorcycle Leasing

17 April 2026 - 14:49 WIB

Maret 2026, IPC TPK Jambi Catat Pertumbuhan Arus Peti Kemas 22,5 Persen

17 April 2026 - 14:10 WIB

360 PPIH Daker Madinah Siap Sukseskan Haji 2026

17 April 2026 - 12:15 WIB

Trending di NASIONAL