Menu

Mode Gelap
BNN Gelar Anjangsana ke Mantan Kepala BNN Heru Winarko Jelang HANI 2026 Menbud Klaim Market Share Film Domestik Tembus 67%, Tapi Penonton Bioskop Masih Susut B50 Mulai 1 Juli: 14 Juta Kiloliter Impor Ditebas, Risiko Mesin Mengintai Pameran Tunggal Andri Wintarso Angkat Art Therapy dan Kisah Kemanusiaan Penyandang Disabilitas Mengintip Transformasi PELNI di Bawah Kepemimpinan Tri Andayani Perhatian! Ada Perawatan Ruas Tol Jagorawi hingga 22 Juni

PERON

Volume Angkutan Barang KAI Tembus 57,5 Juta Ton hingga Oktober 2025, Batu Bara Dominasi

badge-check


 Volume Angkutan Barang KAI Tembus 57,5 Juta Ton hingga Oktober 2025, Batu Bara Dominasi Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatatkan penguatan peran di sektor logistik nasional dengan mengangkut 57.556.900 ton barang sepanjang Januari–Oktober 2025. Angka ini tumbuh 0,69% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, sekaligus menunjukkan keandalan layanan logistik KAI dalam mendukung rantai pasok industri secara efisien, aman, dan ramah lingkungan.

Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, menjelaskan bahwa bulan Mei 2025 menjadi periode dengan capaian tertinggi, yakni 6,11 juta ton.

“Kenaikan volume ini mencerminkan kepercayaan pelaku industri terhadap layanan logistik KAI yang semakin andal, tepat waktu, dan kompetitif. Kami terus berinovasi untuk menjadikan rel sebagai tulang punggung logistik nasional,” ujar Anne dikutip, Selasa (11/11/2025).

Dari total angkutan tersebut, batu bara masih menjadi kontributor terbesar dengan 47,77 juta ton atau 83% dari keseluruhan volume. Selain itu, KAI juga melayani berbagai komoditas strategis seperti semen dan klinker, petikemas, BBM, produk perkebunan, pupuk, dan barang ritel, yang semuanya berperan vital dalam menjaga rantai pasok industri dan konsumsi nasional.

Anne menambahkan, layanan logistik batu bara KAI memiliki dampak langsung terhadap program swasembada energi nasional yang menjadi salah satu fokus pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

“Angkutan batu bara KAI memastikan pasokan energi ke pembangkit listrik dan industri tetap terjaga. Ini selaras dengan upaya pemerintah untuk memperkuat ketahanan energi dan mempercepat kemandirian ekonomi nasional,” terang Anne.

KAI juga mendukung kebijakan pemerintah untuk menghapus truk ODOL (Over Dimension Over Loading) pada tahun 2026 dengan menyediakan jaringan logistik rel berkapasitas besar yang mampu mengangkut barang dalam volume tinggi secara aman, efisien, dan berkelanjutan. Upaya ini diharapkan dapat menekan biaya logistik nasional serta meningkatkan daya saing industri dalam negeri.

Sejalan dengan arah pembangunan hijau, KAI sejak Februari 2025 telah menggunakan Biosolar B40 pada seluruh lokomotif dan genset sebagai bagian dari transisi energi hijau dan dekarbonisasi transportasi nasional. Langkah ini mendukung target Net Zero Emission 2060 serta memperkuat komitmen KAI terhadap keberlanjutan lingkungan.

“Setiap ton barang yang diangkut melalui rel bukan hanya efisiensi logistik, tetapi juga kontribusi nyata terhadap pengurangan emisi karbon dan peningkatan keselamatan transportasi. KAI akan terus memperluas kapasitas angkutan, mempercepat digitalisasi layanan, dan memperkuat kolaborasi dengan pelaku industri agar rantai pasok nasional semakin tangguh dan berdaya saing,” tutup Anne.(****)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KAI Perkuat Layanan PSO, KA Cikuray dan Kereta Petani-Pedagang Jadi Penopang Mobilitas Ekonomi Rakyat

18 Juni 2026 - 19:00 WIB

Lebih Seabad Rel Lampung, KAI Catat 498 Ribu Penumpang dan 11,44 Juta Ton Angkutan Barang

18 Juni 2026 - 17:11 WIB

Hari Pertama Beroperasi, KA Pandalungan 2 Angkut 390 Penumpang dari Daop 1 Jakarta

18 Juni 2026 - 15:05 WIB

331 Ribu Tiket Diskon KA 30 Persen Ludes Terjual, KAI Masih Sediakan 843 Ribu Kursi untuk Libur Sekolah

18 Juni 2026 - 11:18 WIB

Kuliner Kereta Tebar Promo Sambut Operasional Perdana KA Pandalungan 2

18 Juni 2026 - 11:11 WIB

KAI Tingkatkan Kenyamanan KA Rajabasa, Gunakan Kereta Ekonomi Premium Modifikasi Mulai 4 Juli

18 Juni 2026 - 00:53 WIB

KAI Commuter dan Coca-Cola Hadirkan Instalasi Tematik FIFA World Cup 2026 di KRL

17 Juni 2026 - 15:07 WIB

KAI Layani 24,37 Juta Pelanggan Kereta Api sampai Mei 2026, Hubungkan Pusat Ekonomi, Pendidikan, Wisata, hingga Keluarga di Jawa serta Sumatra

17 Juni 2026 - 14:16 WIB

Libur Tahun Baru Islam, Penjualan Tiket Whoosh Tembus 10.736, Arus Balik Bandung-Jakarta Mulai Terlihat

17 Juni 2026 - 09:00 WIB

KAI Perkuat Peran Rel Sumatera Selatan, Layani 2,31 Juta Penumpang dan 11,66 Juta Ton Barang

17 Juni 2026 - 06:58 WIB

Trending di PERON