Menu

Mode Gelap
ASDP Perkuat Komitmen Keterbukaan Informasi Publik Dukung Operasi SAR KM Virgo Transport 8, Hasnur Group Terjunkan TB Hasnur 09 Pramono Dorong Percepatan Pembangunan GSW Menuju Ekosistem Ekonomi Blockchain, Kota Bandung Siapkan 475 Angkot KLG Gratis Layanan TransJakarta Dijual Rp500 Ribu di Sosmed? Kemenekraf Gelar Bazar Sinema Rakyat Seharian di GOS Takengon

NASIONAL

Wapres Gibran: K-SIGN Rote Ndao Tonggak Kemandirian Garam Nasional

badge-check


 Wapres Gibran: K-SIGN Rote Ndao Tonggak Kemandirian Garam Nasional Perbesar

Wartatrans.com, ROTE NDAO – Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung progres tahap pertama Proyek Pembangunan Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN) di Rote Ndao.

Pemerintah menegaskan proyek ini sebagai langkah strategis untuk mempercepat kemandirian garam nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor.

Pembangunan lahan seluas 616 hektare pada tahap pertama telah selesai 100 persen dan ditargetkan mulai berproduksi pada tahun ini. K-SIGN diproyeksikan menjadi salah satu fondasi utama dalam mewujudkan target swasembada garam pada 2027.

Dalam peninjauan tersebut, Wakil Presiden menekankan pentingnya percepatan penyelesaian fasilitas pendukung agar kawasan dapat segera beroperasi secara optimal. Ia juga menegaskan bahwa kebutuhan garam nasional masih sangat besar.

“Kebutuhan garam nasional mencapai 5 juta ton, dan kita belum mampu memenuhinya. Karena itu, Proyek K-SIGN di Rote sangat penting untuk memenuhi kebutuhan garam dalam negeri, sejalan dengan prioritas Presiden dalam mewujudkan swasembada pangan. Kita ingin proyek ini segera berfungsi, menciptakan lapangan kerja sebanyak-banyaknya bagi warga lokal, meningkatkan kesejahteraan, serta memberikan multiplier effect yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Wapres Gibran.

K-SIGN dinilai krusial karena selama ini kebutuhan garam nasional masih bergantung pada impor. Melalui proyek ini, pemerintah berharap pasokan garam dalam negeri semakin kuat dan berkelanjutan.

Selain memperkuat kemandirian industri garam, proyek ini juga diharapkan memberi dampak ekonomi langsung bagi masyarakat Rote Ndao dan sekitarnya. Wakil Presiden menegaskan bahwa penyerapan tenaga kerja lokal harus menjadi prioritas utama dalam pengembangan kawasan.

K-SIGN menjadi simbol keseriusan pemerintah membangun industri garam yang modern, terintegrasi, dan berdaya saing. Dari Rote Ndao, langkah menuju kemandirian garam nasional kini semakin nyata.(fahmi)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Alhamdulillah di Tengah Houthi-Saudi Memanas, Layanan Umrah Tetap Berjalan

17 September 2026 - 09:02 WIB

Pelindo Solusi Digital Memasuki Babak Baru sebagai Penggerak Integrasi Ekosistem Maritim

16 September 2026 - 22:41 WIB

Nikmati Pesona Papua, DAMRI Antar Wisatawan Internasional Saksikan Cenderawasih dan Kehidupan Warga Lokal

16 September 2026 - 21:34 WIB

Laba Bersih PJM Grup Melonjak Hampir Dua kali Lipat, Tumbuh 99,43% Sepanjang Januari-Agustus 2026

16 September 2026 - 08:21 WIB

Hubungkan Kampus dan Kota Manado, DAMRI Dukung Mobilitas Taruna Poltekpel-Sulawesi Utara

15 September 2026 - 09:35 WIB

Pelindo Regional 4 Perkuat Keamanan Pelabuhan melalui Sertifikasi PFSO

14 September 2026 - 22:23 WIB

FIFGROUP Raih Penghargaan GP2SP DKI Jakarta

14 September 2026 - 22:14 WIB

Pelindo Regional 4 Gandeng BNN Edukasi Antinarkoba di Kalangan Pelajar

14 September 2026 - 22:04 WIB

IPC TPK Cetak Kinerja Positif Hingga Agustus 2026, Catat Pertumbuhan Volume Petikemas 8,37 Persen

14 September 2026 - 21:55 WIB

Suahasil Dilantik Presiden Gantikan Purbaya sebagai Menteri Keuangan

14 September 2026 - 16:32 WIB

Trending di NASIONAL