Menu ✖

Mode Gelap
Dedit Cahyo Ponadi Terpilih sebagai Spark KAI Services September 2026 Trenggono Tekankan Komunikasi Publik untuk Kawal Enam Program Prioritas KKP KAI Group Layani 394,4 Juta Pelanggan hingga September 2026, Tumbuh 7,06 Persen Kendaraan Roda Tiga, Menakar Peluang dan Tantangan jadi Angkutan Umum Kemenhub Dorong Penguatan Kolaborasi Ekosistem Maritim Kemenhub Dorong Layanan Penumpang Lebih Mudah dan Terintegrasi saat di Bandara

EKOBIS

2.200 Rusun MBR Manggarai Segera Dibangun

badge-check


 Istimewa Perbesar

Istimewa

Wartatrans.com, JAKARTA – Pemerintah menyiapkan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di lahan milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) di kawasan Stasiun Manggarai, Jakarta.

Lokasi menjadi bagian dari nilai subsidi karena penghuni tinggal di simpul transportasi utama tanpa harus mencari hunian murah jauh dari pusat kegiatan ekonomi.

Groundbreaking tiga tower Blok G dijadwalkan Jumat (21/8/2026).

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengatakan Blok G siap dibangun, sedangkan Blok F masih dalam proses pembersihan lahan.

“Sehingga total kita nanti akan punya 2,2 hektare, itu nanti delapan tower. Semuanya MBR,” ujar Bobby di Manggarai, Selasa (18/8/2026).

Blok G mencakup 6.925 meter persegi dengan tiga tower dan 1.232 unit. Blok F seluas 15.014 meter persegi akan memiliki lima tower dengan sekitar 2.508 unit, sehingga total pengembangan mencapai sekitar 3.740 unit. Unit terdiri atas tipe 28, 36, dan 45, seluruhnya rumah susun milik.

Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Sri Haryati menyebutkan, harga jual tertinggi di Jakarta Pusat ditetapkan Rp14,5 juta per meter persegi.

“Jadi kalau KAI ternyata bisa lebih rendah dan sebagainya nanti diserahkan pada pengembang,” ujar Sri.

Dari sisi pembiayaan, Bank Tabungan Negara (BTN) menyiapkan kredit pemilikan rumah bersubsidi. Deputy Subsidized Mortgage Division BTN Umi Hardinajati menyebut simulasi unit Rp500 juta membutuhkan uang muka 1 persen atau Rp5 juta, dengan cicilan sekitar Rp2,9 juta selama 30 tahun pada bunga 6 persen.

“Cukup membayar angsuran per bulannya Rp2,9 juta, fix selama 30 tahun,” kata Umi.

Groundbreaking Manggarai menjadi titik penting untuk memastikan keunggulan lokasi, subsidi dan lahan KAI diikuti kepastian pembangunan hingga serah terima.

Kasus properti LRT City menunjukkan kedekatan transportasi publik tidak menghapus risiko pembiayaan dan tata kelola proyek.

Data Colliers per kuartal I 2026 menunjukkan 29.000 unit apartemen di Jakarta belum terserap dari total 206.000 unit, menandakan lokasi strategis saja belum cukup menjamin permintaan.

Karena itu, Manggarai menjadi model penting: subsidi bukan hanya soal cicilan murah, tetapi juga ongkos transportasi, waktu perjalanan dan kepastian hunian.

“Jika biaya total hidup MBR turun, pemanfaatan aset strategis BUMN di sekitar stasiun dapat menjadi pola baru penyediaan hunian perkotaan,” tutup Umi. (Artha Tidar)

Baca Lainnya

Lima Tahun Bersatu, Terminal Teluk Lamong Terus Tumbuh dan Bertransformasi Bersama Pelindo

7 Oktober 2026 - 20:33 WIB

Pelindo Regional 2 Dorong Generasi Muda Kenali Strategi dan Bisnis Kepelabuhanan

7 Oktober 2026 - 19:42 WIB

26 UMKM Binaan PLN UID Jakarta Raup Rp200 Juta Selama FIFA ASEAN Cup

7 Oktober 2026 - 17:19 WIB

Industri Pelayaran Kejar Nilai Ekspor, Bukan Sekadar Tambah Kapal

6 Oktober 2026 - 17:04 WIB

BNI Tawarkan Investasi SBN SBR015 via wondr, Imbal Hasil hingga 6,85%

6 Oktober 2026 - 15:34 WIB

Yes, BNI Tingkatkan Layanan Keuangan Digital bagi Nasabah Emerald dan Private

6 Oktober 2026 - 14:35 WIB

Joumpa Masuk di Layanan wondr, BNI Perluas Ekosistem Perjalanan

6 Oktober 2026 - 04:54 WIB

Hajatan FIFGROUP Pondok Gede Hadirkan Beragam Promo, Hiburan, dan Kegiatan Sosial untuk Masyarakat

4 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Apresiasi Pencapaian Prestasi Bank Jakarta oleh Kamaksi

4 Oktober 2026 - 21:15 WIB

Kolaborasi Diperkuat, Terminal Teluk Lamong dan KSOP Utama Tanjung Perak Tingkatkan Pelayanan Kapal

3 Oktober 2026 - 06:19 WIB

Trending di ANJUNGAN