Menu

Mode Gelap
KAI Angkut 374.098 Ton Komoditas Perkebunan hingga Juli 2026, Tumbuh 18 Persen Yogyakarta–YIA Cuma Rp50.000, Naik DAMRI Makin Hemat Sepanjang Agustus Dorong Operasional Hijau, Terminal Teluk Lamong Tambah E-RTG untuk Perkuat Kapasitas TPK Nilam Perkuat Transparansi Logistik, IPC TPK Siapkan Operasional Alat Pemindai Peti Kemas Ekspor PORONEPTU Hadir di Balai Budaya Jakarta, Tafsir Ulang Primbon Jawa Lewat Seni Instalasi Pop Surealisme Tias The Orion “Si Madura All In”, Komposer Single ‘Maafkan Aku’ Hasilkan Puluhan Juta Stream di Spotify

ANJUNGAN

238 Korban KM Mutiara Sentosa 2 Dievakuasi, Operasi SAR Nasional Dinyatakan Selesai

badge-check


 238 Korban KM Mutiara Sentosa 2 Dievakuasi, Operasi SAR Nasional Dinyatakan Selesai Perbesar

Wartatrans.com, SURABAYA – Proses evakuasi korban kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 yang terjadi di perairan Laut Jawa, wilayah utara Sumenep, Madura, terus dilakukan. Hingga Selasa (4/8/2026), sebanyak 238 korban telah berhasil dievakuasi dalam penanganan terpadu di Terminal Penumpang Gapura Surya Nusantara, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 234 korban telah dievakuasi ke Surabaya, terdiri atas 229 orang selamat dan lima orang meninggal dunia. Sementara empat korban lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit di Sumenep.

Proses evakuasi dan penanganan korban pada Selasa berlangsung mulai pukul 10.00 hingga 15.50 WIB di Posko Terpadu Penanganan Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2.

Pada pukul 10.15 WIB, Wakil Menteri Perhubungan RI Komjen Pol (Purn.) Drs. Suntana, M.Si., bersama Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Marsdya TNI Mohammad Syafii tiba di posko untuk menyambut kedatangan KN Masalembo yang membawa 62 korban selamat.

KN Masalembo kemudian sandar di dermaga Terminal Penumpang Gapura Surya Nusantara pada pukul 14.10 WIB setelah berlayar dari Pulau Masalembu menuju Tanjung Perak.

Jajaran terkait, memberikan penjelasan perihal korban dan sebab kecelakaan.

Sebanyak 62 korban selamat turun dari kapal pada pukul 14.15 WIB dan langsung diarahkan menuju Posko Terpadu untuk menjalani pendataan serta pemeriksaan kesehatan.

Dari pemeriksaan tersebut, sebanyak 59 korban kemudian diantar ke sejumlah hotel di sekitar kawasan Pelabuhan Tanjung Perak. Sementara tiga korban lainnya harus menjalani perawatan di Rumah Sakit PHC.

Pada pukul 15.20 WIB, Wamenhub bersama Kabasarnas menggelar konferensi pers terkait perkembangan proses evakuasi dan penanganan korban.

Dalam keterangannya, Kabasarnas Marsdya TNI Mohammad Syafii menyatakan Operasi SAR Nasional terhadap kejadian tersebut telah dinyatakan selesai. Selanjutnya, penanganan akan dilanjutkan melalui operasi SAR rutin oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Surabaya.

Meski demikian, operasi SAR Nasional masih memungkinkan kembali dilakukan apabila di kemudian hari terdapat laporan masyarakat mengenai adanya korban tambahan yang belum ditemukan.

Hingga saat ini, lima korban meninggal dunia masih berada di RS Bhayangkara Polda Jawa Timur untuk menjalani proses autopsi.

Sementara itu, sebanyak 232 korban selamat ditempatkan di empat hotel, yakni Hotel Pasar Besar Tugu Pahlawan, Hotel Quds, Hotel Front One Ampel, dan Hotel Khas Ampel.

Penyebab Kebakaran Masih Diinvestigasi

Terkait penyebab kebakaran KM Mutiara Sentosa 2, pemerintah akan menyerahkan proses investigasi kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

Investigasi tersebut diperlukan untuk mengetahui secara menyeluruh penyebab dan rangkaian kejadian kebakaran kapal yang mengangkut para penumpang tersebut.

Apabila dalam proses penyelidikan ditemukan adanya unsur pidana maupun pelanggaran hukum, maka penanganannya akan dilanjutkan oleh pihak Kepolisian sesuai ketentuan yang berlaku.

Penanganan pascakebakaran melibatkan sejumlah unsur, antara lain Kementerian Perhubungan, Basarnas, KSOP Utama Tanjung Perak, Pelindo, TNI AL, Kepolisian, Dinas Perhubungan Jawa Timur, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan, tenaga kesehatan, rumah sakit, Jasa Raharja, serta PT Atosim Lampung Pelayaran selaku operator KM Mutiara Sentosa 2.

Kebersamaan berbagai unsur tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan seluruh korban mendapatkan evakuasi, pendataan, pemeriksaan kesehatan, serta penanganan lanjutan setelah insiden kebakaran kapal.*** (PG)

Baca Lainnya

Dorong Operasional Hijau, Terminal Teluk Lamong Tambah E-RTG untuk Perkuat Kapasitas TPK Nilam

4 Agustus 2026 - 22:23 WIB

Perkuat Transparansi Logistik, IPC TPK Siapkan Operasional Alat Pemindai Peti Kemas Ekspor

4 Agustus 2026 - 21:16 WIB

Perkuat Ekosistem Logistik, Pelindo Regional 2 Banten dan APBMI Banten Sepakati Kerja Sama Bongkar Muat di Pelabuhan Ciwandan

4 Agustus 2026 - 20:33 WIB

Dirjen Intram: RUU Sistranas Perkuat Integrasi Transportasi Penumpang dan Lognas

4 Agustus 2026 - 20:10 WIB

Perdana, Pelabuhan Patimban Layani Kapal Peti Kemas Jumbo

4 Agustus 2026 - 18:54 WIB

HIS Rampungkan Misi Kemanusiaan, TB Hasnur 26 Evakuasi 70 Korban KMP Mutiara Sentosa II

4 Agustus 2026 - 18:49 WIB

Pelindo Jasa Maritim Lampaui Target, Laba Bersih Semester I 2026 Naik 44 Persen

4 Agustus 2026 - 11:33 WIB

Kinerja Positif Pelindo Bengkulu, Arus Barang Naik 35,6 Persen dan Topang Ekonomi Daerah

4 Agustus 2026 - 11:14 WIB

Delegasi Madagaskar Kunjungi IPC TPK, Modernisasi Bongkar Muat Berbasis Digital Jadi Sorotan

3 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Menhub Dudy Pastikan Hak Korban dan Keluarga KMP Mutiara Sentosa II Terpenuhi

3 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Trending di ANJUNGAN