Menu

Mode Gelap
Pulihkan Denyut Konektivitas di Papua, ASDP Hubungkan Wilayah Timur 3TP Tubuh Alam yang Diam-Diam Terluka Ratusan Santri di Lima Ponpes Demak Keracunan MBG, Warga Juga Terdampak Jembatan Gemboyah Putus Total, Akses Jogong – Linge Lumpuh Banjir Rendam Desa Padang Terangun, Aktivitas Warga Lumpuh, Ancaman Susulan Mengintai Simulasi Grand Final Proliga 2026 Terjadi di Semarang, GOR Jatidiri Membiru

PERON

Angkutan Batu Bara KAI Meningkat, Dukung Pasokan Energi Nasional dan Perekonomian

badge-check


 Angkutan Batu Bara KAI Meningkat, Dukung Pasokan Energi Nasional dan Perekonomian Perbesar

BT, Jakarta – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatatkan angkutan batu bara sebesar 47,7 juta ton sepanjang Januari–Oktober 2025, tumbuh 4,3% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Batu bara menjadi penyumbang terbesar angkutan logistik KAI, sekaligus bagian penting dalam mendukung pasokan energi nasional melalui transportasi yang efisien dan ramah lingkungan.

Vice President Public Relations KAI Anne Purba, menjalaskan, angkutan batu bara terus menjadi kontributor utama bagi angkutan logistik KAI, menyumbang 83% dari total angkutan barang KAI selama periode Januari-Oktober 2025, yang mencapai 57.556.900 ton.

“Batu bara ini sebagian besar digunakan sebagai bahan baku pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) di Pulau Jawa dan Bali, yang menyuplai listrik ke rumah tangga, menghidupkan fasilitas penting seperti rumah sakit, sekolah, kantor, pusat perbelanjaan, serta mendukung industri dan usaha kecil di seluruh Indonesia,” ujar Anne, Kamis (6/11/2025).

Dengan semakin meningkatnya volume angkutan, KAI terus berkomitmen untuk memberikan layanan logistik yang efisien, tepat waktu, dan rendah emisi. Selain itu, KAI juga berperan dalam mendukung kebijakan pemerintah yang ingin menghapus truk Over Dimension Over Loading (ODOL) pada 2026, dengan menyediakan solusi logistik berbasis kereta api yang aman dan berkapasitas besar.

Sejalan dengan rencana jangka panjang perusahaan, KAI menargetkan pertumbuhan volume angkutan barang sebesar 15% pada tahun 2029, yang terdiri dari 111,2 juta ton batu bara dan 10,9 juta ton komoditas non-batu bara. Untuk mencapai target tersebut, KAI tengah mengembangkan infrastruktur logistik strategis, seperti Terminal Tarahan II yang diharapkan mampu menyerap 18 juta ton batu bara, serta pengembangan fasilitas bongkar-muat di Kertapati yang dapat meningkatkan kapasitas hingga 7 juta ton.

Wilayah Sumatera Selatan, khususnya, diproyeksikan akan memberikan kontribusi tambahan sebesar 27,8 juta ton, menjadikannya sebagai pilar utama dalam peta logistik masa depan KAI. Hal ini menunjukkan bahwa pertumbuhan perusahaan selain berasal dari peningkatan operasional, tetapi juga dari investasi berkelanjutan dalam infrastruktur yang mendukung kelancaran dan kapasitas angkutan.

Selain itu, KAI juga terus memperkuat komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan. Sejak Februari 2025, seluruh lokomotif dan genset KAI telah beralih menggunakan Biosolar B40, bahan bakar campuran 40% bahan nabati, yang mengurangi jejak karbon dan mendukung transisi energi nasional. Langkah ini merupakan kelanjutan dari uji coba yang dilakukan bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sejak Juli 2024.

“Penggunaan B40 mendukung angkutan kereta api sebagai pilihan logistik yang lebih ramah lingkungan, dengan emisi yang lebih rendah dan tingkat biodegradasi yang tinggi,” tambah Anne.

Melalui layanan yang andal, efisien, dan ramah lingkungan, KAI akan terus berkomitmen untuk menggerakkan transportasi berkelanjutan yang meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mendukung ketahanan energi nasional.(****)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kunjungan Kerja BP BUMN dan Danantara ke KAI, Percepat Transformasi Perkeretaapian Nasional

20 April 2026 - 17:50 WIB

KAI Hadirkan Layanan Ramah Perempuan dan Inklusif, Perjalanan Lebih Aman dan Nyaman bagi Semua

20 April 2026 - 17:44 WIB

Inovasi KAI Commuter Tanpa Henti, Saat ini Perpanjang Peron di Stasiun Bogor

20 April 2026 - 16:11 WIB

KAI Commuter Catat Tren Positif di Kuartal Pertama 2026

20 April 2026 - 15:52 WIB

KAI Commuter Layani 87,9 Juta Penumpang pada Kuartal I 2026, Naik 7 Persen

20 April 2026 - 15:02 WIB

KA Brumbung Cargo Hadir sebagai Alternatif Logistik Nasional yang Lebih Efisien

20 April 2026 - 13:05 WIB

KA Pariaman Ekspres Layani 382.748 Pelanggan pada Triwulan I 2026, Naik 10,16 Persen

19 April 2026 - 16:16 WIB

Stasiun Pegaden Baru Kembali Ramai, Pelanggan Tembus 16 Ribu pada Triwulan I 2026

19 April 2026 - 14:09 WIB

KA Rajabasa Layani 221 Ribu Pelanggan pada Triwulan I 2026, Mobilitas Warga Sumatra Selatan Meningkat

19 April 2026 - 11:56 WIB

KAI Daop 7 Imbau Penumpang Datang Lebih Awal ke Stasiun Kediri karena Agenda Kelas Malam

19 April 2026 - 01:56 WIB

Trending di PERON