Menu

Mode Gelap
Okupansi 102 Persen, KA Pangrango dan KA Siliwangi Layani 23.495 Pelanggan pada Libur Imlek 13–16 Februari 2026 Pertamina Patra Niaga Tambah 7,8 Juta Tabung LPG 3 Kg di Libur Panjang Imlek dan Ramadhan Pertamina Patra Niaga Jelaskan Proses Distribusi dan Quality Control BBM di IT Jakarta kepada Pemimpin Redaksi Media Produk Perikanan Indonesia Makin Bernilai di Pasar Internasional Akomodir Lonjakan Pemudik, KAI Daop 7 Madiun Operasikan KA Tambahan Lebaran 2026 Kementerian-KP Pastikan Kemudahan Izin, 433 Kapal Purse Seine Siap Melaut dari Jakarta

JALUR

Arus Mudik Libur Natal 2025, Angkutan Jalan Aman Terkendali

badge-check


 Arus Mudik Libur Natal 2025, Angkutan Jalan Aman Terkendali Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan menyatakan angkutan transportasi darat berjalan aman dan terkendali di libur Natal.

Sejak H-7 hingga H+1 libur Natal atau 26 Desember 2025 diperoleh data sebanyak 1.519.397 orang menggunakan angkutan umum bus dan sebanyak 1.731.248 orang telah menggunakan angkutan kapal penyeberangan baik untuk pulang kampung ataupun berwisata.

“Kami mengevaluasi dan menganalisis bahwa melewati masa arus mudik libur Natal ini pergerakan masyarakat dengan moda darat berjalan aman dan lancar. Hal ini berkat kerja keras dan kolaborasi yang dilakukan antar pemangku kepentingan demi menciptakan libur akhir tahun yang selamat, aman dan nyaman bagi masyarakat,” tutur Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan di Jakarta, Sabtu (27/12/2025).

Pada penyeberangan, terdapat peningkatan penumpang sebesar 24,11% dibanding pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara untuk penumpang angkutan jalan terjadi penurunan sebesar 6,48% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

“Pada H+1 libur Natal 2025 diperoleh data sebanyak 188.720 orang yang menggunakan angkutan penyeberangan, meningkat 27,01% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya dan sebanyak 164.164 orang yang berpergian dengan moda bus, menurun 13,53% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya,” jelasnya.

Untuk kendaraan yang keluar Jakarta melalui jalur tol telah mencapai 1.582.977 unit hingga tanggal 26 Desember 2025, meningkat 8,12% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara, kendaraan yang masuk ke Jakarta melalui jalur tol mencapai 1.488.424 unit, meningkat 3,84% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

“Selain tol, kami juga mendata kendaraan yang melewati jalur arteri yakni setelah sembilan hari penyelenggaraan angkutan Nataru sebanyak 4.768.603 unit kendaraan keluar Jabodetabek, meningkat 17,14% dibanding periode yang sama tahun lalu dan sebanyak 4.292.160 unit kendaraan masuk Jabodetabek, meningkat 12,55% dibanding periode yang sama tahun lalu,” urai dia.

Selain itu, yang perlu diapresiasi lanjutnya ialah adanya peningkatan kecepatan rata-rata kumulatif
perjalanan Jakarta – Semarang sebesar 0,67% terhadap Nataru tahun sebelumnya yang semula 83,45 Km/Jam menjadi 84,02 Km/Jam.

Percepatan waktu tempuh rata-rata kumulatif lebih cepat -0,83% terhadap Nataru tahun sebelumnya yang semula 5 jam 13 menit menjadi 5 jam 10 menit.

“Untuk jalur sebaliknya yakni Semarang – Jakarta juga terdapat peningkatan kecepatan rata-rata kumulatif. Naik 5,3% terhadap Nataru tahun sebelumnya yang semula 80,86 Km/Jam menjadi
85,14 Km/Jam. Perbaikan waktu tempuh rata-rata kumulatif lebih cepat -5,2% terhadap Nataru tahun lalu yang semula 5 jam 23 menit menjadi 5 jam 6 menit,” kata Dirjen Aan.

Dia mengimbau agar seluruh petugas gabungan di lapangan dapat konsisten memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan mengingatkan masyarakat untuk bekerja sama mengutamakan aspek keselamatan, khususnya bagi para pengguna angkutan umum.

“Di tengah kondisi cuaca ekstrem, kami juga berharap semua lapisan masyarakat dapat memaklumi apabila ada penundaan perjalanan karena itu dilakukan untuk mengutamakan keselamatan seluruh penumpang. Tidak kalah penting mohon terus mengecek informasi mengenai cuaca terkini dari BMKG sebagai pertimbangan perjalanan,” imbaunya.

Menurutnya, pemerintah berkomitmen penuh mewujudkan arus mudik dan balik angkutan Nataru berkeselamatan, aman dan lancar dengan menghadirkan kebaikan dan menguatkan harapan seluruh masyarakat. (omy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Menhub Dudy Sebut Banten Berpotensi Jadi Daerah Lintasan Padat Jawa-Sumatera

16 Februari 2026 - 15:26 WIB

Angkutan Jalan Perintis: Menggapai Pelosok, Sejahterakan Negeri

16 Februari 2026 - 09:36 WIB

Jelang Angkutan Lebaran, Ditjen Hubdat Siapkan Strategi ini

15 Februari 2026 - 17:36 WIB

Menhub Dudy Nilai FWA Mampu Pecah Kepadatan Lalin Saat Angkutan Lebaran

15 Februari 2026 - 17:25 WIB

Ini Alasan SKB Pembatasan Angkutan Barang Telah Disahkan Pemerintah

15 Februari 2026 - 12:53 WIB

Trending di EKOBIS