Menu

Mode Gelap
Angkutan Retail KAI Tumbuh 4,86 Persen pada Januari–April 2026 Diikuti Peserta dari 5 Negara, BPSDMP Sukses Gelar Pelatihan VCT PTPN I Beri 500 Masyarakat Langkat Gratis Berobat Wakaf Al-Qur’an Disalurkan untuk Warga Lhokseumawe, Relawan dan TNI Bersinergi Tebar Kebaikan KAI Perkuat Kesiapan Implementasi Biodiesel B50 pada Sarana Kereta Api KAI Layani 960.893 Pelanggan Selama Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus

JALUR

Arus Mudik Libur Natal 2025, Angkutan Jalan Aman Terkendali

badge-check


 Arus Mudik Libur Natal 2025, Angkutan Jalan Aman Terkendali Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan menyatakan angkutan transportasi darat berjalan aman dan terkendali di libur Natal.

Sejak H-7 hingga H+1 libur Natal atau 26 Desember 2025 diperoleh data sebanyak 1.519.397 orang menggunakan angkutan umum bus dan sebanyak 1.731.248 orang telah menggunakan angkutan kapal penyeberangan baik untuk pulang kampung ataupun berwisata.

“Kami mengevaluasi dan menganalisis bahwa melewati masa arus mudik libur Natal ini pergerakan masyarakat dengan moda darat berjalan aman dan lancar. Hal ini berkat kerja keras dan kolaborasi yang dilakukan antar pemangku kepentingan demi menciptakan libur akhir tahun yang selamat, aman dan nyaman bagi masyarakat,” tutur Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan di Jakarta, Sabtu (27/12/2025).

Pada penyeberangan, terdapat peningkatan penumpang sebesar 24,11% dibanding pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara untuk penumpang angkutan jalan terjadi penurunan sebesar 6,48% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

“Pada H+1 libur Natal 2025 diperoleh data sebanyak 188.720 orang yang menggunakan angkutan penyeberangan, meningkat 27,01% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya dan sebanyak 164.164 orang yang berpergian dengan moda bus, menurun 13,53% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya,” jelasnya.

Untuk kendaraan yang keluar Jakarta melalui jalur tol telah mencapai 1.582.977 unit hingga tanggal 26 Desember 2025, meningkat 8,12% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara, kendaraan yang masuk ke Jakarta melalui jalur tol mencapai 1.488.424 unit, meningkat 3,84% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

“Selain tol, kami juga mendata kendaraan yang melewati jalur arteri yakni setelah sembilan hari penyelenggaraan angkutan Nataru sebanyak 4.768.603 unit kendaraan keluar Jabodetabek, meningkat 17,14% dibanding periode yang sama tahun lalu dan sebanyak 4.292.160 unit kendaraan masuk Jabodetabek, meningkat 12,55% dibanding periode yang sama tahun lalu,” urai dia.

Selain itu, yang perlu diapresiasi lanjutnya ialah adanya peningkatan kecepatan rata-rata kumulatif
perjalanan Jakarta – Semarang sebesar 0,67% terhadap Nataru tahun sebelumnya yang semula 83,45 Km/Jam menjadi 84,02 Km/Jam.

Percepatan waktu tempuh rata-rata kumulatif lebih cepat -0,83% terhadap Nataru tahun sebelumnya yang semula 5 jam 13 menit menjadi 5 jam 10 menit.

“Untuk jalur sebaliknya yakni Semarang – Jakarta juga terdapat peningkatan kecepatan rata-rata kumulatif. Naik 5,3% terhadap Nataru tahun sebelumnya yang semula 80,86 Km/Jam menjadi
85,14 Km/Jam. Perbaikan waktu tempuh rata-rata kumulatif lebih cepat -5,2% terhadap Nataru tahun lalu yang semula 5 jam 23 menit menjadi 5 jam 6 menit,” kata Dirjen Aan.

Dia mengimbau agar seluruh petugas gabungan di lapangan dapat konsisten memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan mengingatkan masyarakat untuk bekerja sama mengutamakan aspek keselamatan, khususnya bagi para pengguna angkutan umum.

“Di tengah kondisi cuaca ekstrem, kami juga berharap semua lapisan masyarakat dapat memaklumi apabila ada penundaan perjalanan karena itu dilakukan untuk mengutamakan keselamatan seluruh penumpang. Tidak kalah penting mohon terus mengecek informasi mengenai cuaca terkini dari BMKG sebagai pertimbangan perjalanan,” imbaunya.

Menurutnya, pemerintah berkomitmen penuh mewujudkan arus mudik dan balik angkutan Nataru berkeselamatan, aman dan lancar dengan menghadirkan kebaikan dan menguatkan harapan seluruh masyarakat. (omy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, Ditjen Hubdat Ramp Check 55 Bus di Rest Area Bogor

16 Mei 2026 - 13:49 WIB

Sambut Long Weekend, DAMRI Siapkan Lebih dari 50 Ribu Kursi AKAP dan Beragam Kemudahan Pemesanan Tiket

13 Mei 2026 - 14:05 WIB

Kemenhub Uji Coba Terbatas ETLE Kendaraan ODOL

13 Mei 2026 - 09:59 WIB

Benarkah Indonesia Darurat Keselamatan Transportasi Jalan?

12 Mei 2026 - 05:29 WIB

Budaya Ngopi vs Budaya Keselamatan Berkendara:  Transformasi Gaya Hidup Lewat Rekayasa Sosial

11 Mei 2026 - 18:49 WIB

Bus Harus Masuk Terminal, Melanggar? Kemenhub akan Sanksi Tegas!

11 Mei 2026 - 18:32 WIB

Kecelakaan Bus ALS dan Truk di Muratara, Dirjen Aan: Bus tidak Berizin Sejak 2020

8 Mei 2026 - 11:14 WIB

Kemenhub Susun Quick Win Penanganan Kendaraan ODOL

7 Mei 2026 - 13:28 WIB

Perkuat Standar Layanan dan Keselamatan Secara Berkelanjutan, DAMRI Tingkatkan Kompetensi Pengemudi di Berbagai Layanan

6 Mei 2026 - 21:10 WIB

DAMRI Hadirkan Layanan Angkutan Pemadu Moda di Nabire, Permudah Akses Masyarakat ke Bandar Udara Douw Aturure

5 Mei 2026 - 17:10 WIB

Trending di BANDARA