Menu

Mode Gelap
Pelindo Solusi Digital Perkuat Rantai Pasok Nasional Lewat Implementasi Produk Digital Pelabuhan KAI Siapkan Stasiun Gambir Jadi Hub Transportasi Terintegrasi KAJJ, KRL hingga Monas Terminal Teluk Lamong Gandeng Suara Surabaya Media, Perkuat Edukasi Publik untuk Mitigasi Kepadatan Arus Logistik Aset KAI Group Meningkat Jadi Rp105,43 Triliun pada 2025, Perkuat Layanan Berbasis Rel TDA Takengon Gelar Sharing dan Diskusi Kunci Mengelola Bisnis di Premium Coffee Libur Sekolah, ASDP Telah Layani 2,05 Juta Penumpang

EKOBIS

Bulog Tolitoli Tegaskan Serap Beras Petani, Bantah Isu Impor dari Luar Daerah

badge-check


 Bulog Tolitoli Tegaskan Serap Beras Petani, Bantah Isu Impor dari Luar Daerah Perbesar

Wartatrans.com, TOLITOLI — Perum Bulog Tolitoli menegaskan tetap membuka ruang seluas-luasnya untuk menyerap hasil panen petani lokal. Pernyataan ini disampaikan dalam rapat kerja bersama DPRD Tolitoli pada Senin, 20 April 2026, di tengah beredarnya informasi yang menyebut Bulog membeli beras dari luar daerah.

Kepala Bulog Tolitoli, Zahnaz Abdeli, mengatakan pihaknya tidak pernah menutup pintu bagi petani, kelompok tani, maupun mitra penggilingan padi untuk menjual hasil produksinya. “Kami akan berupaya semaksimal mungkin menyerap hasil panen petani agar harga tetap stabil di tingkat produsen,” ujarnya di hadapan pimpinan dan anggota DPRD.

Ia menjelaskan, masuknya pasokan beras dari Makassar bukanlah pembelian baru, melainkan pemindahan stok antardaerah atau mutasi barang regional (mubreg). Menurut Zahnaz, langkah itu dilakukan karena Bulog Tolitoli berada dalam kategori defisit stok, sehingga mendapat distribusi dari wilayah yang surplus.

“Beras dari Makassar merupakan pengadaan tahun 2025 yang dimutasi ke Tolitoli sebagai bagian dari program pemerintah untuk menjaga ketersediaan dan ketahanan pangan,” kata dia. Ia menegaskan, kebijakan tersebut tidak dimaksudkan untuk mengabaikan petani lokal, sekaligus meluruskan informasi yang ia sebut sebagai hoaks.

Meski ada tambahan pasokan dari luar daerah, Bulog Tolitoli mengklaim tetap aktif menyerap produksi lokal. Dengan kapasitas gudang mencapai 8.500 ton dan stok saat ini sekitar 3.500 ton, masih tersedia ruang cukup besar untuk penyerapan.

Pada 2026, Bulog Tolitoli ditargetkan menyerap 750 ton beras. Hingga April, realisasi penyerapan telah mencapai 327 ton atau sekitar 43 persen dari target.

Zahnaz memastikan, keberadaan stok dari luar daerah tidak akan mengganggu pembelian beras petani setempat. Penyerapan tetap dilakukan selama memenuhi standar kualitas dan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yang berlaku.

Dalam rapat tersebut, pimpinan DPRD Tolitoli, Risman, menyimpulkan bahwa pasokan beras dari Makassar merupakan bagian dari mekanisme distribusi internal Bulog, bukan pembelian dari luar daerah. DPRD juga meminta masyarakat tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi karena dapat merugikan institusi dan menimbulkan keresahan.

Rapat kerja itu turut dihadiri sejumlah instansi teknis, antara lain Asisten II pemerintah daerah, perwakilan Dinas Pertanian, serta Dinas Ketahanan Pangan.*** (AGS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pelindo Solusi Digital Perkuat Rantai Pasok Nasional Lewat Implementasi Produk Digital Pelabuhan

7 Juli 2026 - 20:57 WIB

TDA Takengon Gelar Sharing dan Diskusi Kunci Mengelola Bisnis di Premium Coffee

7 Juli 2026 - 20:04 WIB

Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Teguhkan Komitmen Pelayanan Melalui Penandatanganan Maklumat Pelayanan

6 Juli 2026 - 17:38 WIB

Meski Terima Investasi TikTok Rp24,5 Triliun, PHK di Tokopedia Tetap Ada?

6 Juli 2026 - 16:56 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Stabil di Rp2,67 Juta per Gram, Segini Daftarnya!

6 Juli 2026 - 09:39 WIB

Pelita Air-BNI Hadirkan Promo Diskon Tiket Domestik hingga Rp360 Ribu

6 Juli 2026 - 06:32 WIB

Kamaruzzaman Latih Kelompok Perempuan Beutong Bersatu Mengolah Kopi, Dorong Lahirnya Usaha Berbasis Komunitas

5 Juli 2026 - 19:34 WIB

KMP Aceh Hebat 2 Kembali Berlayar Pascainsiden, Siap Melayani dengan Standar Keselamatan Terbaik

5 Juli 2026 - 10:33 WIB

Harga Kopi Gayo Menguat, Petani Harapkan Stabilitas Pasar dan Dukungan Pemerintah

4 Juli 2026 - 16:30 WIB

Pelita Air dan Patra Hotels Hadirkan PASPlus, bikin Libur Sekolah Makin Asik

4 Juli 2026 - 08:54 WIB

Trending di EKOBIS