Menu

Mode Gelap
Catatan Iwan Piliang: Ketika Portugal dan Spanyol Mengajarkan Arti Sepak Bola Eksodus 11 Pemain Naturalisasi ke Liga Indonesia Picu Perdebatan soal Kualitas Timnas Banjir Limbah 57.000 Ton Baterai Bekas: Hantu Pasar Gelap dan Ancaman bagi Industri Nikel Indonesia KAI Catat KA Makassar-Parepare Layani Lebih dari 1 Juta Penumpang Sejak Beroperasi, Semester I 2026 Meningkat 15,44 Persen Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Teguhkan Komitmen Pelayanan Melalui Penandatanganan Maklumat Pelayanan Pangkalan PLP Kelas I Tanjung Priok Gelar Serah Terima Jabatan Nakhoda Kapal Negara Patroli, Perkuat Profesionalisme dan Keselamatan Pelayaran

PERISTIWA

Buruh Asal Garut dan Tasikmalaya Diduga Jadi Korban Penipuan Perekrut Kerja di Perkebunan Sawit Kalbar

badge-check


 Buruh Asal Garut dan Tasikmalaya Diduga Jadi Korban Penipuan Perekrut Kerja di Perkebunan Sawit Kalbar Perbesar

Wartatrans.com, KALBAR — Sebanyak 13 pekerja asal Garut dan Tasikmalaya, Jawa Barat, diduga menjadi korban penipuan dan penelantaran oleh oknum perekrut tenaga kerja di wilayah Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya. Mereka sebelumnya dijanjikan pekerjaan di perkebunan kelapa sawit dengan upah layak, namun kenyataan yang diterima justru sebaliknya.

Para pekerja ini mendarat di Kalimantan Barat pada 19 November 2025, setelah sebelumnya bekerja selama empat bulan di Kalimantan Utara tanpa menerima upah sebagaimana dijanjikan. Alih-alih mendapat pekerjaan baru yang lebih baik, mereka justru tidak diberikan pekerjaan, tempat tinggal, maupun kepastian upah.

“Mereka seperti dilepaskan begitu saja di lokasi yang tidak jelas kepemilikannya,” ungkap salah satu relawan yang membantu proses pelaporan.

Kasus ini mendapat perhatian Anggota Komisi VI DPR RI, Imas Aan Ubudiyah. Ia memfasilitasi proses evakuasi dan memastikan korban dipulangkan ke kampung halaman masing-masing.

“Kita tidak boleh membiarkan mereka hanya menjadi angka. Mereka harus diperlakukan sebagai manusia yang berhak mendapat perlindungan,” tegas Imas dalam keterangan pers.

Pemulangan dilakukan melalui bandara, disertai pendampingan aparat berwenang. Para pekerja tiba di Jawa Barat dalam kondisi selamat, meskipun masih menyimpan trauma terkait pengalaman tersebut.

Imas meminta polisi dan instansi terkait mengusut tuntas jaringan perekrut yang diduga melakukan penipuan dan penelantaran tenaga kerja tersebut. Ia menegaskan, kasus ini tidak boleh berhenti hanya sebagai informasi sesaat.

“Kita mendorong aparat untuk mengungkap siapa yang bertanggung jawab, termasuk dugaan pelanggaran pidana dalam proses perekrutannya,” ujarnya.

Dari Garut, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Garut, Muksin, mengonfirmasi telah menjalin koordinasi dengan pengawas ketenagakerjaan di Jawa Barat dan Kalimantan Barat untuk menindaklanjuti laporan para korban.

“Ini langkah awal untuk menggali kebenaran dan memastikan pemenuhan hak pekerja,” jelasnya.

Pengamat ketenagakerjaan menilai kasus ini kembali menegaskan rapuhnya perlindungan terhadap pekerja di sektor perkebunan sawit. Janji pekerjaan sering disertai informasi yang tidak jelas, sementara proses migrasi tenaga kerja dalam negeri masih minim pengawasan.

Para korban berharap pemerintah benar-benar hadir memberikan perlindungan agar tragedi serupa tidak terulang lagi kepada warga yang mencari nafkah di luar kampung halamannya.*** (Lonyenk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Teguhkan Komitmen Pelayanan Melalui Penandatanganan Maklumat Pelayanan

6 Juli 2026 - 17:38 WIB

Pangkalan PLP Kelas I Tanjung Priok Gelar Serah Terima Jabatan Nakhoda Kapal Negara Patroli, Perkuat Profesionalisme dan Keselamatan Pelayaran

6 Juli 2026 - 17:30 WIB

For-PAS Soroti Belanja Publikasi Media Online Rp260 Juta, Minta Dinas Pariwisata Berlaku Adil kepada Seluruh Media

6 Juli 2026 - 17:01 WIB

Meski Terima Investasi TikTok Rp24,5 Triliun, PHK di Tokopedia Tetap Ada?

6 Juli 2026 - 16:56 WIB

Hadirkan Genre Bisnis Baru, 10 Bioskop Mini Alfamart Siap Ramaikan Jagat Hiburan

6 Juli 2026 - 16:35 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Stabil di Rp2,67 Juta per Gram, Segini Daftarnya!

6 Juli 2026 - 09:39 WIB

Pelita Air-BNI Hadirkan Promo Diskon Tiket Domestik hingga Rp360 Ribu

6 Juli 2026 - 06:32 WIB

Warga Desa Gunung Bakti Bersatu Dukung Salamudin Syah (Edy Orga) Maju Pimpin Desa

6 Juli 2026 - 00:05 WIB

Sumur Minyak Tradisional di Darul Ihsan Aceh Timur Terbakar, Petugas Berjibaku Padamkan Api

5 Juli 2026 - 23:59 WIB

LDII Sulsel Hadiri Upacara Hari Bhayangkara ke-80 di Polda Sulsel, Tegaskan Komitmen Sinergi Jaga Kamtibmas

5 Juli 2026 - 20:12 WIB

Trending di RAGAM