Menu ✖

Mode Gelap
Gangguan LRT Jabodebek Pagi Hari, Penumpang Jatimulya-Dukuh Atas Dialihkan di Halim Belajar dari Bogor dan Semarang, Djoko Setijowarno Ingatkan Lima Tantangan Trem Bali Korban Tewas Karhutla Gunung Bromo Bertambah Jadi Empat Orang, Dua Relawan Luka Bakar Serius KRL Buatan INKA Bermasalah Lagi, Dua Rangkaian Gangguan hingga 5 Perjalanan Dibatalkan KAI Siapkan Integrasi LRT Jakarta dan Stasiun Manggarai, 8,17 Juta Aktivitas KRL Tercatat Hingga 2026, KAI Rawat 17.025 Bantalan Rel KA Beton dan 3.556 Bantalan Sintetis

PERISTIWA

Buruh Asal Garut dan Tasikmalaya Diduga Jadi Korban Penipuan Perekrut Kerja di Perkebunan Sawit Kalbar

badge-check


 Buruh Asal Garut dan Tasikmalaya Diduga Jadi Korban Penipuan Perekrut Kerja di Perkebunan Sawit Kalbar Perbesar

Wartatrans.com, KALBAR — Sebanyak 13 pekerja asal Garut dan Tasikmalaya, Jawa Barat, diduga menjadi korban penipuan dan penelantaran oleh oknum perekrut tenaga kerja di wilayah Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya. Mereka sebelumnya dijanjikan pekerjaan di perkebunan kelapa sawit dengan upah layak, namun kenyataan yang diterima justru sebaliknya.

Para pekerja ini mendarat di Kalimantan Barat pada 19 November 2025, setelah sebelumnya bekerja selama empat bulan di Kalimantan Utara tanpa menerima upah sebagaimana dijanjikan. Alih-alih mendapat pekerjaan baru yang lebih baik, mereka justru tidak diberikan pekerjaan, tempat tinggal, maupun kepastian upah.

“Mereka seperti dilepaskan begitu saja di lokasi yang tidak jelas kepemilikannya,” ungkap salah satu relawan yang membantu proses pelaporan.

Kasus ini mendapat perhatian Anggota Komisi VI DPR RI, Imas Aan Ubudiyah. Ia memfasilitasi proses evakuasi dan memastikan korban dipulangkan ke kampung halaman masing-masing.

“Kita tidak boleh membiarkan mereka hanya menjadi angka. Mereka harus diperlakukan sebagai manusia yang berhak mendapat perlindungan,” tegas Imas dalam keterangan pers.

Pemulangan dilakukan melalui bandara, disertai pendampingan aparat berwenang. Para pekerja tiba di Jawa Barat dalam kondisi selamat, meskipun masih menyimpan trauma terkait pengalaman tersebut.

Imas meminta polisi dan instansi terkait mengusut tuntas jaringan perekrut yang diduga melakukan penipuan dan penelantaran tenaga kerja tersebut. Ia menegaskan, kasus ini tidak boleh berhenti hanya sebagai informasi sesaat.

“Kita mendorong aparat untuk mengungkap siapa yang bertanggung jawab, termasuk dugaan pelanggaran pidana dalam proses perekrutannya,” ujarnya.

Dari Garut, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Garut, Muksin, mengonfirmasi telah menjalin koordinasi dengan pengawas ketenagakerjaan di Jawa Barat dan Kalimantan Barat untuk menindaklanjuti laporan para korban.

“Ini langkah awal untuk menggali kebenaran dan memastikan pemenuhan hak pekerja,” jelasnya.

Pengamat ketenagakerjaan menilai kasus ini kembali menegaskan rapuhnya perlindungan terhadap pekerja di sektor perkebunan sawit. Janji pekerjaan sering disertai informasi yang tidak jelas, sementara proses migrasi tenaga kerja dalam negeri masih minim pengawasan.

Para korban berharap pemerintah benar-benar hadir memberikan perlindungan agar tragedi serupa tidak terulang lagi kepada warga yang mencari nafkah di luar kampung halamannya.*** (Lonyenk)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Korban Tewas Karhutla Gunung Bromo Bertambah Jadi Empat Orang, Dua Relawan Luka Bakar Serius

16 Oktober 2026 - 21:21 WIB

KPK Mengonfirmasi Clue Pejabat Jateng yang Kena OTT di Klaten adalah Ahmad Luthfi.

16 Oktober 2026 - 18:49 WIB

Menebar Kebaikan di Tanjung Barat Jaksel, PJBW & GPIB Berbagi Ratusan Paket Nasi Siap Saji ke Para Penerima Manfaat

16 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Masyarakat ALA Desak Presiden Prabowo Sahkan Provinsi Baru, Bendera Alam Pedang Jadi Simbol Marwah Gayo

16 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Catatan Iwan Piliang: Indonesia Bisa Membuat Pesawat, tetapi Mengapa Sulit Menerbangkan Mimpi?

16 Oktober 2026 - 17:34 WIB

Asap Karhutla Kalimantan Terdeteksi di Jakarta

16 Oktober 2026 - 15:48 WIB

Gapura Angkasa Sukses Dukung Gelaran MotoGP Mandalika 2026

16 Oktober 2026 - 15:10 WIB

Korban Dugaan Keracunan MBG Batang Mencapai 717 Orang, SPPG Bawang Ditutup Permanen

16 Oktober 2026 - 14:49 WIB

ORARI Lokal Bener Meriah, Turun Kejalan Gelar Bakti Sosial Pembagian Masker, untuk Antisipasi Kabut Asap

16 Oktober 2026 - 13:52 WIB

Mantan Kapolda NTB Hadi Gunawan Maju Pimpin Demokrat, Kantongi 11 Surat Dukungan

16 Oktober 2026 - 11:39 WIB

Trending di RAGAM