Menu

Mode Gelap
Vika Salim Tak Kejar Pernikahan Mewah, Pilih Selesaikan Rumah Sebelum Ijab Kabul Sandrina Michelle Ungkap Alasan Nyaman Jalani Hubungan dengan Junior Roberts KSOP Utama Tanjung Perak Pastikan Kesiapan E-RTG Baru di Terminal Petikemas Nilam AHY: Jadilah Versi Terbaik Diri Sendiri, Generasi Muda Penentu Masa Depan Indonesia Kemenhub Dukung Proses Evakuasi dan Persiapan Salvage KMP Virgo Transport 8 Pelindo Regional 4 Perkuat Budaya Dialog Lewat BWL

Uncategorized

Catatan Halimah Munawir: Tomat yang Bertahan dan Harapan di Tengah Rupiah yang Kepanasan

badge-check


 Catatan Halimah Munawir: Tomat yang Bertahan dan Harapan di Tengah Rupiah yang Kepanasan Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA — Sore itu matahari terasa begitu terik. Udara panas seakan membakar apa saja yang berada di bawah langit. Bukan hanya rupiah yang sedang “kepanasan” menghadapi berbagai tekanan ekonomi, pohon tomat di pekarangan rumah saya pun mengalami nasib serupa. Daun-daunnya mulai layu, tanah tempatnya tumbuh mengering, dan air menjadi semakin berharga.

Namun ada satu hal yang menarik. Di tengah kondisi yang tidak ideal itu, pohon tomat tersebut tetap berbuah.

Pemandangan sederhana itu mengingatkan saya pada kehidupan bangsa ini. Berkali-kali Indonesia menghadapi tekanan ekonomi, gejolak pasar, hingga ketidakpastian global. Nilai tukar rupiah naik turun mengikuti dinamika zaman. Akan tetapi, sebagaimana pohon tomat yang tetap menghasilkan buah meski kekurangan air, masyarakat Indonesia juga memiliki daya tahan yang luar biasa.

Mereka bertahan dengan kreativitas. Mereka hidup dengan gotong royong. Mereka menemukan jalan ketika berbagai pintu seolah tertutup.

Karena itu, saya memandang situasi ekonomi saat ini tidak hanya dari sisi kekhawatiran, tetapi juga dari sisi peluang. Mungkin saja tekanan yang terjadi justru akan melahirkan lebih banyak masyarakat mandiri, pelaku usaha tangguh, dan ekonomi kerakyatan yang semakin kuat.

Tentu ada syaratnya. Negara harus hadir memberi ruang tumbuh yang lebih luas bagi usaha kecil dan menengah. Salah satu gagasan yang patut dipertimbangkan adalah penghapusan atau keringanan pajak bagi pelaku UMKM tertentu yang masih berjuang membangun usahanya. Ketika akar ekonomi rakyat diberi kesempatan berkembang, mereka akan mampu menjadi penopang ekonomi nasional yang sesungguhnya.

Di tengah perbincangan soal ekonomi itulah saya menikmati kopi sore bersama sejumlah tokoh perempuan hebat. Dari mereka saya melihat optimisme yang sama. Perempuan-perempuan yang terus berkarya, mendidik keluarga, menggerakkan komunitas, dan berkontribusi bagi masyarakat. Mereka adalah bukti bahwa kekuatan bangsa tidak hanya lahir dari angka-angka ekonomi, melainkan juga dari karakter, ketekunan, dan semangat kebersamaan.

Maka, sebagaimana pohon tomat yang tetap berbuah di tengah kemarau, semoga bangsa ini juga mampu menghasilkan banyak kebaikan di tengah berbagai tantangan. Kita boleh menghadapi cuaca yang panas, tetapi jangan sampai kehilangan harapan.

Salam Indonesia.***

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

KSOP Utama Tanjung Perak Pastikan Kesiapan E-RTG Baru di Terminal Petikemas Nilam

22 September 2026 - 22:33 WIB

AHY: Jadilah Versi Terbaik Diri Sendiri, Generasi Muda Penentu Masa Depan Indonesia

22 September 2026 - 20:26 WIB

Pelindo Regional 4 Perkuat Budaya Dialog Lewat BWL

22 September 2026 - 18:16 WIB

Bupati Pati Nonaktif Sudewo Dituntut 8,5 Tahun Penjara, Bentrok Antar Pendukung Dikecam Warga Semarang

22 September 2026 - 16:47 WIB

Anggota DPRD Jawa Barat Dorong Penguatan KWT Srikandi Alamanda sebagai Penggerak Ketahanan Pangan dan Ekonomi Perempuan Jonggol

22 September 2026 - 15:47 WIB

KAI Services Latih 25 Pekerja Tangani Kondisi Darurat di Kereta Api

22 September 2026 - 13:44 WIB

Kebakaran Kontainer di NPCT1 Cepat Dipadamkan, Tidak Ada Korban

22 September 2026 - 12:40 WIB

Pelindo Regional 2 Banten Pastikan Kelancaran Pasokan Gandum untuk Industri Pangan Nasional

22 September 2026 - 12:28 WIB

KAI Mini Fair di Stasiun Tugu, Loko Food Truck Sajikan Kuliner untuk Teman Perjalanan

22 September 2026 - 12:14 WIB

Akses Pintu Masuk Pemda Fakfak Ditutup Sementara, Pemkab Siapkan Penataan Demi Ketertiban dan Kenyamanan Pelayanan

22 September 2026 - 09:52 WIB

Trending di RAGAM