Menu

Mode Gelap
KAI Raih Indeks Kepuasan Pelanggan 4,53, Suara Pelanggan Jadi Dasar Perbaikan Layanan Stasiun Citeras Layani 115 Perjalanan KRL per Hari, Pengguna Terus Meningkat Avtur Turun, Kemenhub Sesuaikan Besaran Maksimal Fuel Surcharge 30% Mobilitas Perkotaan Penopang Visi Indonesia Emas 2045 Hampir 42 Persen KA Jarak Jauh dari Gambir dan Pasar Senen Gunakan Kereta New Generation KAI Services Tingkatkan Kompetensi Frontliner Luxury Lounge Lewat Training Basic Hospitality

PERON

Dirut KAI Tinjau Operasional KRL dan KA Jarak Jauh, Pemulihan Layanan Paskacelakaan Bekasi Timur dan Pendampingan Korban

badge-check


 Dirut KAI Tinjau Operasional KRL dan KA Jarak Jauh, Pemulihan Layanan Paskacelakaan Bekasi Timur dan Pendampingan Korban Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Direktur Utama (Dirut) PT Kereta Api Indonesia (Persero) Bobby Rasyidin meninjau langsung operasional perjalanan kereta api di lintas Manggarai hingga Bekasi Timur untuk memastikan layanan berjalan aman dan terkendali menjelang hari kerja.

Peninjauan ini mencakup layanan Commuter Line maupun Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) yang melintas di jalur tersebut.

Kunjungan dimulai dari Stasiun Manggarai sebagai simpul utama operasional, kemudian dilanjutkan menyusuri lintas Bekasi hingga Stasiun Bekasi Timur. Dalam peninjauan tersebut, Bobby memastikan kelancaran perjalanan KRL, operasional KA jarak jauh, serta layanan pendampingan bagi pelanggan yang masih berlangsung di lokasi.

Di Stasiun Bekasi Timur, perhatian tertuju pada Posko Informasi yang menjadi pusat pendampingan bagi pelanggan dan keluarga terdampak. Bobby juga melanjutkan kunjungan ke RS Primaya Bekasi Timur dan RS Primaya Bekasi Barat untuk memastikan kondisi pelanggan yang masih menjalani perawatan sekaligus memberikan dukungan secara langsung.

Selain itu, ia menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak selama proses penanganan. Di area stasiun, tampak rangkaian bunga dan doa dari masyarakat sebagai bentuk kepedulian terhadap pelanggan terdampak.

“Kepedulian yang hadir menjadi kekuatan untuk terus melangkah. Saat ini fokus kami adalah memastikan proses pemulihan berjalan dengan baik, mendampingi pelanggan dan keluarga, serta menjaga keselamatan ke depan,” ujar Bobby.

Seiring proses pemulihan, KAI terus memantau kondisi pelanggan secara berkala. Hingga Minggu (3/5) pukul 07.00 WIB, sebanyak 81 pelanggan telah kembali ke rumah setelah menjalani perawatan, sementara 19 lainnya masih dirawat di rumah sakit.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan pendampingan terus dilakukan guna memastikan proses pemulihan berjalan optimal.

“Kami terus memantau kondisi pelanggan yang masih dirawat serta memastikan kebutuhan penanganan terpenuhi. Bagi pelanggan yang telah kembali ke rumah, pendampingan tetap kami lanjutkan sesuai kebutuhan,” ujarnya.

KAI juga menyediakan mekanisme klaim atau reimbursement bagi pelanggan yang melakukan pengobatan secara mandiri. Persyaratan meliputi bukti pembayaran yang memuat data perjalanan, identitas pelanggan, kuitansi dan rincian biaya pengobatan, resume medis, serta salinan rekening.

Proses klaim akan dikoordinasikan bersama pihak asuransi dan diselesaikan paling lambat 21 hari kerja setelah dokumen dinyatakan lengkap.
Selain itu, layanan trauma healing disiapkan bagi pelanggan yang membutuhkan melalui Posko Informasi maupun call center 0812-9660-5747.

Pendampingan awal dapat dilakukan melalui telemedicine, sementara untuk keluarga pelanggan dapat dilakukan secara langsung. Posko Bekasi Timur akan tetap beroperasi hingga 11 Mei 2026.

Di sisi operasional, kinerja layanan Commuter Line Jabodetabek menunjukkan perbaikan dalam beberapa hari terakhir. Ketepatan waktu keberangkatan meningkat dari 71,54% pada 30 April menjadi 87,39% pada 1 Mei dan 88,84% pada 2 Mei. Ketepatan waktu kedatangan juga naik dari 68,46% menjadi 84,86% dan kembali membaik hingga 87,04%.

Perbaikan serupa terjadi di lintas Cikarang, dengan ketepatan waktu keberangkatan meningkat dari 50% menjadi 61% dan kemudian 66%. Sementara ketepatan waktu kedatangan naik dari 44% menjadi 57% dan 61%.

Operasional KA jarak jauh yang melintas di wilayah Bekasi Timur juga telah kembali berjalan dengan pola yang terjaga. Dalam satu hari, terdapat 32 perjalanan KA dari Pasarsenen dan 36 perjalanan KA dari Gambir yang melintas di lintas tersebut.

Sejak operasional kembali berjalan pada 28 April hingga 2 Mei 2026, volume pengguna Commuter Line lintas Cikarang tercatat mencapai 574.644 pelanggan.

“Kami memahami bahwa setiap perjalanan memiliki arti bagi setiap pelanggan. Karena itu, kami akan terus hadir mendampingi, memastikan layanan berjalan aman, dan menjaga keandalan operasional ke depan,” tutup Anne.(fahmi)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

KAI Raih Indeks Kepuasan Pelanggan 4,53, Suara Pelanggan Jadi Dasar Perbaikan Layanan

5 Agustus 2026 - 15:33 WIB

Stasiun Citeras Layani 115 Perjalanan KRL per Hari, Pengguna Terus Meningkat

5 Agustus 2026 - 14:55 WIB

KAI Terapkan Standar ISO 27001 untuk Lindungi Data Jutaan Pelanggan Digital

5 Agustus 2026 - 05:25 WIB

KAI Angkut 374.098 Ton Komoditas Perkebunan hingga Juli 2026, Tumbuh 18 Persen

5 Agustus 2026 - 00:31 WIB

Dirjen Intram: RUU Sistranas Perkuat Integrasi Transportasi Penumpang dan Lognas

4 Agustus 2026 - 20:10 WIB

KAI Daop 1 Jakarta Beri Diskon Tiket hingga 30 Persen di BBWI 2026 Cibubur

4 Agustus 2026 - 14:21 WIB

Penumpang KA Makassar-Parepare Meningkat 13,62 Persen, Tembus 1 Juta Pelanggan hingga Juli 2026

4 Agustus 2026 - 09:22 WIB

Angkutan Petikemas KAI Tumbuh 20,28 Persen, Capai 3,43 Juta Ton hingga Juli 2026

3 Agustus 2026 - 22:53 WIB

KAI Divre III Palembang Amankan 36 Barang Tertinggal Senilai Rp97 Juta pada Semester I 2026

3 Agustus 2026 - 14:22 WIB

BRIN: Rel Tua 120 Tahun Rangkasbitung-Labuan Direaktivasi

3 Agustus 2026 - 05:48 WIB

Trending di PERON