Menu

Mode Gelap
Ketua ALA dan ABAS Perkuat Silaturahmi di Jakarta untuk Pemekaran Provinsi di Aceh ALA dan ABAS Perkuat Silaturahmi di Jakarta, Satukan Dukungan Pemekaran untuk Pemerataan Pembangunan KAI Services Perkuat Kompetensi Frontliner untuk Jaga Kualitas Pelayanan 2 Isu Mengemuka Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Apa Saja? KAI Commuter Kembali Operasikan KRL CLI 225 di Lintas Bogor HUT ke-81, KAI Dorong Transformasi Transportasi Berkelanjutan

JALUR

Ditjen Hubdat Groundbreaking Charging Station BRT Cekungan Bandung

badge-check


 Ditjen Hubdat Groundbreaking Charging Station BRT Cekungan Bandung Perbesar

Wartatrans.com, BANDUNG – Dukung proyek Indonesia Mass Transit (MASTRAN) BRT Cekungan Bandung yang saat ini sudah memulai tahap pembangunan infrastruktur, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan berkolaborasi dengan proyek Sustainable Mass Electric Transportation to Support Green Smart City in West Java menggelar kegiatan Groundbreaking Charging Station BRT Cekungan Bandung di depo Leuwipanjang, Bandung, Jawa Barat, Rabu (15/7/2026).

Direktur Angkutan Jalan Muiz Thohir mengatakan, kerja sama ini didanai hibah luar negeri Pemerintah Korea Selatan melalui Chungnam Center for Creative Economy & Innovation (C-CCEI) yakni berupa pembangunan sistem charging station.

“Kegiatan ini menjadi tanda dimulainya pembangunan dalam proyek kerja sama tersebut dan merupakan awal percepatan transformasi transportasi nasional. Kita menuju sistem yang modern, efisien, dan rendah emisi,” ungkapnya.

Muiz menuturkan, kolaborasi lintas negara dan sektor sangat penting.

Transformasi transportasi tidak bisa dilakukan sendiri sehingga diperlukan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah serta mitra internasional.

“Indonesia Mass Transit Project merupakan bagian dari implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia. Fokusnya pada pembangunan infrastruktur berkualitas dan percepatan ekonomi hijau,” ungkapnya.

Proyek ini mengintegrasikan transportasi massal berbasis BRT dengan kendaraan listrik dan infrastruktur pengisian daya yang cerdas dan ramah lingkungan.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Korea Selatan atas dukungan yang telah diberikan. Kami berharap kerja sama yang baik ini dapat terus
berlanjut dan memberikan manfaat bagi kedua negara,” ujarnya.

CEO Chungnam Center for Creative Economy & Innovation (CEO of C-CCEI), Kim Sungkeun menyampaikan bahwa groundbreaking ini merupakan penanda dimulainya kolaborasi antara Pemerintah Indonesia dengan Republik Korea Selatan dalam pembangunan infrastruktur transportasi publik berkelanjutan khususnya charging station bus listrik.

Dia berharap proyek ini dapat menjadi fondasi bagi pengembangan transportasi publik berkelanjutan di Indonesia serta dapat memperkuat kerja sama kedua negara di sektor smart city. (omy)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

PELNI Kembangkan Ekosistem Bisnis Kelautan dan Wisata di Pulau Kapota

23 September 2026 - 18:10 WIB

Trafik Pelabuhan Regional 2 Meningkat, Pelindo Catat Pertumbuhan Arus Petikemas dan Barang hingga Agustus 2026

23 September 2026 - 17:32 WIB

Lebih dari 170.000 Warga Rasakan Manfaat Kontribusi Publik FIFGROUP

23 September 2026 - 15:20 WIB

Operasional AKAP di Terminal Tipe A Bareh Solok Tetap Berjalan Normal Pascabanjir

23 September 2026 - 11:45 WIB

Bazar Murah HUT ke-81 TNI Hadirkan Kebutuhan Pokok Terjangkau di Pasar Thumburuni

23 September 2026 - 08:29 WIB

Balai Dana Tol Kelola PNBP

23 September 2026 - 04:06 WIB

Dirjen Hubdat Tegaskan Pentingnya Kewajiban SMK PAU

23 September 2026 - 03:59 WIB

KSOP Utama Tanjung Perak Pastikan Kesiapan E-RTG Baru di Terminal Petikemas Nilam

22 September 2026 - 22:33 WIB

Pelindo Regional 4 Perkuat Budaya Dialog Lewat BWL

22 September 2026 - 18:16 WIB

Pelindo Regional 2 Banten Pastikan Kelancaran Pasokan Gandum untuk Industri Pangan Nasional

22 September 2026 - 12:28 WIB

Trending di ANJUNGAN