Menu

Mode Gelap
PTP Nonpetikemas Raih Pengakuan ISRA 2026 Kategori Sustainability Report Kemenhub Perkuat SDM Keselamatan Transportasi Jalan, Lantik 205 Lulusan PKTJ Rencana MRT Bali bakal jadi ART, Ini Tantangannya Semester I-2026, MR D.I.Y. Cetak Laba Rp590,7 Miliar KAI Services Resmikan Kantor dan Gudang Regional 8 Surabaya, Perkuat Operasional dan Layanan Pelanggan Garuda Indonesia Kembali Terbangi Rute Bandung–Bali

JALUR

Ditjen Hubdat Groundbreaking Charging Station BRT Cekungan Bandung

badge-check


 Ditjen Hubdat Groundbreaking Charging Station BRT Cekungan Bandung Perbesar

Wartatrans.com, BANDUNG – Dukung proyek Indonesia Mass Transit (MASTRAN) BRT Cekungan Bandung yang saat ini sudah memulai tahap pembangunan infrastruktur, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan berkolaborasi dengan proyek Sustainable Mass Electric Transportation to Support Green Smart City in West Java menggelar kegiatan Groundbreaking Charging Station BRT Cekungan Bandung di depo Leuwipanjang, Bandung, Jawa Barat, Rabu (15/7/2026).

Direktur Angkutan Jalan Muiz Thohir mengatakan, kerja sama ini didanai hibah luar negeri Pemerintah Korea Selatan melalui Chungnam Center for Creative Economy & Innovation (C-CCEI) yakni berupa pembangunan sistem charging station.

“Kegiatan ini menjadi tanda dimulainya pembangunan dalam proyek kerja sama tersebut dan merupakan awal percepatan transformasi transportasi nasional. Kita menuju sistem yang modern, efisien, dan rendah emisi,” ungkapnya.

Muiz menuturkan, kolaborasi lintas negara dan sektor sangat penting.

Transformasi transportasi tidak bisa dilakukan sendiri sehingga diperlukan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah serta mitra internasional.

“Indonesia Mass Transit Project merupakan bagian dari implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia. Fokusnya pada pembangunan infrastruktur berkualitas dan percepatan ekonomi hijau,” ungkapnya.

Proyek ini mengintegrasikan transportasi massal berbasis BRT dengan kendaraan listrik dan infrastruktur pengisian daya yang cerdas dan ramah lingkungan.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Korea Selatan atas dukungan yang telah diberikan. Kami berharap kerja sama yang baik ini dapat terus
berlanjut dan memberikan manfaat bagi kedua negara,” ujarnya.

CEO Chungnam Center for Creative Economy & Innovation (CEO of C-CCEI), Kim Sungkeun menyampaikan bahwa groundbreaking ini merupakan penanda dimulainya kolaborasi antara Pemerintah Indonesia dengan Republik Korea Selatan dalam pembangunan infrastruktur transportasi publik berkelanjutan khususnya charging station bus listrik.

Dia berharap proyek ini dapat menjadi fondasi bagi pengembangan transportasi publik berkelanjutan di Indonesia serta dapat memperkuat kerja sama kedua negara di sektor smart city. (omy)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

PTP Nonpetikemas Raih Pengakuan ISRA 2026 Kategori Sustainability Report

7 Agustus 2026 - 17:51 WIB

Semester I-2026, MR D.I.Y. Cetak Laba Rp590,7 Miliar

7 Agustus 2026 - 15:57 WIB

Berkembangnya AI Pacu Kebutuhan Data Center

7 Agustus 2026 - 06:10 WIB

Teknologi Sektor Transportasi Dinilai Telah Siap

7 Agustus 2026 - 06:02 WIB

Mantap, PTP Nonpetikemas Sabet 2 Penghargaan di PR Awards 2026

6 Agustus 2026 - 20:07 WIB

Kemenhub Ajak Negara ASEAN Perkuat Kerja Sama Transportasi Darat

6 Agustus 2026 - 16:25 WIB

PTPN I Perkuat Branding Hasil Produk Olahan

6 Agustus 2026 - 16:11 WIB

Kesehatan Fisik dan Mental Pramudi: Kunci Utama Budaya Keselamatan Transjakarta

6 Agustus 2026 - 09:55 WIB

Semarakkan HUT Ke-81 RI, DAMRI Hadirkan Diskon 45% bagi Pelanggan Kelahiran Agustus

5 Agustus 2026 - 23:39 WIB

Kopi Gayo Aceh Masuk 5 Besar Biji Kopi Terbaik Dunia Versi TasteAtlas 2026

5 Agustus 2026 - 20:13 WIB

Trending di EKOBIS