Menu ✖

Mode Gelap
Suyudi Ario Seto Disetujui DPR Jadi Kapolri, Gantikan Listyo Sigit Kebun Hantu, Menyusuri Arsip Tubuh dan Pengalaman yang Tak Selesai AI Mengubah Wajah Demokrasi, Akademisi: Verifikasi Jadi Senjata Publik Tanam 10 Pala Tomandin di SMA Don Bosco Fakfak, Siswa Belajar Ketangguhan di Tengah El Nino KAI Services Perkuat Layanan Premium di Balik Perjalanan Nusantara Explorer KKP Percepat Sertifikasi Awak Kapal Perikanan melalui Modernisasi Pelatihan

JALUR

Ditjen Hubdat Kembali Luncurkan Layanan Teman Bus, Kini Hadir di Manado

badge-check


 Ditjen Hubdat Kembali Luncurkan Layanan Teman Bus, Kini Hadir di Manado Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Berkomitmen terus mewujudkan angkutan massal perkotaan yang menjawab kebutuhan layanan transportasi masyarakat di kota-kota besar, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan kembali meluncurkan layanan Buy The Service atau Teman Bus, kali ini di Kota Manado.

“Kehadiran Trans Manado dengan dengan Skema Buy The Service, yang secara resmi mulai beroperasi di akhir tahun 2025 diharapkan dapat menjadi pilihan baru masyarakat dalam melakukan mobilitas,” jelas Direktur Angkutan Jalan, Muiz Thohir dalam peluncuran dan Uji Coba Pengoperasian Bus, Rabu (19/11/2025).

Ini katanya, dalam rangka Program Pengembangan Angkutan Perkotaan Berbasis Jalan dengan Skema Buy The Service (BTS) di Kota Manado.

Muiz menuturkan, Layanan Trans Manado nantinya akan melayani dua Koridor yaitu Terminal Malalayang sampai Pelabuhan Manado dan Pelabuhan Manado sampai Bandara Samratulangi.

Dua koridor ini merupakan rute yang menyatukan beberapa simpul transportasi yang akan memberikan dampak sosial dan ekonomi yang baik bagi masyarakat Kota Manado.

Trans Manado dilengkapi dengan Fasilitas Intelligent Transport System, sebagai wujud kemajuan dalam pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam peningkatan pelayanan angkutan perkotaan.

“Hal ini akan memberikan kemudahan mobilitas bagi masyarakat berupa kemudahan akses informasi dan pengaduan layanan angkutan perkotaan, tracking system posisi bus,” ungkapnya.

Di samping itu, terdapat juga kemudahan sistem pengumpulan dan pengolahan data serta pengawasan dan pengendalian operasional bus bagi pemerintah dan manajemen pengelola serta operator angkutan umum.

Kehadiran Trans Manado sebagai program pengembangan angkutan perkotaan berbasis jalan merupakan sinergi antara Ditjen Perhubungan Darat dengan Pemerintah Kota Manado sebagai salah satu upaya menjalankan amanah Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

“Kami bersinergi guna menjamin tersedianya layanan angkutan umum yang dapat memenuhi standar pelayanan minimal yang ditetapkan sehingga tersedianya layanan angkutan umum yang selamat, aman, nyaman dan terjangkau bagi masyarakat,” kata Muiz.

Dia menambahkan, berdasarkan pengalaman implementasi di kota-kota lain, keberhasilan Program Pengembangan Angkutan Perkotaan Berbasis Jalan dengan Skema BTS di Kota Manado juga perlu didukung dengan push and pull policy.

“Kebijakan ini berupaya untuk mendorong masyarakat meninggalkan penggunaan kendaraan pribadi dengan pembatasan penggunaan kendaraan pribadi dan menarik masyarakat untuk menggunakan angkutan umum dengan menyediakan sistem pelayanan angkutan umum yang lebih baik dan menarik bagi masyarakat,” terangnya.

Layanan ini merupakan stimulus dari Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Perhubungan dengan harapan Pemerintah Kota Manado dapat secara konsisten mempersiapkan dan melaksanakan peran dan tanggung jawabnya.

Adapun, di antaranya melaksanakan sosialisasi dan mitigasi risiko serta melakukan reformasi angkutan perkotaan eksisting. Kemudian, secara bertahap atau sekaligus dalam waktu paling lama tiga tahun menerima pengalihan program ini dan melanjutkan pengembangan, pengelolaan dan pengoperasian layanan angkutan perkotaan berbasis jalan di Kota Manado.

“Kami sampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Manado untuk kolaborasi ini dan kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan layanan ini dengan sebaik-baiknya sesuai dengan ketentuan yang berlaku, serta adanya rasa memiliki terhadap layanan ini,” pungkasnya. (omy)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Transjakarta Laut Disiapkan, 3 Pulau Jadi Terminal Utama Juni 2027

1 Oktober 2026 - 09:38 WIB

Menhub Dudy Sampaikan DIM RUU Perubahan Ketiga atas UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang LLAJ

30 September 2026 - 16:20 WIB

Penjualan EV Melaju, Transformasi Pasar Indonesia Belum Maksimal

30 September 2026 - 16:09 WIB

Komitmen Jaga Setiap Perjalanan, DAMRI Raih Penghargaan Pelopor Kita DKI 2026

30 September 2026 - 14:46 WIB

MTI Ingatkan 3 Momentum September Jangan Hanya sebagai Seremoni Keselamatan

30 September 2026 - 10:21 WIB

DAMRI Hadirkan Promo Early Booking, Pesan Tiket Lebih Awal Makin Hemat

29 September 2026 - 22:50 WIB

TransJakarta Tata Feeder Rusun, Efisiensi Jadi Strategi Jaringan

29 September 2026 - 08:18 WIB

LABA Masuk BaaS Truk Listrik, Modal Awal Jadi Tantangan

27 September 2026 - 15:47 WIB

Korlantas Luncurkan STNK Digital

26 September 2026 - 22:18 WIB

Transportasi Umum Diusulkan Jadi Syarat Pembangunan Perumahan

26 September 2026 - 22:13 WIB

Trending di JALUR