Menu

Mode Gelap
Enam Menteri Luncurkan Ocean Institute of Indonesia Milik KKP KAI dan INKA Mulai Integrasi Strategis, Kebutuhan 156 Rangkaian KRL hingga 2040 Jadi Peluang Industri Nasional Kendaraan Hidrogen Masuk Peta Jalan Nasional, Biaya Energi Berpotensi Turun 75% Catatan Iwan Piliang: Lima Abad Jakarta Jangan Hanya Membangun Kota Felicia dan Vedra Melaju ke Grand Final The Icon Indonesia, Penampilan Top 3 Banjir Standing Ovation Bertemu Awak Media Jakarta, Ahli Waris Kapitan Pattimura Frans Matulessy Dapat Dukungan Moril Pembangunan Museum

PERON

DJKA Apresiasi Tingginya Antusiasme Masyarakat Ikuti Program Motis

badge-check


 Angkutan motor gratis Perbesar

Angkutan motor gratis

Wartatrans.com, JAKARTA – Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan apresiasi pada tingginya
minat dan antusiasme masyarakat untuk mengikuti program Angkutan Motor Gratis (Motis) pada masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Untuknya, DJKA memperpanjang layanan Motis dengan kereta api hingga 5 Januari 2026.

Hal ini sebagaimana disampaikan Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api, Arif Anwar di Jakarta, (12/12/2025).

“Alhamdulillah per Jumat pukul 20.00 WIB, sudah ada 1.844 unit motor dengan 3.052 penumpang terdaftar akan mengikuti program Motis Nataru 2025/2026,” ungkap Arif.

Dengan adanya perpanjangan ini, periode pendaftaran program Motis dibuka pada 1 s.d. 29 Desember 2025 dan 1 s.d. 4 Januari 2026 dengan periode pengangkutan pada 23 s.d. 30 Desember 2025 serta 2 s.d. 5 Januari 2026.

Pendaftaran dapat dilakukan secara online melalui nusantara.kemenhub.go.id maupun secara offline dengan mendatangi lokasi pendaftaran sebagai berikut:

1. Stasiun Jakarta Gudang
2. Stasiun Tangerang
3. Stasiun Bekasi
4. Stasiun Depok Baru
5. Stasiun Cirebon Prujakan
6. Stasiun Tegal
7. Stasiun Pekalongan
8. Stasiun Semarang Tawang
9. Stasiun Purwokerto
10. Stasiun Kebumen
11. Stasiun Kutoarjo
12. Stasiun Lempuyangan
13. Stasiun Purwosari

Sebagai informasi, layanan Motis Nataru 2025/2026 akan hadir pada dua lintas utama, yaitu Lintas Utara dan Lintas Tengah.

Pada layanan Motis Lintas Utara, kereta akan berhenti untuk melayani masyarakat di stasiun-stasiun berikut:

1. Stasiun Jakarta Gudang
2. Stasiun Pasar Senen (khusus
penumpang)
3. Stasiun Bekasi (khusus penumpang)
4. Stasiun Cirebon Prujakan
5. Stasiun Tegal
6. Stasiun Pekalongan
7. Stasiun Semarang Tawang

Sementara untuk Lintas Tengah akan melayani stasiun-stasiun sebagai berikut:

1. Stasiun Jakarta Gudang
2. Stasiun Pasar Senen (khusus
penumpang)
3. Stasiun Bekasi (khusus penumpang)
4. Stasiun Cirebon Prujakan
5. Stasiun Purwokerto
6. Stasiun Kebumen
7. Stasiun Kutoarjo
8. Stasiun Lempuyangan
9. Stasiun Purwosari

Agar dapat mengikuti program Motis Nataru 2025/2026, masyarakat diharapkan dapat
mengikuti syarat dan ketentuan sebagai berikut:

1. Peserta tidak sedang terdaftar atau mengikuti program mudik gratis lainnya yang diselenggarakan oleh pihak manapun;
2. Pendaftaran melalui nusantara.kemenhub.go.id yang dilanjutkan dengan verifikasi langsung di lokasi posko pendaftaran yang telah ditunjuk;
3. Mendaftar dengan menyampaikan email aktif;
4. Besaran Sepeda Motor < 200cc;
5. Menyertakan Kartu Keluarga, KTP, SIM dan STNK yang masih berlaku
6. Peserta yang telah sukses mendaftar di program Motis, wajib untuk mengikuti program ini.

Pembatalan atas sebab lainnya, wajib melakukan konfirmasi ke Posko pendaftaran maksimal H-7 sebelum jadwal keberangkatan.

*Peserta yang membatalkan tanpa
konfirmasi, tidak dapat mengikuti program motis pada periode berikutnya,” tegas Arif.

Selain layanan pengangkutan motor, peserta Motis juga akan difasilitasi tiket kereta api gratis bagi dua penumpang dan satu tiket untuk anak berusia di bawah tiga tahun selama kuota tiket tersedia.

Informasi lebih lanjut terkait ketersediaan kuota Motis Nataru 2025/2026 dapat disimak melalui akun Instagram @motis_djka dan @ditjenperkeretaapian.

“Kami optimistis, seluruh kuota Motis yang kami sediakan sebanyak 5.568 unit motor dan 12.720 penumpang dapat terpenuhi dengan animo masyarakat yang tinggi ini,” tutup Arif. (omy)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

KAI dan INKA Mulai Integrasi Strategis, Kebutuhan 156 Rangkaian KRL hingga 2040 Jadi Peluang Industri Nasional

22 Juli 2026 - 06:23 WIB

Dirut KAI Bagikan Strategi Kepemimpinan Transformatif dalam Leadership Forum BSI

21 Juli 2026 - 20:57 WIB

Waspada Lowongan Kerja Palsu! KAI Services Tegaskan Rekrutmen Hanya Lewat Kanal Resmi

21 Juli 2026 - 06:13 WIB

Perjalanan Wisman dengan Kereta Api Naik 2,54 Persen, 222 Stasiun Regional Ikut Tumbuh

21 Juli 2026 - 05:02 WIB

KAI Serap 119,4 Juta Liter BBM Bersubsidi hingga Juli 2026, Sisa Kuota 44,27 Persen

20 Juli 2026 - 22:55 WIB

KAI Tanamkan Budaya Keselamatan Perkeretaapian kepada Generasi Muda di Bandung

20 Juli 2026 - 16:50 WIB

Balai Yasa Kiaracondong Produksi 9.899 Komponen Keselamatan, Jadi Penjaga Perjalanan Kereta Api Sejak 1921

20 Juli 2026 - 06:44 WIB

Rayakan HUT Ke-8, LRT Sumsel Gelar Fun Walk dan Edukasi Transportasi Publik di CFD

19 Juli 2026 - 17:01 WIB

KAI Gelar Nobar Final Spanyol vs Argentina di 14 Perjalanan KA dan Stasiun Gambir juga Yogyakarta

19 Juli 2026 - 13:55 WIB

Balai Yasa Cirebon Prujakan Rawat 51 Mesin Perawatan Rel untuk Dukung Keselamatan KA di Jawa

19 Juli 2026 - 05:40 WIB

Trending di PERON