Menu

Mode Gelap
KAI Commuter Siagakan 126 Personel di Stasiun Strategis Antisipasi Aksi Massa Kembali ke Kampus, Wabup Bireuen Razuardi Jadi Pemateri PKKMB Universitas Almuslim 2026 PARFI ’56 Ingin Bangun Dana Abadi untuk Seniman Pelindo Solusi Digital Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi Warga Sekitar Pelabuhan Tanjung Priok Dukung Kebijakan Logistik Nasional, IPC TPK Paparkan Kinerja Operasional Real-Time kepada Bappenas RI KAI Terapkan B50, Tekan Emisi Karbon Operasional Kereta Api

Uncategorized

Dr. Sidibyo Menghidupkan Fosil di Sangiran Lewat Teknologi 4D

badge-check


 Dr. Sidibyo Menghidupkan Fosil di Sangiran Lewat Teknologi 4D Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA — Upaya menghadirkan cara baru membaca sejarah manusia purba diperkenalkan dalam seminar dan eksebisi karya bertajuk “Menghidupkan Fosil Manusia Purba Menggunakan Bit Arrangement di Museum Arkeologi Sangiran.” Kegiatan ini dipresentasikan oleh Dr. Sudibyo, S.Sn, M.Sn pada Jumat, 6 Maret 2026 di Teater Luwes IKJ, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat.

Dalam gagasannya, Sudibyo menawarkan model komunikasi museum yang tidak lagi bertumpu pada penjelasan verbal dan tampilan artefak statis. Ia menggabungkan seni peran realis dengan teknologi digital imersif, termasuk film tiga dimensi yang diproyeksikan dalam format bioskop 4D.

“Pendekatan itu diharapkan mampu menghadirkan pengalaman belajar yang lebih hidup bagi pengunjung museum.
Metode yang saya gunakan disebut bit arrangement, teknik dramaturgi yang membangun karakter melalui unit-unit tindakan dramatis,” terang Sudibyo dalam laporannya.

Lebih jauh Dibyo menambahkan – dalam proyek ini fosil manusia purba direkonstruksi menjadi tokoh hidup melalui rangkaian aksi dramatik, tujuan karakter, dan narasi performatif. Proses tersebut kemudian diterjemahkan ke dalam film imersif yang diproyeksikan di ruang pertunjukan museum.

Menurut Sudibyo, pendekatan ini memungkinkan pengunjung tidak hanya memahami informasi sejarah secara kognitif, tetapi juga merasakan dimensi emosional perjalanan manusia purba.

“Museum perlu menghadirkan pengalaman belajar yang multisensorik, sehingga sejarah tidak sekadar dibaca, tetapi dialami,” ujarnya lagi.

Program tersebut dirancang melalui pendekatan multidisipliner yang menggabungkan riset antropologi dan sejarah dengan seni pertunjukan, kecerdasan buatan, animasi digital, serta teknologi visual imersif. Tahapan pengembangannya mencakup penelitian ilmiah tentang manusia purba, perancangan narasi dramatik, produksi film, hingga integrasi sistem pertunjukan digital di ruang museum.

Hasil yang diharapkan dari proyek ini antara lain model komunikasi museum berbasis performatif-digital, film edukatif tentang manusia purba, serta prototipe sistem pertunjukan 4D yang dapat digunakan sebagai media interpretasi sejarah.

Konsep tersebut juga diarahkan untuk memperkuat peran Museum Arkeologi Sangiran sebagai ruang pembelajaran hidup atau living museum. Dengan pendekatan itu, museum tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan artefak, tetapi juga ruang pengalaman yang menghubungkan pengetahuan ilmiah dengan imajinasi publik.

Sudibjo berharap model ini dapat menjadi rujukan bagi pengembangan museum masa depan di Indonesia.

“Museum perlu bertransformasi menjadi ruang edukasi yang informatif sekaligus transformatif—mendorong pengunjung berpikir, merasakan, dan membayangkan perjalanan manusia dalam konteks kebudayaan,” kata dia.*** (PG)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Di Upacara Peringatan HUT ke 81 Jawa Tengah, Gubernur Ahmad Luthfi Pamer Keberhasilan

20 Agustus 2026 - 15:03 WIB

KKP Kibarkan Merah Putih di Perairan Teluk Banten

19 Agustus 2026 - 13:12 WIB

Penyair LK Ara dan Salman Yoga Baca Puisi di Hari Didong

16 Agustus 2026 - 16:35 WIB

TNI dan Polisi Lepas Tembakan, Peringatan Hari Damai Aceh di Masjid Raya Baiturrahman jadi Ricuh

15 Agustus 2026 - 15:08 WIB

Dari Lilitan Utang, Ibu Rini Kini Tekuni Bisnis Gitar dan Perjuangkan Masa Depan Anak

14 Agustus 2026 - 18:04 WIB

Bandara Husein Mulai Layani Pesawat Jet dengan 12 Rute Domestik

14 Agustus 2026 - 16:54 WIB

“Duta” Radio Rimba Raya Hadiri Transformasi Kreator Indonesia di RRI Pusat

13 Agustus 2026 - 13:55 WIB

Raup Suara Mayoritas Tantan Sulthon Nakhodai PWI Jabar Periode 2026-2031

13 Agustus 2026 - 12:31 WIB

Sri Mulyati Buat Kreasi Mozaik Bunga dari Plastik Bekas, Bukti Sampah Bisa Menjadi Karya Seni Bernilai

7 Agustus 2026 - 10:58 WIB

MK: Transparansi Penyebab Delay Pesawat Perlu Diperkuat

6 Agustus 2026 - 04:48 WIB

Trending di Uncategorized