Menu

Mode Gelap
Jangan Cuma Scroll TikTok Sampai Jempol Keriting! Sinema Rakyat Ekraf Hadirkan Nonton Gratis & Seru di GOS Takengon EXPA Luncurkan Buku Perdana “‘Ruang Belajar Menjadi Manusia'” Antologi Kisah Perjalanan Pecinta Alam  Menhub Dudy Kumpulkan Jajaran Ditjen Hubla: Tidak Ada Kompromi untuk Keselamatan Pelayaran! Laba Bersih PJM Grup Melonjak Hampir Dua kali Lipat, Tumbuh 99,43% Sepanjang Januari-Agustus 2026 Gandeng Boeing, AirNav Siapkan Solusi untuk Bandara Tanpa Taxiway Paralel Klub Super League Mulai Bangun Loyalitas, Tawarkan Beli Tiket 17 Laga Sekali Bayar

EKOBIS

Garuda Daya Pratama Sejahtera Bidik Layanan di Jet Pribadi untuk Perluas Bisnis

badge-check


 Layanan GDPS (ist) Perbesar

Layanan GDPS (ist)

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Garuda Daya Pratama Sejahtera (GDPS), bagian dari Garuda Indonesia Group, memperluas bisnis ke sektor private aviation melalui kerja sama dengan Jet Pribadi Asia.

Ekspansi tersebut mencakup layanan aircraft cleaning untuk pesawat pribadi.

Direktur Utama GDPS Cornelis Radjawane mengatakan, karakteristik dan kebutuhan layanan private aviation berbeda dengan penerbangan komersial.

“Industri private aviation memiliki karakteristik dan kebutuhan layanan yang berbeda. Karena itu, kami berupaya memastikan layanan yang diberikan tidak hanya memenuhi kebutuhan operasional, tetapi juga memerhatikan standar kualitas dan pelayanan,” jelas Cornelis, Senin (14/9/2026).

Pihaknya melihat masih banyak ruang untuk mengembangkan layanan pendukung di industri aviasi.

“Ke depan, kami akan terus mengeksplorasi kebutuhan tersebut dengan tetap mengedepankan kualitas sumber daya manusia dan standar layanan,” ujarnya.

Pasar private aviation Indonesia memiliki basis yang stabil. Asian Sky Group mencatat jumlah business jet di Indonesia pada akhir 2025 mencapai 61 pesawat, tidak berubah dibandingkan 2024 dan menempatkan Indonesia di posisi ketujuh Asia-Pasifik.

Aktivitas private aviation kawasan juga tumbuh. Founder dan CEO Jetex Adel Mardini mengatakan dalam keterangan ekspansi Jetex ke Indonesia, Senin (13/7/2026), bahwa kawasan Asia-Pasifik mengalami peningkatan signifikan dalam jumlah armada business jet selama lima tahun terakhir.

Mardini menyebut keberangkatan business jet Asia-Pasifik mencapai 130.716 penerbangan pada 2025, naik 4,2% secara tahunan.

Menurut dia, pertumbuhan tersebut mendorong kebutuhan terhadap fasilitas fixed-base operator (FBO) yang baru dan modern.

Di dalam negeri, WIRA, bagian dari kelompok usaha Premiair, menyediakan FBO serta layanan premium aircraft cleaning untuk business dan VIP jets.

Quantum Aero juga menawarkan ground handling, flight support dan aircraft cleaning dari basis operasinya di Bandara Halim Perdanakusuma.

Masuknya GDPS membuat persaingan layanan pendukung private aviation semakin menantang.

Persaingan tidak hanya soal harga, tetapi juga kualitas pengerjaan, standar keselamatan, kecepatan layanan, kompetensi sumber daya manusia (SDM) dan kemampuan memenuhi kebutuhan spesifik pemilik maupun operator pesawat.

Jumlah 61 business jet belum otomatis menggambarkan besarnya pasar aircraft cleaning. Potensi pendapatan dipengaruhi frekuensi penerbangan, utilisasi pesawat, jenis layanan, ukuran pesawat dan pola kontrak.

Bagi GDPS, layanan cleaning dapat menjadi pintu masuk mengembangkan layanan pendukung aviasi lainnya.

Jika aktivitas private aviation meningkat, kebutuhan FBO, ground handling, aircraft management, maintenance dan detailing berpotensi berkembang. (Artha Tidar)

 

Baca Lainnya

Laba Bersih PJM Grup Melonjak Hampir Dua kali Lipat, Tumbuh 99,43% Sepanjang Januari-Agustus 2026

16 September 2026 - 08:21 WIB

Gandeng Boeing, AirNav Siapkan Solusi untuk Bandara Tanpa Taxiway Paralel

16 September 2026 - 06:44 WIB

Teken LoI dengan Boeing, AirNav Optimalkan Layanan di Bandara Ngurah Rai

15 September 2026 - 12:24 WIB

Kolaborasi PTP Nonpetikemas dan UNIBA Madura Dorong Industrialisasi Kawasan

15 September 2026 - 11:19 WIB

IPC TPK Cetak Kinerja Positif Hingga Agustus 2026, Catat Pertumbuhan Volume Petikemas 8,37 Persen

14 September 2026 - 21:55 WIB

Prabowo Perkuat Arah Baru Ekonomi, Disiplin Fiskal dan Ketahanan Energi Jadi Prioritas Pasca Pergantian Menkeu

14 September 2026 - 20:49 WIB

Indonesia Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup, EMTEK Siapkan Produk Pertandingan Kualitas 4K

14 September 2026 - 16:54 WIB

Dari Modal ke Kemandirian, Lima Tahun Holding Ultra Mikro Dorong Jutaan Nasabah Naik Kelas

13 September 2026 - 23:35 WIB

Brantas Abipraya Sabet 4 Penghargaan di Ajang TOP GRC Awards 2026

13 September 2026 - 18:39 WIB

Strategi BCA Tangkap Pasar KPR 2026, Tawarkan Rumah Mulai Rp220 Juta

13 September 2026 - 16:09 WIB

Trending di EKOBIS