Menu

Mode Gelap
159 Tahun Kereta Api Indonesia, Berawal Penanaman Sepotong Rel di Semarang ASDP Perkuat Kapasitas Dermaga Gilimanuk Bali Stasiun Karet Ditutup mulai Hari Ini, Naik-Turun KRL Dialihkan ke BNI City KCIC Catat 24 Ribu Penumpang Prioritas Whoosh, Layanan Pendampingan Terus Diperkuat Prabowo Dorong Kesempatan Warga Dayak Pedalaman Mengabdi di TNI Eks Bassist Zivilia Gabung The Orion, Formasi Baru Siap Tancap Gas dengan Tiga Single

ANJUNGAN

H-5 Nataru, Trafik Pesepeda Motor via Pelabuhan Ciwandan Alami Peningkatan

badge-check


 Pengguna sepeda motor hendak menyeberang via Pelabuhan Ciwandan menuju Bakauheni Perbesar

Pengguna sepeda motor hendak menyeberang via Pelabuhan Ciwandan menuju Bakauheni

Wartatrans.com, MERAK (BeritaTrans.com) – Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), denyut mobilitas masyarakat mulai terasa di jalur penyeberangan Jawa–Sumatera.

Sejak Sabtu (20/12) malam atau H-5, trafik kendaraan roda dua yang melintas melalui pelabuhan alternatif, Pelabuhan Ciwandan, Cilegon, terpantau ramai mengalir dan mulai mengalami peningkatan.

Diikuti, pergerakan truk logistik juga masih ramai mengalir, demi menopang distribusi kebutuhan akhir tahun.

Data Posko Cabang Merak periode 20 Desember 2025 pukul 08.00 WIB hingga 21 Desember 2025 pukul 08.00 WIB (H-5), tercatat sebanyak 1.029 unit kendaraan roda dua dan 945 unit truk logistik golongan VIB telah menyeberang menuju Sumatera melalui Pelabuhan Ciwandan.

Angka tersebut menunjukkan lonjakan yang cukup tajam dibandingkan hari Jumat atau H-6, di mana realisasi kendaraan roda dua tercatat 347 unit, sementara truk logistik mencapai 613 unit.

“Data produksi ini mencerminkan peningkatan aktivitas penyeberangan dari Jawa menuju Sumatera. Karena itu, ASDP terus memperkuat pemantauan dan melakukan berbagai langkah pengaturan operasional di kawasan pelabuhan untuk memastikan kelancaran layanan,” urai Direktur Utama ASDP Heru Widodo, Ahad (21/12/2025).

Peningkatan arus ini menurutnya, sejalan dengan pola pergerakan Nataru pada tahun-tahun sebelumnya, di mana puncak trafik penyeberangan Jawa–Sumatera umumnya terjadi pada rentang H-5 hingga H-1.

“Kepadatan kendaraan tercatat pada jam-jam utama check-in, yakni pukul 20.00–02.00 WIB serta 08.00–11.00 WIB, yang menjadi periode favorit pengguna jasa,” katanya.

Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, mengimbau masyarakat agar merencanakan perjalanan dengan baik dan menghindari waktu-waktu padat guna meminimalkan potensi antrean di pelabuhan.

“Kami mengimbau pengguna jasa, khususnya yang melalui Pelabuhan Ciwandan, untuk melakukan pembelian tiket paling lambat H-1 melalui Ferizy sebelum keberangkatan. Datanglah sesuai jadwal pada tiket, jaga kondisi fisik dan kendaraan, agar perjalanan penyeberangan berlangsung aman dan nyaman,” jelas Windy.

Pembelian tiket online via Ferizy telah dibuka sejak H-60 keberangkatan. Sehingga pembelian tiket sejak jauh hari penting untuk menghindari antrean.

“Sistem akan mendeteksi lokasi GPS, dan bila pembelian dilakukan terlalu dekat pelabuhan oleh pihak tak berwenang, transaksi tidak dapat diproses,” tegas Windy.

Hingga saat ini, untuk menghadirkan layanan prima selama momen Angkutan Nataru, ASDP terus melakukan langkah antisipatif melalui kesiapan armada.

Selain itu, penguatan layanan operasional, serta pengaturan lalu lintas di area pelabuhan guna memastikan pelayanan tetap optimal di tengah meningkatnya mobilitas Nataru.

Trafik Kendaraan Naik 4,7 Persen

Berdasarkan data Posko Merak (Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara) selama 24 jam pada H-5 (20 Desember 2025 pukul 00.00–23.59 WIB), tercatat 41 unit kapal beroperasi melayani penyeberangan.

Total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera mencapai 39.728 orang, meningkat 3,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 38.476 orang.

Kendaraan roda dua tercatat 1.016 unit atau naik 28,3 persen, kendaraan roda empat 4.661 unit atau naik 2,8 persen, truk 3.502 unit atau naik 2,3 persen, dan bus 434 unit, relatif stabil dibandingkan tahun lalu.

“Secara keseluruhan, total kendaraan yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera pada H-5 mencapai 9.613 unit, meningkat 4,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 9.181 unit,” imbuhnya.

Sementara itu, akumulasi penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera sejak H-10 hingga H-5 tercatat 183.581 orang, naik 1 persen, dengan total kendaraan 47.328 unit atau tumbuh 5,2 persen.

Sebaliknya, berdasarkan data Posko Bakauheni pada H-5, tercatat 35 unit kapal beroperasi. Total penumpang dari Sumatera ke Jawa mencapai 33.519 orang, naik 4,6 persen.

Total kendaraan yang menyeberang tercatat 7.809 unit, meningkat 5,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

“ASDP menegaskan komitmennya untuk terus hadir menjaga kelancaran konektivitas antarpulau, memastikan arus mudik Nataru berjalan tertib, aman, dan terkendali,” tutup Windy. (omy)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

ASDP Perkuat Kapasitas Dermaga Gilimanuk Bali

1 September 2026 - 12:33 WIB

TPK Koja Pastikan Kelancaran Operasional dan Pelayanan Terminal Tetap Terjaga

31 Agustus 2026 - 21:27 WIB

Kapal Perintis: Primadona Transportasi di Indonesia Timur

31 Agustus 2026 - 21:04 WIB

ASDP Perkuat Kesiapsiagaan ABK Portlink II Hadapi Keadaan Darurat

31 Agustus 2026 - 18:23 WIB

Uji Coba Optimalisasi EAZI di TPK Berlian Berhasil Pangkas Waktu Pergantian Kapal Menjadi 29 Menit

31 Agustus 2026 - 17:31 WIB

Ketua Iperindo Harap Ada Kebijakan Fiskal Bagi Pembangunan Kapal Baru

31 Agustus 2026 - 08:40 WIB

Kemenhub Kembali Salurkan Bantuan, 7,9 Ton untuk Korban Gempa NTT

30 Agustus 2026 - 07:04 WIB

Kapal PELNI Angkut 300 Ton Bantuan ke NTT

29 Agustus 2026 - 16:24 WIB

Terus Dukung Pemulihan NTT, Kemenhub dan PT Meratus Salurkan Bantuan

29 Agustus 2026 - 08:27 WIB

Keselamatan Muatan Kapal Diperkuat, Kemenhub Siapkan Pelaksanaan CIC 2026

28 Agustus 2026 - 21:19 WIB

Trending di ANJUNGAN