Menu ✖

Mode Gelap
Gangguan LRT Jabodebek Pagi Hari, Penumpang Jatimulya-Dukuh Atas Dialihkan di Halim Belajar dari Bogor dan Semarang, Djoko Setijowarno Ingatkan Lima Tantangan Trem Bali Korban Tewas Karhutla Gunung Bromo Bertambah Jadi Empat Orang, Dua Relawan Luka Bakar Serius KRL Buatan INKA Bermasalah Lagi, Dua Rangkaian Gangguan hingga 5 Perjalanan Dibatalkan KAI Siapkan Integrasi LRT Jakarta dan Stasiun Manggarai, 8,17 Juta Aktivitas KRL Tercatat Hingga 2026, KAI Rawat 17.025 Bantalan Rel KA Beton dan 3.556 Bantalan Sintetis

ANJUNGAN

Hadapi Libur Nataru, ASDP Siapkan Integrasi Layanan

badge-check


 Gate penumpang di Pelabuhan Penyeberangan Perbesar

Gate penumpang di Pelabuhan Penyeberangan

Wartatrans.com, MERAK –  Menjelang masa angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, arus kendaraan di lintasan Merak–Bakauheni sudah mulai mengalami peningkatan.

Dua pelabuhan utama di Selat Sunda ini kembali bersiap menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat.

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan seluruh aspek layanan—mulai dari kesiapan armada, fasilitas pelabuhan, hingga digitalisasi—terintegrasi secara optimal.

Adapun penyiapan dan pengaturan jadwal operasional kapal sepenuhnya berada di bawah kewenangan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) selaku regulator.

Direktur Utama ASDP Heru Widodo menegaskan bahwa kesiapan Nataru merupakan hasil kerja bersama yang menuntut koordinasi erat.

“ASDP mendukung penuh kebijakan KSOP selaku regulator. Tentu, koordinasi intensif dan kolaborasi bersama operator mitra sangat penting agar layanan berjalan aman, tertib, dan efisien,” tutur Heru, Kamis (13/11/2025).

Untuk kelancaran penyeberangan di lintasan Merak–Bakauheni, tercatat sebanyak 67 unit kapal yang siap operasi dengan pengaturan jadwal dari regulator.

Adapun sebanyak 28 kapal akan beroperasi dalam kondisi normal dan dapat ditingkatkan hingga 33 kapal pada puncak arus.

Pola operasi dinamis ini diterapkan agar waktu tunggu tetap terkendali dan pergerakan kendaraan lancar di pelabuhan.

Wajib Beli Tiket Online

Corporate Secretary ASDP Windy Andale menegaskan, langkah ini dilakukan setelah berkoordinasi dan mendapat persetujuan KSOP.

“Seluruh kebijakan operasional mengikuti arahan regulator untuk mempercepat port time, menambah trip kapal, dan menjaga stabilitas layanan,” jelasnya.

Pelabuhan Merak memiliki luas 24,6 hektare dengan tujuh dermaga aktif yang mampu menampung hampir 5.000 kendaraan campuran dan melayani hingga 40.000 kendaraan kecil per hari.

Sementara Pelabuhan Bakauheni dengan luas 79,25 hektare dapat menampung 7.000 kendaraan kecil dan melayani lebih dari 30.000 kendaraan kecil per hari.

Diperkirakan, puncak arus terjadi pada 21–23 dan 28–29 Desember 2025, serta arus balik pada 1–2 Januari 2026.

“ASDP juga mengoperasikan Port Operation Command Center (POCC) yang menghubungkan ASDP, KSOP, TNI/Polri, BMKG, BPTD, GAPASDAP, INFA, dan berbagai instansi terkait,” katanya.

Sistem delaying area disiapkan di beberapa titik penyangga di Merak dan Bakauheni guna mengurai potensi antrean kendaraan.

Dari sisi digital, pengguna aplikasi Ferizy mencapai 3,23 juta akun hingga Agustus 2025, naik 24,7 persen dibanding tahun sebelumnya.

Sistem ini memungkinkan pembelian tiket hingga H–60 sebelum keberangkatan, pengiriman tiket digital via email atau WhatsApp, serta berbagai metode pembayaran melalui virtual account, gerai ritel, dan e-wallet.

Diketahui, saat ini sudah tidak ada lagi penjualan tiket di pelabuhan, sehingga pengguna jasa diwajibkan membeli tiket secara online ketika akan menggunakan kapal penyeberangan.

Penggunaan layanan tiket online Ferizy memberikan kemudahan bagi masyarakat selama melakukan proses pembelian tiket ferry. Kini tiket sudah bisa dibeli sejak H-60 sejak jadwal keberangkatan, sehingga pengguna layanan tidak perlu mengalami antrean panjang di pelabuhan.

“Pastikan pengguna jasa sudah bertiket sebelum berangkat, dan tiba di pelabuhan sesuai jadwal yang tertera di tiket. Kami mengimbau masyarakat untuk mulai memesan tiket melalui aplikasi Ferizy, dan memasukkan data identitas diri yang lengkap dan benar guna menciptakan pengalaman penyeberangan yang lancar aman, dan nyaman,” ujarnya.

Dengan kesiapan armada, fasilitas pelabuhan, penguatan digitalisasi, serta koordinasi yang dipimpin KSOP sebagai regulator, ASDP optimistis layanan Nataru 2025/2026 berjalan aman, tertib, dan efisien, mendukung kelancaran mobilitas masyarakat secara terintegrasi dan berkelanjutan. (omy)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Mantap, 2 Lintasan Utama ASDP Layani 33 Juta Penumpang Sepanjang 2025

16 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Kapal Laut jadi Alternatif Saat Asap Karhutla Ganggu Penerbangan di Papua

16 Oktober 2026 - 15:42 WIB

Pelindo Dukung Digitalisasi Koperasi TKBM, Perkuat Tata kelola dan Keselamatan Kerja di Pelabuhan Tanjung Priok

15 Oktober 2026 - 23:04 WIB

Peduli Pendidikan, Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Salurkan Beasiswa untuk 50 Peserta Didik

15 Oktober 2026 - 19:55 WIB

Perluas Pasar Ekspor-Impor, IPC TPK Buka Direct Call Penghubung RI, Tiongkok, dan Thailand

14 Oktober 2026 - 18:42 WIB

Kemenhub Gelar Sertifikasi Pemeriksa Kecelakaan Kapal

14 Oktober 2026 - 17:24 WIB

Pelindo Kembali Layani Pemindahan Muatan Antarkapal di Nipa Kepri

14 Oktober 2026 - 16:54 WIB

Kemenhub dan Pelindo Sepakati Pengusahaan Alur Pelayaran Pulau Baai Tahap II

14 Oktober 2026 - 11:20 WIB

11 Tahun Pelayaran Perintis: Angkut 9.2 Juta Penumpang dan 1.5 Juta Ton Barang

13 Oktober 2026 - 19:51 WIB

Tanjung Perak jadi Pelabuhan Uji Coba Pertama Penertiban Kendaraan ODOL Hendak Naik Kapal

12 Oktober 2026 - 20:57 WIB

Trending di ANJUNGAN