Menu

Mode Gelap
Diduga Kuat Truk Colt diesel Tanpa Nopol Mengangkut Minyak Mentah Ilegal Melintas dijalan Lintas Medan-Sumut Pejuang Agraria Desak Penyelesaian Konflik Hak Adat atas Tanah di Aceh Timur IPC TPK Peringati HUT ke-13 dengan Donor Darah, 128 Kantong Darah Terkumpul KA Lokal Kian Diminati, KAI Layani 4,6 Juta Pelanggan pada Semester I 2026 PTDI Relokasi ke Kertajati, Pemerintah Bidik Pasar Aviasi Rp2.200 Triliun Hari Keterampilan Pemuda Sedunia, KAI Perkuat Talenta Adaptif untuk Masa Depan Perkeretaapian

ANJUNGAN

Hadapi Libur Nataru, ASDP Siapkan Integrasi Layanan

badge-check


 Gate penumpang di Pelabuhan Penyeberangan Perbesar

Gate penumpang di Pelabuhan Penyeberangan

Wartatrans.com, MERAK –  Menjelang masa angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, arus kendaraan di lintasan Merak–Bakauheni sudah mulai mengalami peningkatan.

Dua pelabuhan utama di Selat Sunda ini kembali bersiap menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat.

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan seluruh aspek layanan—mulai dari kesiapan armada, fasilitas pelabuhan, hingga digitalisasi—terintegrasi secara optimal.

Adapun penyiapan dan pengaturan jadwal operasional kapal sepenuhnya berada di bawah kewenangan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) selaku regulator.

Direktur Utama ASDP Heru Widodo menegaskan bahwa kesiapan Nataru merupakan hasil kerja bersama yang menuntut koordinasi erat.

“ASDP mendukung penuh kebijakan KSOP selaku regulator. Tentu, koordinasi intensif dan kolaborasi bersama operator mitra sangat penting agar layanan berjalan aman, tertib, dan efisien,” tutur Heru, Kamis (13/11/2025).

Untuk kelancaran penyeberangan di lintasan Merak–Bakauheni, tercatat sebanyak 67 unit kapal yang siap operasi dengan pengaturan jadwal dari regulator.

Adapun sebanyak 28 kapal akan beroperasi dalam kondisi normal dan dapat ditingkatkan hingga 33 kapal pada puncak arus.

Pola operasi dinamis ini diterapkan agar waktu tunggu tetap terkendali dan pergerakan kendaraan lancar di pelabuhan.

Wajib Beli Tiket Online

Corporate Secretary ASDP Windy Andale menegaskan, langkah ini dilakukan setelah berkoordinasi dan mendapat persetujuan KSOP.

“Seluruh kebijakan operasional mengikuti arahan regulator untuk mempercepat port time, menambah trip kapal, dan menjaga stabilitas layanan,” jelasnya.

Pelabuhan Merak memiliki luas 24,6 hektare dengan tujuh dermaga aktif yang mampu menampung hampir 5.000 kendaraan campuran dan melayani hingga 40.000 kendaraan kecil per hari.

Sementara Pelabuhan Bakauheni dengan luas 79,25 hektare dapat menampung 7.000 kendaraan kecil dan melayani lebih dari 30.000 kendaraan kecil per hari.

Diperkirakan, puncak arus terjadi pada 21–23 dan 28–29 Desember 2025, serta arus balik pada 1–2 Januari 2026.

“ASDP juga mengoperasikan Port Operation Command Center (POCC) yang menghubungkan ASDP, KSOP, TNI/Polri, BMKG, BPTD, GAPASDAP, INFA, dan berbagai instansi terkait,” katanya.

Sistem delaying area disiapkan di beberapa titik penyangga di Merak dan Bakauheni guna mengurai potensi antrean kendaraan.

Dari sisi digital, pengguna aplikasi Ferizy mencapai 3,23 juta akun hingga Agustus 2025, naik 24,7 persen dibanding tahun sebelumnya.

Sistem ini memungkinkan pembelian tiket hingga H–60 sebelum keberangkatan, pengiriman tiket digital via email atau WhatsApp, serta berbagai metode pembayaran melalui virtual account, gerai ritel, dan e-wallet.

Diketahui, saat ini sudah tidak ada lagi penjualan tiket di pelabuhan, sehingga pengguna jasa diwajibkan membeli tiket secara online ketika akan menggunakan kapal penyeberangan.

Penggunaan layanan tiket online Ferizy memberikan kemudahan bagi masyarakat selama melakukan proses pembelian tiket ferry. Kini tiket sudah bisa dibeli sejak H-60 sejak jadwal keberangkatan, sehingga pengguna layanan tidak perlu mengalami antrean panjang di pelabuhan.

“Pastikan pengguna jasa sudah bertiket sebelum berangkat, dan tiba di pelabuhan sesuai jadwal yang tertera di tiket. Kami mengimbau masyarakat untuk mulai memesan tiket melalui aplikasi Ferizy, dan memasukkan data identitas diri yang lengkap dan benar guna menciptakan pengalaman penyeberangan yang lancar aman, dan nyaman,” ujarnya.

Dengan kesiapan armada, fasilitas pelabuhan, penguatan digitalisasi, serta koordinasi yang dipimpin KSOP sebagai regulator, ASDP optimistis layanan Nataru 2025/2026 berjalan aman, tertib, dan efisien, mendukung kelancaran mobilitas masyarakat secara terintegrasi dan berkelanjutan. (omy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

IPC TPK Peringati HUT ke-13 dengan Donor Darah, 128 Kantong Darah Terkumpul

15 Juli 2026 - 21:09 WIB

Pelindo Sambut Menteri Transportasi Arab Saudi, Bahas Potensi Kerja Sama Kepelabuhanan dan Logistik

14 Juli 2026 - 21:46 WIB

Terminal Teluk Lamong Gandeng BRIN Petakan Biota Laut, Perkuat Komitmen Pelestarian Lingkungan

14 Juli 2026 - 20:39 WIB

Modernisasi Alat, IPC TPK Panjang Resmi Operasikan QCC 004

14 Juli 2026 - 20:13 WIB

Prihatin DPS Dipailitkan, INSA dan Iperindo Ingatkan Pentingnya Kebijakan Berpihak

14 Juli 2026 - 16:54 WIB

Sambut Delegasi Kanada, Pelindo Solusi Digital Buka Gerbang Kolaborasi Global untuk Maritim Digital Indonesia

14 Juli 2026 - 10:06 WIB

Pelindo dan Pemprov Sumsel Dorong Percepatan Pembentukan BUP Tanjung Carat

13 Juli 2026 - 12:36 WIB

Pelabuhan Sape Andal Perkuat Akses Wisata dan Ekonomi Kawasan Timur Indonesia

12 Juli 2026 - 16:48 WIB

Pelabuhan Patimban Mulai Layani Rute Peti Kemas Internasional ke Malaysia

12 Juli 2026 - 15:46 WIB

IPC TPK Rayakan 13 Tahun dengan Semangat ESG, Hadirkan Pertumbuhan yang Berdampak Positif

12 Juli 2026 - 07:11 WIB

Trending di ANJUNGAN