Menu

Mode Gelap
Polres Pelabuhan Tanjung Priok Sasar Titik Rawan, Pastikan Kamtibmas Tetap Kondusif Program IPCC GEMBIRA Beri Dampak Nyata, IPCC Raih InvestorTrust CSR Awards 2026 Meriahkan HUT RI, Pelindo Jasa Maritim Beri Penghargaan kepada Kelurahan Tabaringan PNJ Bekali Pelaku Usaha Kota Depok dengan Pelatihan Basic Warehouse Operation Hadapi Manila Digger, Persib Pangkas Waktu Perjalanan dari Bandara Husein Dampak Ekonomi Gempa NTT Tembus Rp2,2 Triliun? Industri Asuransi Menghitung Exposure

RAGAM

Harga Ikan Melambung, Masyarakat Takengon Menjerit

badge-check


 Harga Ikan Melambung, Masyarakat Takengon Menjerit Perbesar

Wartatrans.com, TAKENGON — Harga ikan di Pasar Bawah Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, mengalami kenaikan signifikan akibat minimnya pasokan.

Kondisi ini dipicu cuaca buruk berupa angin kencang di perairan Aceh yang menghambat aktivitas nelayan melaut.

Takengon yang berada di ketinggian sekitar 1.400 meter di atas permukaan laut selama ini bergantung pada pasokan ikan dari sejumlah daerah pesisir, seperti Banda Aceh, Meulaboh, Idi, Peudada, Merdu, Panton Labu, hingga Belawan. Namun, pasokan dari wilayah tersebut menurun drastis dalam beberapa hari terakhir.

Agusni, seorang pedagang ikan di Pasar Bawah Takengon, mengatakan pasar kini tampak sepi akibat cuaca buruk yang berkepanjangan.

“Kalau musim angin timur tiba, nelayan di pesisir memang banyak yang tidak bisa melaut. Sekarang pasokan ikan sangat sedikit,” ujarnya.

Cuaca ekstrem dengan angin kencang dan gelombang tinggi di perairan Aceh yang berbatasan langsung dengan Samudra Hindia memaksa banyak nelayan pesisir barat dan selatan Aceh memilih bertahan di darat demi keselamatan. Nelayan yang tetap melaut pun mengaku hasil tangkapan menurun drastis.

Kondisi tersebut berdampak langsung pada kenaikan harga ikan di tingkat konsumen. Agusni menambahkan, masyarakat mulai mengeluhkan mahalnya harga ikan di pasar. “Kasihan masyarakat, banyak yang mengeluh karena harga ikan semakin tinggi,” katanya.

Selain memberatkan konsumen, minimnya pasokan ikan juga berdampak pada omzet pedagang. Pasar yang biasanya ramai dan riuh kini terlihat lengang, dengan aktivitas jual beli yang menurun tajam.*** (Kamaruzzaman)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Program IPCC GEMBIRA Beri Dampak Nyata, IPCC Raih InvestorTrust CSR Awards 2026

31 Agustus 2026 - 10:24 WIB

Meriahkan HUT RI, Pelindo Jasa Maritim Beri Penghargaan kepada Kelurahan Tabaringan

31 Agustus 2026 - 10:17 WIB

PNJ Bekali Pelaku Usaha Kota Depok dengan Pelatihan Basic Warehouse Operation

31 Agustus 2026 - 09:21 WIB

Dampak Ekonomi Gempa NTT Tembus Rp2,2 Triliun? Industri Asuransi Menghitung Exposure

31 Agustus 2026 - 09:11 WIB

Semangat Travel Wellness Hadir dalam GATF 2026 di Bali

31 Agustus 2026 - 08:50 WIB

Ketua Iperindo Harap Ada Kebijakan Fiskal Bagi Pembangunan Kapal Baru

31 Agustus 2026 - 08:40 WIB

Ada Apa Gerangan? Pemikir Revolusioner Tentang Aceh Berdiskusi dan Berekspresi di Halaman Jeda

31 Agustus 2026 - 08:08 WIB

AHY Inginkan Pimpinan Demokrat Yang Efektif Dan Berdampak Nyata Bagi Masyarakat 

30 Agustus 2026 - 23:31 WIB

Masyarakat Beutong Ateuh Banggalang Ingin Merdeka di Tanah Sendiri dengan Menolak Tambang Perusak Alam

30 Agustus 2026 - 23:12 WIB

Dikpol di Bojonggede, Haji Fikri Kenalkan PKS sebagai Partai Islam Rahmatan Lil ‘Alamin

30 Agustus 2026 - 19:47 WIB

Trending di RAGAM