Menu

Mode Gelap
Upacara Hari Ke-80 Bhayangkara di Jakarta Utara Berlangsung Khidmat, Perkuat Sinergitas Polri Bersama TNI, Pemerintah, dan Masyarakat Kepala BNN RI Hadiri Doa Bersama Lintas Agama Sambut Hari Bhayangkara ke-80 Gelar RUPS Tahunan, PT Pelindo Solusi Maritim Catat Pertumbuhan Kinerja Positif pada 2025 Yayasan HAkA Dampingi Perempuan Beutong Bersatu Bangun Kemandirian Ekonomi Pemko Subulussalam Dikritik: Ikut Kegiatan APEKSI di Medan di Tengah Keterbatasan Anggaran Kereta Petani Pedagang KAI Layani 26.074 Pelanggan di Lintas Rangkasbitung-Merak pada Semester I 2026

PERON

Hari Bumi 2026, KAI Catat 128 Juta Penumpang dan Perkuat Transportasi Rendah Emisi

badge-check


 Hari Bumi 2026, KAI Catat 128 Juta Penumpang dan Perkuat Transportasi Rendah Emisi Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Pada Hari Bumi 22 April 2026, KAI Group menegaskan komitmennya membangun transportasi massal yang efisien, rendah emisi, dan terintegrasi melalui pendekatan ESG.

Sepanjang Triwulan I 2026, KAI Group melayani 128.055.072 pelanggan atau tumbuh 9,97 persen dibanding periode sama tahun lalu, memperkuat peran kereta api sebagai tulang punggung mobilitas nasional dengan efisiensi energi yang lebih baik.

Pada periode Angkutan Lebaran 2026 misalnya, emisi perjalanan kereta api jarak jauh tercatat sekitar 8.928.821 kg CO₂e. Dalam perbandingan perjalanan yang setara, angka ini lebih rendah dibandingkan kendaraan pribadi, sehingga mendukung pengendalian emisi sektor transportasi.

Penguatan operasional rendah emisi dilakukan melalui pemanfaatan energi yang lebih bersih. Sejak Februari 2025, seluruh lokomotif KAI menggunakan Biosolar B40 dan dipersiapkan menuju pengembangan biodiesel B50. KAI juga telah mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya di 92 lokasi dengan total kapasitas 4.430,65 kWp untuk mendukung kebutuhan energi operasional.

Transformasi juga diarahkan pada pengembangan sistem berbasis listrik. KAI tengah mendorong elektrifikasi lintas strategis seperti Rangkasbitung–Merak, serta pengembangan Cikarang–Cikampek dan Bogor–Cigombong untuk meningkatkan kapasitas, frekuensi perjalanan, dan efisiensi energi dalam jangka panjang.

Penguatan ini sejalan dengan pengembangan layanan KRL sebagai tulang punggung mobilitas perkotaan, dengan potensi peningkatan kapasitas dari 1,1 juta menjadi 1,4 juta penumpang per hari pada 2030.

Di sisi sarana, KAI menjalankan program peremajaan dan modernisasi sarana. Sebanyak 151 unit lokomotif dan 328 unit kereta diproyeksikan untuk diperbarui guna meningkatkan efisiensi operasional dan keandalan layanan.

KAI juga mempersiapkan adopsi teknologi seperti Battery Electric Multiple Unit (BEMU) yang memungkinkan operasional dengan emisi lokal yang lebih rendah dan mendukung dekarbonisasi transportasi.

Transformasi ini diperkuat melalui pengalaman pelanggan. Melalui aplikasi Access by KAI, pelanggan dapat melihat estimasi jejak karbon dari perjalanan yang dilakukan.

Dari sisi operasional, keandalan layanan tetap terjaga. Sepanjang Triwulan I 2026, KAI mencatat On Time Performance keberangkatan KA Penumpang sebesar 99,84% dan kedatangan 97,61%. Ketepatan waktu ini memberikan kepastian perjalanan dan mendukung produktivitas masyarakat.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan bahwa transformasi yang dijalankan KAI diarahkan untuk menjawab kebutuhan mobilitas ke depan.

“Kereta api mencerminkan kemajuan peradaban sebuah bangsa. Melalui transformasi yang kami jalankan, KAI terus memperkuat sistem transportasi yang efisien, rendah emisi, dan mampu menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat,” ujar Anne, Rabu (22/4/2026).

“Pengembangan ini kami arahkan agar setiap perjalanan memberikan manfaat yang lebih luas, baik dari sisi layanan, efisiensi, maupun dampaknya terhadap lingkungan,” tambah Anne.

Peringatan Hari Bumi menegaskan bahwa mobilitas dan keberlanjutan berjalan dalam satu arah.

“Melalui transformasi yang terus dijalankan, KAI akan terus menghadirkan layanan transportasi yang efisien, andal, serta berkontribusi pada kemajuan peradaban yang selaras dengan keberlanjutan,” tutup Anne.(fahmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kereta Petani Pedagang KAI Layani 26.074 Pelanggan di Lintas Rangkasbitung-Merak pada Semester I 2026

2 Juli 2026 - 11:16 WIB

Dukung Transisi Energi, KAI Terapkan Biodiesel B50 pada Seluruh Sarana Diesel

2 Juli 2026 - 09:12 WIB

Semester I 2026, Penumpang KAI Divre III Palembang Tembus 603.967 Orang, Naik 11 Persen

1 Juli 2026 - 15:39 WIB

Kepala Dinas Keuangan Subulussalam Belum Dilantik Meski Lelang Jabatan Selesai, Publik Pertanyakan Alasannya

1 Juli 2026 - 15:34 WIB

HUT ke-23 KAI Services, Program Reska Berbagi Salurkan Bingkisan untuk Pekerja di Jawa dan Sumatera

1 Juli 2026 - 15:27 WIB

KAI Ajak Masyarakat Ciptakan Identitas Baru Lewat IP Contest 2026, Pemenang Bisa Dapat Hadiah Rp50 Juta

30 Juni 2026 - 20:30 WIB

Stasiun JIS Disambut Antusias, Penumpang KRL Tembus 4.200 Orang dalam Sepekan

30 Juni 2026 - 19:37 WIB

KAI: Penumpang KA Bandara Adi Soemarmo Naik Hampir 25 Persen, Mobilitas Solo-Madiun Kian Bergantung pada Kereta

30 Juni 2026 - 19:25 WIB

1,15 Juta Tiket Diskon Libur Sekolah Telah Dipesan, KAI Catat Mobilitas Antarkota dan Aglomerasi Menguat

30 Juni 2026 - 17:42 WIB

KAI Daop 1 Jakarta Tutup 31 Perlintasan Liar Sepanjang Semester I 2026

30 Juni 2026 - 17:23 WIB

Trending di PERON