Menu ✖

Mode Gelap
Ibas Dorong Penguatan Tata Kelola Museum dan Galeri Seni Indonesia HUT Ke-4 MentariTV Hadirkan Pesta Carnival, Keluarga Leslar hingga Bintang D’Academy 7 Siap Meriahkan Panggung Chairil Gibran Ramadhan Perjuangkan Film Biografi Ismail Marzuki Menteri Agama hingga Pimpinan Pesantren Bakal Tampil di Festival Sarung dan Peci Santri 2026 Indonesia–India Luncurkan Koridor Kreatif Berbasis AI, Bidik Pasar Global IPCC Catat Laba Bersih Rp177,18 Miliar hingga Kuartal III 2026, Perkuat Strategi Integrated Auto Solutions

SENI BUDAYA

Ibas Dorong Penguatan Tata Kelola Museum dan Galeri Seni Indonesia

badge-check


 Ibas Dorong Penguatan Tata Kelola Museum dan Galeri Seni Indonesia Perbesar

Wartatrans.com, BOGOR — Pulang kunjungan dari National Gallery of Australia di Canberra Australia, Wakil Ketua MPR Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) membawa oleh – oleh berupa ilmu tentang penguatan tata kelola museum dan galeri seni.

Inti sarinya, dalam mengelola museum butuh kerja sama internasional, pendanaan berkelanjutan, pemanfaatan teknologi, serta peningkatan edukasi dan literasi seni bagi masyarakat terutama generasi muda.

Ibas mengatakan, kunjungannya ke Australia bertujuan mempelajari pengelolaan koleksi, pelestarian karya seni, pengembangan pameran, serta sistem kerja sama antara museum dan galeri dengan berbagai institusi kebudayaan di dunia, Sabtu (24/10/2026).

Didapat bahwa pengelolaan museum membutuhkan sistem yang profesional. Proses kurasinya harus memperhatikan nilai artistik, sejarah, keaslian, konteks budaya, serta relevansi karya bagi masyarakat.

Keamanan juga wajib ada, mulai dari perlindungan fisik karya, pengendalian kondisi lingkungan penyimpanan, pengelolaan risiko, hingga dokumentasi dan pengamanan informasi koleksi.

Selain itu museum perlu memperhatikan aspek ramah lingkungan dalam operasionalnya. Termasuk efisiensi energi, pengelolaan sumber daya, penggunaan material yang sesuai, serta penerapan praktik konservasi yang memperhitungkan lingkungan.

Hal penting lain yang menjadi perhatian Ibas adalah pendanaan berkelanjutan. Menurutnya, pengelolaan museum dan galeri seni tidak berhenti ketika sebuah bangunan didirikan atau koleksi berhasil dihimpun.

“Pembiayaan jangka panjang dibutuhkan untuk konservasi, perawatan fasilitas, pengembangan koleksi, penelitian, penyelenggaraan pameran, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, keamanan, dan pelayanan publik. Selain itu agar museum berjalan konsisten dan tidak bergantung pada proyek atau program jangka pendek,” ujar Ibas.

Lebih lanjut Ibas memberitahukan perlu pemikiran komprehensif tentang model pendanaan museum. Di dalamnya termasuk dukungan pemerintah, kemitraan dengan swasta, kolaborasi bersama lembaga kebudayaan, serta mekanisme lain yang berdasarkan undang – undang dan prinsip pelindungan warisan budaya.

Di bagian akhir, Ibas mendorong diterapkan regulasi yang mampu memberikan kepastian dalam pengelolaan, pemeliharaan, pengembangan, dan pelindungan koleksi museum maupun galeri seni.

“Indonesia memiliki beragam museum, galeri, dan ruang pameran seni dengan karakter dan kapasitas berbeda. Karenanya, kebijakan harus berdasar kebutuhan institusi tingkat nasional maupun lokal. Dengan demikian pengembangan kebudayaan tidak terpusat pada kota besar saja,” pungkas sang leader Museum dan Galeri SBY Ani. **** (Slamet Widodo)

Baca Lainnya

HUT Ke-4 MentariTV Hadirkan Pesta Carnival, Keluarga Leslar hingga Bintang D’Academy 7 Siap Meriahkan Panggung

24 Oktober 2026 - 17:58 WIB

Menteri Agama hingga Pimpinan Pesantren Bakal Tampil di Festival Sarung dan Peci Santri 2026

24 Oktober 2026 - 13:56 WIB

Dirantai Digelang Rindu Dipopulerkan Exists Band Legendaris Malaysia, Kini Diremake Indra Adhari

24 Oktober 2026 - 09:25 WIB

Cut Tari Bikin Konflik Makin Panas, Rahasia Masa Lalu Terkuak di Sinetron Wajah Cinta Yang Lain

24 Oktober 2026 - 07:36 WIB

Film Banyak Anak Banyak Rejeki Siap Tayang Januari 2027

24 Oktober 2026 - 00:19 WIB

Belum Tayang di Bioskop, Fadli Fuad Siapkan Sekuel Film Sumur Jiwo 1977

23 Oktober 2026 - 22:15 WIB

Bincang Buku Hasrat Kekuasaan dan Erosi Demokrasi, Soroti Tantangan Demokrasi di Indonesia

23 Oktober 2026 - 22:05 WIB

NAY NBC Tetap Konsisten di Dunia Breakdance, Cetak Generasi Muda Berprestasi

23 Oktober 2026 - 19:43 WIB

Penulis Lima Wilayah Gayo Ekspresikan Optimisme Hadapi Bencana Lewat Buku Puisi Dua Bahasa Indonesia-Gayo

23 Oktober 2026 - 19:38 WIB

Setelah Vakum Sejak 2010, Dewan Kesenian Aceh Tengah Diupayakan Aktif Kembali

21 Oktober 2026 - 19:41 WIB

Trending di SENI BUDAYA