Menu ✖

Mode Gelap
KAI Services Gandeng Clothes for Charity Perpanjang Masa Guna Produk Tekstil Pabrik Sabu di Pidie Diduga Dikendalikan Jaringan Luar Daerah, Ustaz Ajak Masyarakat Lebih Waspada Dirantai Digelang Rindu Dipopulerkan Exists Band Legendaris Malaysia, Kini Diremake Indra Adhari Cut Tari Bikin Konflik Makin Panas, Rahasia Masa Lalu Terkuak di Sinetron Wajah Cinta Yang Lain Film Banyak Anak Banyak Rejeki Siap Tayang Januari 2027 Lima Tahun Jaga Konsistensi, FIFGROUP Raih The Finance Golden Star Award 2026

SENI BUDAYA

Dirantai Digelang Rindu Dipopulerkan Exists Band Legendaris Malaysia, Kini Diremake Indra Adhari

badge-check


 Dirantai Digelang Rindu Dipopulerkan Exists Band Legendaris Malaysia, Kini Diremake Indra Adhari Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA — Setelah sukses jalani konsep One Month One Song (merilis single setiap bulan) dari Januari 2026, kini Indra Adhari penyanyi sekaligus komposer meluncurkan remake single ‘Dirantai Digelang Rindu’, lagu yang dipopulerkan Exists, band legendaris asal Malaysia.

“Ini merupakan single ke-10 dari konsep One Month One Song yang diinisiasi Bois Famous Maker. Paska meluncurkan single terbaru ini saya akan jalani Roadshow dari kafe ke kafe yang diberi titel Musik And News,” papar Indra saat berbincang dalam program KOPI (Komentar Orang Pilihan Indonesia) bersama Bois Famous Maker.

Menurutnya, program One Month One Song dan Roadshow Musik And News adalah bagian dari program berkelanjutan dirinya dalam berkarya dan berkarir di dunia musik.

Adapun karya lagu-lagu Indra Adhari yang sudah dirilis dalam program One Month One Song sudah tersedia di platform musik. Yaitu: Tak Peduli Orang Berkata Apa, Biarlah, Lebaran Telah Tiba, Seperti Kacang Lupa Kulit, Cinta Sejati, Ibuku Pahlawanku, Rindu Seorang Ayah, Lima Tahun, Surga Cinta, dan Dirantai Digelang Rindu.

Lagu Dirantai Digelang Rindu ciptaan komposer Eddie Hamid dengan lirik yang ditulis oleh Man Toba dan Rosman, dipopulerkan Exists band pada tahun 1998 bergenre musik slow rock Malaysia.

Lagu ini menceritakan tentang kerinduan yang sangat dalam, penantian yang menyiksa, serta pengorbanan dan kesetiaan cinta.

Untuk music video single remake yang dinyanyikan Indra Adhari, sudah dirilis 16 Oktober 2026 dan video klipnya bisa disaksikan di YouTube akun official Indra Adhari.

“Saya bangga akhirnya bisa meremake lagu slow rock Malaysia yang pernah hits dan populer dari negeri jiran. Saya terima kasih untuk Bang Bois Famous Maker yang sudah memperkenalkan ke Pak Wiliam dari Dua Suara Media,” ungkap lelaki kelahiran Tangerang 29 Maret 1999 yang merupakan alumni SMK Negeri 5 Kota Tangerang itu.

Indra Adhari merupakan salah satu musisi asal Tangerang yang mengawali karir bermusiknya pada tahun 2018 ngamen dari kafe ke kafe. Semua warkop, cafe, dan tempat hiburan malam sudah ia jalani untuk manggelar pertunjukan musiknya.

Bahkan indra pernah mendaftarkan 45 karya lagu hasil ciptaannya di platform musik. Kemudian ia juga pernah dikontrak label ternama, hingga pada akhirnya ia memutuskan menempuh jalur independen di dunia musik.

“Sebagai musisi independen, aku bebas berkaya dan mengekspresikan musik yang aku mainkan. Aku ingin menduniakan karya laguku lewat platform musik. Musisi itu nafasnya di karya lagu dan job manggung,” ucap Indra yang sudah 3 tahun ini punya usaha mandiri di bidang workshop periklanan berbasis UMKM

Lebih lanjut Indra mengatakan, saat ini musisi itu jangan berharap dari penghasilan digital saja dengan berpromo diranah digital, tapi juga harus menjamah promo media massa seperti radio dan media online. Karena pihak EO atau cafe selalu parameternya dari pemberitaan media online dan live interview di stasiun radio yang kemudian disebarluaskan oleh medsos.

Hal senada juga disampaikan Bois Famous Maker selaku konsultan musik dan pelaku industri musik. Menurutnya, apa yang dilakukan Indra Adhari dalam perjalanan karirnya di dunia musik adalah sesuatu yang bisa dijadikan inspirasi bagi musisi newcomer atau penndatang baru. Apalagi bisa meremake secara resmi lagu yang pernah hits dan dipopulerkan oleh band legendaris. Ini sebuah pencapaian yang luar biasa.

“Dan karya lagu yang dirils oleh musisi di industri musik tanah air harus dipromo agar bisa menjadi sorotan publik seperti Indra Adhari. Promo itu harus dijalani di berbagai media, ada media radio, media online, dan media TV. Dari ketiga media tersebut kemudian disebarluaskan melalui media sosial,” tandas Bois Famous Maker.*** (BF)

Baca Lainnya

Cut Tari Bikin Konflik Makin Panas, Rahasia Masa Lalu Terkuak di Sinetron Wajah Cinta Yang Lain

24 Oktober 2026 - 07:36 WIB

Film Banyak Anak Banyak Rejeki Siap Tayang Januari 2027

24 Oktober 2026 - 00:19 WIB

Belum Tayang di Bioskop, Fadli Fuad Siapkan Sekuel Film Sumur Jiwo 1977

23 Oktober 2026 - 22:15 WIB

Bincang Buku Hasrat Kekuasaan dan Erosi Demokrasi, Soroti Tantangan Demokrasi di Indonesia

23 Oktober 2026 - 22:05 WIB

NAY NBC Tetap Konsisten di Dunia Breakdance, Cetak Generasi Muda Berprestasi

23 Oktober 2026 - 19:43 WIB

Penulis Lima Wilayah Gayo Ekspresikan Optimisme Hadapi Bencana Lewat Buku Puisi Dua Bahasa Indonesia-Gayo

23 Oktober 2026 - 19:38 WIB

Setelah Vakum Sejak 2010, Dewan Kesenian Aceh Tengah Diupayakan Aktif Kembali

21 Oktober 2026 - 19:41 WIB

H. Fikri Hudi Oktiarwan Apresiasi Semarak Kebudayaan Kabupaten Bogor, Dorong Pelestarian Budaya dan Penguatan Ekonomi Masyarakat

21 Oktober 2026 - 12:56 WIB

BPW Oi DKI Jakarta Gelar JAKARTA Oi NGUMPUL (JOiN 2) 2026 di Kota Tua

21 Oktober 2026 - 08:51 WIB

ISI Padangpanjang Jadi Panggung Diplomasi Budaya, Seniman Lima Negara Ramaikan FKI XIII

19 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Trending di SENI BUDAYA