Menu

Mode Gelap
Hindari Bom Waktu Sampah, Jakarta Siapkan Tarif Bayar Sesuai Beban  Dilema Timnas di ASEAN Cup 2026, Berburu Gengsi Juara atau Jebakan Ranking Ribuan Ojol Antre KPR DP 0%: Janji Gacor Perumahan Informal  Halimah Munawir Podcast Roadshow Hadir di Symphony & Harmony IWAPI DKI Jakarta Perkuat Kualitas Layanan, IPCC Gelar Management Walkthrough di Terminal Satelit Banjarmasin Sapuan Kuas Jadi Wasiat Budaya, Perhelatan Mural #Sinergi Sukowati 2 Digelar di Sragen

JALUR

Jalan Lintas Bener Meriah–Aceh Utara Masih Ekstrem

badge-check


 Jalan Lintas Bener Meriah–Aceh Utara Masih Ekstrem Perbesar

Wartatrabs.com, BENER MERIAH — Kondisi Jalan Lintas Bener Meriah–Lhokseumawe hingga kini masih tergolong ekstrem. Sudah lebih dari dua bulan, di sejumlah titik badan jalan tampak rusak parah, berupa tanah tidak rata dan berbatu, sehingga pengguna jalan harus ekstra waspada saat melintas.

Pantauan di lapangan, salah satu titik terparah berada di kawasan Wih Pase, Desa Seni Antara, Bener Meriah.

Kendaraan bermuatan berat seperti mobil dump pengangkut material pasir terlihat kesulitan melintas. Bahkan kendaraan roda empat biasa kerap terhambat, terlebih saat kondisi jalan basah.

Saat musim penghujan, kondisi jalan semakin berbahaya. Permukaan tanah menjadi sangat licin dan berlumpur, sehingga hanya kendaraan offroad atau double cabin yang relatif mampu melintas. Risiko kecelakaan pun meningkat.

Belum pulihnya akses Jalan KKA ini berdampak langsung pada terhambatnya distribusi logistik menuju Takengon, Bener Meriah, hingga Gayo Lues. Akibatnya, pasokan kebutuhan pokok menjadi tidak stabil dan memicu fluktuasi harga barang di pasaran.

Salah seorang pengguna jalan mengatakan, pada musim hujan kemungkinan akan diberlakukan sistem buka tutup jalan untuk menghindari risiko kecelakaan.

“Kalau hujan, jalan licin dan berbatu. Mobil bisa nyungsep ke parit,” ujarnya.

Para pengguna jalan berharap pemerintah segera mengambil langkah cepat untuk melakukan perbaikan menyeluruh. Mengingat bulan Ramadhan sudah semakin dekat, kebutuhan dan pasokan logistik dipastikan akan meningkat.

Konektivitas yang mulai pulih ini penting untuk aktivitas ekonomi dan pasokan logistik ke wilayah tengah Aceh yang terdampak bencana, termasuk distribusi bantuan.

Pemerintah juga terus mempercepat perbaikan jalan dan jembatan lain yang rusak parah di wilayah Bener Meriah, Aceh Tengah dan sekitarnya.*** (Kamaruzzaman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ribuan Ojol Antre KPR DP 0%: Janji Gacor Perumahan Informal 

4 Juli 2026 - 06:31 WIB

Gubernur Pramono Kaji Pembangunan Flyover di Pejompongan, Universitas Pancasila, dan Bintaro

3 Juli 2026 - 12:56 WIB

Daimler Truck Operasikan Pusat Suku Cadang Global di Jerman, Pasokan Mercedes-Benz Indonesia Dipastikan Makin Cepat

1 Juli 2026 - 23:38 WIB

Penerapan B50 masih Terkendala Teknis, Organda Lakukan ini

1 Juli 2026 - 09:42 WIB

Rampung 100%, Fly Over Teluk Lamong Siap Beroperasi untuk Perkuat Konektivitas dan Logistik Jawa Timur

29 Juni 2026 - 18:35 WIB

Mengabdi di Wilayah 3TP, Mengapa Guru Butuh Transportasi Layak?

29 Juni 2026 - 07:17 WIB

Revisi Aturan Komisi Ojol, Potongan Aplikator Maksimal 8 Persen Dimulai 1 Juli 2026

27 Juni 2026 - 05:22 WIB

Kemenhub Luncurkan Aplikasi SUMBA untuk Dukung Target Zero ODOL 2027

26 Juni 2026 - 08:05 WIB

Pramono Siapkan Kantong Parkir Ojol, Penataan Trotoar Jakarta Masih Hadapi Tantangan

26 Juni 2026 - 07:54 WIB

PLT BPJN Aceh Cabut Pernyataan Penutupan Jalan Enang-Enang, Minta Maaf kepada Tokoh Masyarakat Gayo

26 Juni 2026 - 05:56 WIB

Trending di JALUR