Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyampaikan bahwa perjalanan kereta api lintas selatan Jawa, khususnya menuju relasi Purwokerto, Yogyakarta, dan sekitarnya, saat ini telah kembali dapat dilayani setelah sebelumnya terdampak anjlokan KA 161 (Bangunkarta) di emplasemen Bumiayu, wilayah Daerah Operasi 5.
Insiden tersebut sempat mengganggu perjalanan kereta api dari dan menuju Jakarta. Namun, melalui penanganan intensif oleh petugas di lapangan, jalur kini telah berhasil dinormalisasi dan dapat dilalui kembali dengan pengaturan operasional terbatas.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menjelaskan bahwa KAI bergerak cepat dengan mengerahkan alat berat, crane, serta petugas teknis untuk mempercepat proses evakuasi dan pemulihan jalur.
“KAI memastikan seluruh proses penanganan dilakukan dengan mengutamakan keselamatan. Saat ini jalur sudah dapat dilalui kembali secara terbatas, dan perjalanan kereta api mulai dijalankan secara bertahap,” ujar Franoto, Selasa (7/4/2026).
Jalur di Stasiun Bumiayu mulai dapat dilalui pada pukul 03.05 WIB dengan pembatasan kecepatan 5 km/jam. Perjalanan mulai pulih, ditandai KA Batavia berangkat pukul 04.32 WIB dan tiba di Linggapura pukul 04.53 WIB. Seiring perbaikan kondisi jalur, pembatasan kecepatan dinaikkan menjadi 20 km/jam pada pukul 04.40 WIB. Selanjutnya, KA Bengawan diberangkatkan pukul 05.10 WIB.
Seiring dengan normalisasi jalur, KAI melakukan pengaturan pola operasi untuk mengembalikan layanan perjalanan secara bertahap dari wilayah Daop 1 Jakarta.
Program Keberangkatan Kereta Api:
Stasiun Gambir
• KA 46 (Taksaka) tujuan Yogyakarta berangkat pukul 07.45 WIB (sesuai jadwal)
• KA 6 (Argo Semeru) tujuan Surabaya Gubeng berangkat pukul 06.43 WIB (terlambat 23 menit)
• KA 50F (Purwojaya) tujuan Cilacap/Kroya berangkat pukul 07.20 WIB (sesuai jadwal)
• KA 16 (Argo Dwipangga) tujuan Solo berangkat pukul 08.50 WIB (sesuai jadwal)
• KA tambahan Manahan dan Parahyangan diprogramkan berangkat sesuai jadwal
Stasiun Pasar Senen
• KA 90 (Gaya Baru Malam Selatan) tujuan Surabaya berangkat pukul 11.10 WIB (sesuai jadwal)
• KA Fajar Utama Solo berangkat pukul 05.40 WIB (sesuai jadwal)
• KA Sawunggalih tujuan Kutoarjo berangkat pukul 06.30 WIB (sesuai jadwal)
• KA Fajar Utama Yogyakarta berangkat pukul 07.35 WIB (sesuai jadwal)
• KA Gajahwong, Bengawan, dan Jaka Tingkir diprogramkan berangkat dengan penyesuaian operasional
Namun demikian, KAI menyampaikan bahwa masih terdapat sejumlah perjalanan kereta api yang terdampak akibat tingginya keterlambatan sebelumnya.
Selain itu, dikarenakan rangkaian KA Cakrabuana belum tiba di Purwokerto hingga saat ini, maka untuk hari ini dilakukan pembatalan perjalanan sebagai berikut:
• KA 122B Cakrabuana relasi Gambir–Cirebon seharusnya keberangkatan stasiun Gambir pukul 10.50 WIb
KAI menegaskan bahwa meskipun perjalanan telah kembali berjalan, masih terdapat potensi keterlambatan akibat dampak gangguan sebelumnya serta proses normalisasi secara bertahap di lintas tersebut.
KAI mengimbau pelanggan untuk terus memperhatikan informasi terbaru melalui aplikasi Access by KAI, media sosial resmi KAI, maupun petugas di stasiun.
“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi serta mengapresiasi kesabaran pelanggan. KAI berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan selamat,” tutup Franoto.(fahmi)





























