Menu

Mode Gelap
Pasca Anjlokan KA di Bumiayu, KAI Services Fokus Jaga Kenyamanan Penumpang Jalur Anjlokan KA di Bumiayu Normal, Sejumlah Perjalanan KA Kembali Beroperasi KAI Daop 7 Madiun Minta Maaf atas Gangguan Perjalanan KA, Tegaskan Keberangkatan Tetap Sesuai Jadwal Pemerintah Jemput ABK Indonesia Selamat dari Kapal Tenggelam di Vietnam Evakuasi KA Anjlok Rampung, Dua Jalur KA di Lintas Bumiayu Dapat Dilalui dengan Pembatasan Kecepatan Tarif Tiket Pesawat Bakal Naik, Menhub Dudy: Pemerintah Jaga Daya Beli Masyarakat dan Kesinambungan Penerbangan

PERON

Jalur Anjlokan KA di Bumiayu Normal, Sejumlah Perjalanan KA Kembali Beroperasi

badge-check


 Jalur Anjlokan KA di Bumiayu Normal, Sejumlah Perjalanan KA Kembali Beroperasi Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyampaikan bahwa perjalanan kereta api lintas selatan Jawa, khususnya menuju relasi Purwokerto, Yogyakarta, dan sekitarnya, saat ini telah kembali dapat dilayani setelah sebelumnya terdampak anjlokan KA 161 (Bangunkarta) di emplasemen Bumiayu, wilayah Daerah Operasi 5.

Insiden tersebut sempat mengganggu perjalanan kereta api dari dan menuju Jakarta. Namun, melalui penanganan intensif oleh petugas di lapangan, jalur kini telah berhasil dinormalisasi dan dapat dilalui kembali dengan pengaturan operasional terbatas.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menjelaskan bahwa KAI bergerak cepat dengan mengerahkan alat berat, crane, serta petugas teknis untuk mempercepat proses evakuasi dan pemulihan jalur.

“KAI memastikan seluruh proses penanganan dilakukan dengan mengutamakan keselamatan. Saat ini jalur sudah dapat dilalui kembali secara terbatas, dan perjalanan kereta api mulai dijalankan secara bertahap,” ujar Franoto, Selasa (7/4/2026).

Jalur di Stasiun Bumiayu mulai dapat dilalui pada pukul 03.05 WIB dengan pembatasan kecepatan 5 km/jam. Perjalanan mulai pulih, ditandai KA Batavia berangkat pukul 04.32 WIB dan tiba di Linggapura pukul 04.53 WIB. Seiring perbaikan kondisi jalur, pembatasan kecepatan dinaikkan menjadi 20 km/jam pada pukul 04.40 WIB. Selanjutnya, KA Bengawan diberangkatkan pukul 05.10 WIB.

Seiring dengan normalisasi jalur, KAI melakukan pengaturan pola operasi untuk mengembalikan layanan perjalanan secara bertahap dari wilayah Daop 1 Jakarta.

Program Keberangkatan Kereta Api:

Stasiun Gambir
• KA 46 (Taksaka) tujuan Yogyakarta berangkat pukul 07.45 WIB (sesuai jadwal)
• KA 6 (Argo Semeru) tujuan Surabaya Gubeng berangkat pukul 06.43 WIB (terlambat 23 menit)
• KA 50F (Purwojaya) tujuan Cilacap/Kroya berangkat pukul 07.20 WIB (sesuai jadwal)
• KA 16 (Argo Dwipangga) tujuan Solo berangkat pukul 08.50 WIB (sesuai jadwal)
• KA tambahan Manahan dan Parahyangan diprogramkan berangkat sesuai jadwal

Stasiun Pasar Senen
• KA 90 (Gaya Baru Malam Selatan) tujuan Surabaya berangkat pukul 11.10 WIB (sesuai jadwal)
• KA Fajar Utama Solo berangkat pukul 05.40 WIB (sesuai jadwal)
• KA Sawunggalih tujuan Kutoarjo berangkat pukul 06.30 WIB (sesuai jadwal)
• KA Fajar Utama Yogyakarta berangkat pukul 07.35 WIB (sesuai jadwal)
• KA Gajahwong, Bengawan, dan Jaka Tingkir diprogramkan berangkat dengan penyesuaian operasional

Namun demikian, KAI menyampaikan bahwa masih terdapat sejumlah perjalanan kereta api yang terdampak akibat tingginya keterlambatan sebelumnya.

Selain itu, dikarenakan rangkaian KA Cakrabuana belum tiba di Purwokerto hingga saat ini, maka untuk hari ini dilakukan pembatalan perjalanan sebagai berikut:
• KA 122B Cakrabuana relasi Gambir–Cirebon seharusnya keberangkatan stasiun Gambir pukul 10.50 WIb

KAI menegaskan bahwa meskipun perjalanan telah kembali berjalan, masih terdapat potensi keterlambatan akibat dampak gangguan sebelumnya serta proses normalisasi secara bertahap di lintas tersebut.

KAI mengimbau pelanggan untuk terus memperhatikan informasi terbaru melalui aplikasi Access by KAI, media sosial resmi KAI, maupun petugas di stasiun.

“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi serta mengapresiasi kesabaran pelanggan. KAI berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan selamat,” tutup Franoto.(fahmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pasca Anjlokan KA di Bumiayu, KAI Services Fokus Jaga Kenyamanan Penumpang

7 April 2026 - 10:37 WIB

KAI Daop 7 Madiun Minta Maaf atas Gangguan Perjalanan KA, Tegaskan Keberangkatan Tetap Sesuai Jadwal

7 April 2026 - 10:13 WIB

Evakuasi KA Anjlok Rampung, Dua Jalur KA di Lintas Bumiayu Dapat Dilalui dengan Pembatasan Kecepatan

7 April 2026 - 07:39 WIB

KAI Berhasil Evakuasi Awal KA Bangunkarta di Bumiayu, Satu Kereta Kembali ke Rel

6 April 2026 - 23:10 WIB

KAI Layani Lebih 826 Ribu Penumpang saat Libur Panjang Paskah 2026, Okupansi Harian Capai 113 %

6 April 2026 - 21:09 WIB

Gangguan Jalur KA di Daop 5 Purwokerto Jawa Tengah Berdampak pada Perjalanan KA, Daop 1 Jakarta Sampaikan Maaf

6 April 2026 - 17:52 WIB

KAI Daop 1 Jakarta Layani 340 Ribu Pelanggan Musim Libur Panjang Paskah, Kedatangan Mendominasi

6 April 2026 - 17:29 WIB

KAI Percepat Evakuasi KA Bangunkarta di Bumiayu, Rekayasa Pola Operasi dan Angkutan Lanjutan Bus Disiapkan

6 April 2026 - 16:52 WIB

Sinergi KAI, Kementerian PKP, dan Danantara Berlanjut ke Bandung: Kawasan Kiaracondong Bakal Disulap jadi Hunian Vertikal TOD Masyarakat Berpenghasilan Rendah

6 April 2026 - 16:46 WIB

KAI Daop 7 Madiun Kembalikan Barang Tertinggal Senilai Rp83 Juta Selama Angkutan Lebaran 2026

6 April 2026 - 09:40 WIB

Trending di PERON