Menu ✖

Mode Gelap
Suyudi Ario Seto Disetujui DPR Jadi Kapolri, Gantikan Listyo Sigit Kebun Hantu, Menyusuri Arsip Tubuh dan Pengalaman yang Tak Selesai AI Mengubah Wajah Demokrasi, Akademisi: Verifikasi Jadi Senjata Publik Tanam 10 Pala Tomandin di SMA Don Bosco Fakfak, Siswa Belajar Ketangguhan di Tengah El Nino KAI Services Perkuat Layanan Premium di Balik Perjalanan Nusantara Explorer KKP Percepat Sertifikasi Awak Kapal Perikanan melalui Modernisasi Pelatihan

PERON

KA Siliwangi Layani 457 Ribu Pelanggan Selama Januari-April 2026

badge-check


 KA Siliwangi Layani 457 Ribu Pelanggan Selama Januari-April 2026 Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat KA Siliwangi melayani sebanyak 457.890 pelanggan sepanjang Januari hingga April 2026.

Tingginya jumlah pelanggan menunjukkan kereta api masih menjadi pilihan utama masyarakat di lintas Sukabumi–Cianjur–Cipatat karena dinilai aman, nyaman, dan terjangkau untuk mobilitas harian.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan KA Siliwangi memiliki kedekatan kuat dengan masyarakat karena telah lama menjadi penghubung berbagai aktivitas warga di wilayah Sukabumi, Cianjur, hingga Bandung Barat.

“Setiap perjalanan KA Siliwangi membawa banyak cerita kehidupan. Ada pelajar yang berangkat mengejar cita-cita, pedagang yang mencari nafkah untuk keluarganya, hingga masyarakat yang ingin bertemu orang-orang tersayangnya. Karena itu, KA Siliwangi memiliki arti yang sangat dekat bagi masyarakat,” ujar Anne, Kamis (28/5/2026).

Melalui skema Public Service Obligation (PSO), masyarakat dapat menikmati perjalanan sejauh sekitar 67 kilometer dengan tarif Rp5.000. Tarif tersebut membantu masyarakat mengurangi biaya perjalanan harian, khususnya bagi pelanggan yang rutin bepergian untuk bekerja, sekolah, berdagang, maupun beraktivitas antarwilayah.

KA Siliwangi melayani perjalanan dari Stasiun Sukabumi menuju Stasiun Cipatat dengan melewati sejumlah stasiun seperti Gandasoli, Cireungas, Cibadak, Karangtengah, Cianjur, Ciranjang, Cipeuyeum, Gekbrong, Lampegan, dan Cibeber.

Menurut Anne, keberadaan KA Siliwangi turut mendukung mobilitas masyarakat di kawasan perdagangan, pertanian, pendidikan, hingga pariwisata di sepanjang lintas Cianjuran. Kereta ini juga menjadi akses menuju sejumlah destinasi wisata di Jawa Barat seperti Situs Megalitikum Gunung Padang dari Stasiun Cibeber serta Stone Garden dan Goa Pawon dari Stasiun Cipatat.

Selain menjadi sarana transportasi, perjalanan KA Siliwangi juga menawarkan panorama alam pegunungan dan persawahan di wilayah Priangan. Salah satu daya tarik perjalanan adalah saat kereta melintasi Terowongan Lampegan yang menjadi bagian dari sejarah perkeretaapian di Jawa Barat.

“Banyak pelanggan yang sudah saling mengenal karena bertemu hampir setiap hari di perjalanan yang sama. Ada rasa dekat yang tumbuh di dalam kereta. Karena itu, KA Siliwangi menjadi bagian dari kehidupan masyarakat di lintas ini,” tutup Anne.(fahmi)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

KAI Services Perkuat Layanan Premium di Balik Perjalanan Nusantara Explorer

1 Oktober 2026 - 09:56 WIB

KAI Services Apresiasi Petugas Keamanan yang Bantu Penumpang Melahirkan di KRL

1 Oktober 2026 - 04:55 WIB

KAI Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang, 748 Petugas PJL Disertifikasi hingga Tutup 1.329 Perlintasan Liar

30 September 2026 - 22:52 WIB

Ranting Pohon Tumbang Timpa Kabel LAA, Perjalanan KRL Bogor Terganggu

30 September 2026 - 17:00 WIB

Tarif TransJakarta 2027 Diusulkan jadi Rp5.000

30 September 2026 - 14:56 WIB

KAI-INKA Bakal Disatukan

30 September 2026 - 13:00 WIB

KAI Luncurkan Nusantara Explorer, Perjalanan Premium yang Membawa Cerita Indonesia di Atas Rel

29 September 2026 - 23:36 WIB

Direktur Utama KAI: 81 Tahun Perjalanan Kereta Api Indonesia Berawal dari Sejarah, Bergerak Menuju Masa Depan

29 September 2026 - 23:20 WIB

KAI Tegaskan Rekomendasi KNKT Tak Berhenti di Dokumen, Diterapkan di Lapangan

29 September 2026 - 20:24 WIB

KAI Kooperatif dalam Proses Hukum dan Pastikan Pendampingan bagi Masinis Terkait Insiden Bekasi Timur

29 September 2026 - 20:09 WIB

Trending di PERISTIWA