Menu

Mode Gelap
Pengguna Tarif Reduksi Disabilitas KAI Melonjak 200 Persen pada Semester I 2026 KKP Percepat Rehabilitasi Tambak di Aceh, Targetkan 15.000 Hektare Kembali Beroperasi Tahun Ini KAI Sediakan 124 Water Station Gratis di 58 Stasiun, Dukung Kebutuhan Penumpang dan Kurangi Sampah Plastik Harry De Fretes Hidupkan Semangat Persahabatan dan Musik Betawi Lewat Single “I Love You, Bestie” ASDP Kembali Gelar Journalism Award 2026 KAI Tingkatkan Efisiensi Energi, Konsumsi Turun 15,39 Persen di Tengah Lonjakan Pelanggan

PERON

KAI Angkut 268.728 Ton Komoditas Perkebunan, Naik 7,78 Persen

badge-check


 KAI Angkut 268.728 Ton Komoditas Perkebunan, Naik 7,78 Persen Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat kinerja positif pada angkutan komoditas perkebunan sepanjang Januari–Mei 2026. Volume angkutan perkebunan mencapai 268.728 ton, meningkat 7,78 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang tercatat sebesar 249.327 ton.

Pertumbuhan ini menunjukkan semakin besarnya peran transportasi berbasis rel dalam mendukung distribusi komoditas unggulan Indonesia.

Sebagian besar angkutan perkebunan yang dilayani KAI berasal dari komoditas crude palm oil (CPO) dan produk turunan kelapa sawit. Sebagai salah satu komoditas ekspor andalan Indonesia, sawit memiliki keterkaitan yang kuat dengan berbagai sektor ekonomi, mulai dari industri pengolahan, perdagangan, hingga aktivitas ekspor yang menopang perolehan devisa negara.

Meningkatnya volume angkutan perkebunan mencerminkan kebutuhan pelaku usaha terhadap moda transportasi yang mampu mengangkut barang dalam jumlah besar secara konsisten. Kereta api menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran distribusi komoditas dari kawasan produksi menuju pusat pengolahan maupun pelabuhan ekspor.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan pertumbuhan angkutan perkebunan menunjukkan bahwa transportasi berbasis rel semakin dipercaya sebagai bagian dari rantai pasok komoditas strategis nasional.

“Komoditas perkebunan, khususnya sawit, memiliki kontribusi besar terhadap aktivitas ekonomi di berbagai daerah. Kelancaran distribusi menjadi faktor penting untuk menjaga kesinambungan pasokan bahan baku industri sekaligus mendukung daya saing komoditas Indonesia di pasar global,” ujar Anne.

Di berbagai wilayah Sumatera, terutama pada koridor perkebunan yang menjadi pusat produksi sawit nasional, kelancaran distribusi komoditas memiliki peran penting dalam menjaga perputaran ekonomi daerah. Pergerakan hasil perkebunan yang terhubung dengan kawasan industri dan pelabuhan turut mendukung aktivitas usaha, penyerapan tenaga kerja, serta keberlangsungan rantai pasok yang melibatkan banyak sektor ekonomi.

Penggunaan kereta api juga memberikan nilai tambah dari sisi efisiensi distribusi. Dengan kapasitas angkut yang besar dalam satu perjalanan, kereta api membantu menjaga kelancaran arus barang sekaligus mengurangi tekanan lalu lintas angkutan berat di jalan raya. Kondisi ini mendukung distribusi yang lebih terukur dan berkesinambungan bagi komoditas dengan volume tinggi seperti sawit.

Menurut Anne, pertumbuhan angkutan perkebunan menjadi sinyal positif bagi sektor logistik nasional. Konektivitas yang semakin kuat antara kawasan produksi, industri pengolahan, dan pelabuhan akan mendukung pergerakan ekonomi yang lebih efisien sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu produsen komoditas perkebunan terbesar di dunia.

“KAI akan terus memperkuat layanan logistik untuk mendukung pergerakan sektor-sektor produktif nasional. Melalui angkutan kereta api, distribusi komoditas perkebunan dapat berlangsung lebih efisien, mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, serta memperkuat rantai pasok komoditas ekspor Indonesia,” tutup Anne.(fahmi)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Pengguna Tarif Reduksi Disabilitas KAI Melonjak 200 Persen pada Semester I 2026

26 Juli 2026 - 16:41 WIB

KAI Sediakan 124 Water Station Gratis di 58 Stasiun, Dukung Kebutuhan Penumpang dan Kurangi Sampah Plastik

26 Juli 2026 - 15:36 WIB

KAI Tingkatkan Efisiensi Energi, Konsumsi Turun 15,39 Persen di Tengah Lonjakan Pelanggan

26 Juli 2026 - 11:54 WIB

KAI Daop 1 Jakarta Sosialisasikan Keselamatan di Perlintasan Sebidang, Ingatkan Pengendara Jangan Terobos Rel

25 Juli 2026 - 22:31 WIB

LRT Jabodebek Sulap Stasiun Jadi Ruang Publik, Gelar Konser Musik Gratis di Stasiun Cawang

25 Juli 2026 - 22:04 WIB

KAI Catat 609 Ribu Pelanggan Lansia Manfaatkan Tarif Reduksi pada Semester I 2026

25 Juli 2026 - 20:50 WIB

KAI Sambut Pembangunan Stasiun Bekasi Ekstensi, Perkuat Integrasi TOD dan Mobilitas 12,8 Juta Pelanggan

25 Juli 2026 - 15:17 WIB

Summarecon Bangun Stasiun Bekasi Ekstensi Senilai Rp80 Miliar, TOD Ditargetkan Rampung 18 Bulan

25 Juli 2026 - 08:50 WIB

Hari Anak Nasional 2026, KAI Daop 1 Hadirkan Lomba Kreatif dan Edukasi Sains di Stasiun Gambir

25 Juli 2026 - 08:39 WIB

KAI Uji Performa 2 Kereta Nusantara Explorer, Bakal Hadirkan Konsep Luxury Sleeper

24 Juli 2026 - 21:38 WIB

Trending di PERON