Menu

Mode Gelap
Security KAI Gagalkan Pencurian Kabel Grounding LRT Jabodebek Ketua KP3ALA Pusat, Prof. Rahmat Salam: Pemekaran ALA untuk Perkuat Wali Nangroe Tirakatan 17 Agustus: Kebersamaan Lesehan yang Menyatu dalam Syukur dan Khidmat 3 Pekan Sebelum Gempa M7,7, NTT Baru Perkuat Pusdalops Pascagempa, Kemen PU Pastikan Akses dan Kebutuhan Dasar di Labuan Bajo Segera Ditangani Jelang 17 Agustus, 16.913 Tiket Promo KAI Terjual, Pemesanan Long Weekend Capai 706.908 Tiket

PERON

KAI Catat 17.867 Penumpang Gunakan Kereta Petani dan Pedagang Merak–Rangkasbitung

badge-check


 KAI Catat 17.867 Penumpang Gunakan Kereta Petani dan Pedagang Merak–Rangkasbitung Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat layanan Kereta Petani dan Pedagang di lintas Merak–Rangkasbitung telah melayani sebanyak 17.867 pelanggan selama periode 1 Januari hingga 11 Mei 2026.

Layanan tersebut menjadi sarana transportasi andalan bagi petani dan pedagang pasar tradisional untuk membawa hasil panen menuju pasar.

Di sejumlah stasiun sepanjang lintas Rangkasbitung–Merak, aktivitas masyarakat sudah dimulai sejak dini hari. Para petani dan pedagang datang membawa berbagai hasil pertanian seperti cabai, bawang, tomat, dan sayuran yang baru dipanen agar tetap segar saat tiba di tujuan.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan layanan Kereta Petani dan Pedagang dihadirkan sebagai upaya mendukung kebutuhan transportasi masyarakat kecil dengan tarif yang terjangkau.

“Bagi petani dan pedagang kecil, selisih ongkos perjalanan sangat berarti. Saat biaya distribusi lebih ringan, mereka dapat membawa hasil panen lebih banyak, menjaga usaha tetap berjalan, dan mempertahankan penghasilan untuk keluarga,” ujar Anne dikutip Rabu (13/5/2026).

Kereta Petani dan Pedagang mulai beroperasi sejak 1 Desember 2025 dengan tarif Rp3.000 per perjalanan melalui skema Public Service Obligation (PSO). Kereta melayani rute Merak–Rangkasbitung pulang pergi setiap hari dengan total 14 perjalanan, terdiri dari tujuh perjalanan dari Merak dan tujuh perjalanan dari Rangkasbitung.

Menurut Anne, keberadaan layanan tersebut turut membantu mempercepat distribusi komoditas pertanian sehingga hasil panen dapat tiba di pasar dalam kondisi lebih segar dan memiliki nilai jual yang lebih baik.

“Ketika distribusi pangan berjalan lancar, manfaatnya dirasakan banyak pihak. Petani terbantu membawa hasil kebun, pedagang lebih mudah menjaga pasokan dagangan, dan masyarakat mendapatkan bahan pangan yang lebih segar di pasar,” katanya.

Untuk menggunakan layanan tersebut, petani dan pedagang diwajibkan melakukan registrasi di loket stasiun menggunakan KTP guna memperoleh kartu khusus pelanggan.

KAI juga menyesuaikan fasilitas kereta dengan kebutuhan pengguna yang membawa hasil pertanian dan barang dagangan. Kereta dilengkapi tempat duduk menyamping berkapasitas 73 pelanggan, pintu lebih lebar, serta ruang penyimpanan barang bawaan agar proses naik turun menjadi lebih mudah.

Anne menambahkan layanan tersebut menunjukkan peran transportasi publik dalam mendukung aktivitas pertanian dan perputaran ekonomi masyarakat di pasar tradisional.

“Di setiap perjalanan kereta ini ada hasil panen yang dirawat dengan kerja keras selama berbulan-bulan. Ada pedagang yang berangkat dini hari demi menjaga usahanya tetap hidup. Saat perjalanan menjadi lebih ringan dan distribusi semakin lancar, masyarakat dapat merasakan manfaat yang dekat dengan kehidupan mereka sehari-hari,” tutup Anne.(fahmi)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Security KAI Gagalkan Pencurian Kabel Grounding LRT Jabodebek

17 Agustus 2026 - 00:23 WIB

Jelang 17 Agustus, 16.913 Tiket Promo KAI Terjual, Pemesanan Long Weekend Capai 706.908 Tiket

16 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Kereta Merdeka KAI Semarakkan HUT ke-81 RI, Ada Lomba hingga Upgrade Kelas Gratis

16 Agustus 2026 - 14:52 WIB

Libur Panjang HUT RI, Penumpang Whoosh Tembus 45.889 Orang dalam Dua Hari

16 Agustus 2026 - 13:08 WIB

KAI Group Layani 307,86 Juta Pelanggan, Kereta Api Dorong Mobilitas Rendah Emisi

16 Agustus 2026 - 12:58 WIB

KAI Siapkan 3.740 Hunian di TOD Manggarai, 1.232 Unit untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah-Menengah

16 Agustus 2026 - 01:55 WIB

KAI Catat 9.614 Tiket Promo Diskon 17% untuk Keberangkatan 17 Agustus Terjual

16 Agustus 2026 - 01:31 WIB

Sambut Libur Panjang HUT ke-81 RI, Promo Naik Whoosh Cuma Rp8.800 dan Potongan hingga Rp200.000

15 Agustus 2026 - 16:04 WIB

Perjalanan KA di Sumatra Tumbuh, KAI Layani 35,26 Juta Pelanggan

15 Agustus 2026 - 10:21 WIB

Peringati Hari Kemerdekaan, Menhub Dudy Ajak Masyarakat Manfaatkan Tarif Spesial Angkutan Umum, cuma Rp8!

15 Agustus 2026 - 07:44 WIB

Trending di JALUR