Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta menertibkan puluhan bangunan dan lapak yang berada di sepanjang petak jalan Stasiun Pasarsenen–Pasar Gaplok.
Langkah ini dilakukan untuk menjaga keselamatan perjalanan kereta api sekaligus mengembalikan fungsi ruang manfaat dan ruang milik jalur kereta api sesuai peruntukannya.

Kegiatan bersih lintas dan penertiban kawasan tersebut berlangsung selama dua hari, Sabtu hingga Ahad (27–28/6), dengan melibatkan pemerintah serta berbagai unsur terkait.
Dalam pelaksanaannya, KAI Daop 1 Jakarta menertibkan 38 lapak dan 57 bangunan tidak resmi yang berada di sekitar jalur rel. Setelah penertiban, petugas juga membersihkan material sisa pembongkaran agar area jalur kereta api menjadi lebih steril, tertib, dan aman.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen KAI dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api, terutama di lokasi yang berpotensi mengganggu operasional.
“Penertiban ini dilakukan untuk memastikan ruang manfaat dan ruang milik jalur kereta api kembali berfungsi sebagaimana mestinya. Area di sekitar jalur harus tetap steril dari bangunan maupun aktivitas yang dapat membahayakan masyarakat dan mengganggu keselamatan perjalanan kereta api,” ujar Franoto.
Selain penertiban bangunan, kegiatan ini juga diikuti relokasi 183 warga yang berasal dari 57 kepala keluarga. Mereka dipindahkan ke Hunian Senen yang telah disiapkan pemerintah.
Menurut Franoto, proses relokasi dilakukan secara terkoordinasi bersama berbagai pihak agar penataan kawasan berjalan tertib, aman, sekaligus tetap memperhatikan aspek sosial bagi masyarakat terdampak.
Ia menegaskan, program bersih lintas tidak hanya berfokus pada penataan fisik kawasan, tetapi juga menjadi langkah preventif untuk mengurangi potensi bahaya di sekitar jalur rel.
“Melalui kegiatan ini kami ingin meminimalisasi berbagai potensi gangguan, seperti aktivitas masyarakat yang terlalu dekat dengan rel, keberadaan bangunan liar, maupun benda atau material yang dapat mengganggu perjalanan kereta api,” jelasnya.
Franoto juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah dan seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan penataan kawasan tersebut.
“KAI menyampaikan apresiasi kepada pemerintah dan seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan ini. Kolaborasi menjadi kunci agar penataan kawasan perkeretaapian dapat berjalan baik, sekaligus menghadirkan lingkungan yang lebih aman bagi perjalanan kereta api dan masyarakat sekitar,” tuturnya.
KAI Daop 1 Jakarta menegaskan akan terus melakukan pengawasan, penataan kawasan, serta kegiatan bersih lintas secara berkala sebagai bagian dari upaya meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api. Dengan penataan ini, kawasan petak jalan Stasiun Pasarsenen–Pasar Gaplok diharapkan semakin tertib, steril, dan mampu mendukung kelancaran operasional kereta api.(fahmi)






























