Menu

Mode Gelap
AHY dan Jajaran Kemenko Infrastruktur Hadiri Ratas Bersama Presiden Prabowo Astra Credit Companies Tanam Mangrove di Pontianak JKA dan Bencana – Kelalaian DPRA dan Gubernur? Gerai Kekinian Karya UMKM Lokal Percantik Kawasan Danau Lut Tawar UBSI Gelar Pengabdian Masyarakat di SMK Taruna Bhakti, Dorong Siswa Jadi Influencer Budaya Lokal KAI Commuter Rilis KMT Edisi Khusus Comifuro 22 di ICE BSD

PERON

KAI Intensifkan Inspeksi Jalur untuk Memperkuat Keandalan Prasarana dan Layanan di Stasiun Jelang Nataru

badge-check


 KAI Intensifkan Inspeksi Jalur untuk Memperkuat Keandalan Prasarana dan Layanan di Stasiun Jelang Nataru Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) melaksanakan inspeksi jalur secara menyeluruh menggunakan Kereta Api Inspeksi (KAIS) guna memastikan kesiapan prasarana dan layanan di stasiun menjelang Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Kegiatan berlangsung pada 2 hingga 4 Desember 2025 dan meliputi lintas utara serta selatan Pulau Jawa. Pemeriksaan ini menjadi langkah penting untuk menjaga keandalan perjalanan selama 18 hari masa angkutan Nataru yang berlangsung pada 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menyampaikan bahwa pemeriksaan dilakukan secara detail pada seluruh unsur operasional untuk memastikan jalur dan fasilitas berada pada kondisi terbaik. Ia menegaskan bahwa penguatan ini dipersiapkan agar pelanggan dapat menikmati perjalanan yang aman, lancar, dan nyaman pada periode libur akhir tahun.

“Kami menempatkan keselamatan sebagai tujuan utama. Inspeksi ini difokuskan pada kondisi jalur, sinyal, jembatan, serta kesiapan fasilitas stasiun agar seluruh perjalanan dapat berlangsung optimal,” ujar Bobby.

Inspeksi dilakukan melalui dua lintas utama di Pulau Jawa. Pada jalur utara, KAIS bergerak dari Stasiun Gambir menuju Cikampek, Cirebon, Tegal, Semarang Tawang, Cepu, Surabaya Pasar Turi, Surabaya Gubeng, Bangil, Jember, Kalisetail, Ketapang, lalu kembali menuju Surabaya Gubeng melalui lintasan yang sama. Pada lintas selatan, perjalanan dimulai dari Bandung melalui Warungbandrek, Cipeundeuy, Karangpucung, Banjar, Gandrungmangun, Kroya, Purwokerto, Kutoarjo, Yogyakarta, Solo Balapan, Walikukun, Madiun, Tulungagung, Blitar, Wlingi, Malang Kota Lama, Malang, Sengon, Bangil, hingga tiba di Surabaya Gubeng. Seluruh stasiun dan titik operasional dipantau langsung guna memastikan kesiapan layanan dan kondisi fasilitas.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menjelaskan bahwa inspeksi bersama DJKA Kemenhub dan KNKT merupakan bentuk koordinasi intensif dalam menjaga kesiapan prasarana dan layanan menjelang periode mobilitas yang meningkat. Pemeriksaan mencakup jalur, sarana, dan kesiapan stasiun dalam melayani kebutuhan pelanggan selama Nataru.

“Antisipasi aspek keselamatan serta penguatan layanan pelanggan terus kami perkuat agar perjalanan berlangsung aman dan nyaman bagi pelanggan pada musim liburan ini,” ujar Anne.

KAI juga meningkatkan keandalan prasarana melalui pemasangan 84.525 meter rel baru untuk menjaga stabilitas jalur. Sebanyak 189.883 meter kubik batu kricak turut ditambahkan sebagai pondasi peredam getaran, serta 12.084 batang bantalan sintetis ditempatkan pada jembatan berstruktur baja guna mendukung daya tahan jalur dalam jangka panjang.

Untuk memperkuat kesiapan operasional, KAI menempatkan 19 lokomotif, 17 kereta pembangkit, dan 3 crane pada titik strategis. Sebanyak 2.483 petugas tambahan juga disiagakan, mulai dari pemeriksa jalur, penjaga perlintasan, petugas layanan pelanggan, petugas kebersihan, hingga petugas keamanan. Pusat Posko Terpadu Nataru beroperasi penuh sebagai pusat pengawasan layanan dan keselamatan secara real time di seluruh wilayah kerja.

Anne menegaskan bahwa seluruh rangkaian persiapan diarahkan agar perjalanan pada masa libur akhir tahun berlangsung nyaman dan terkoneksi dengan baik antarwilayah. Ia menekankan bahwa koordinasi seluruh unsur operasional menjadi fondasi penting dalam mendukung kelancaran mobilitas masyarakat.

“Inspeksi ini memastikan kesiapan rel, perlintasan, sarana, dan fasilitas stasiun agar layanan kepada pelanggan berjalan optimal. Semangat Nataru Terhubung kami hadirkan melalui kesiapan prasarana dan layanan yang mendorong kelancaran mobilitas masyarakat dari berbagai daerah,” tutup Anne.(****)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KAI Commuter Rilis KMT Edisi Khusus Comifuro 22 di ICE BSD

15 Mei 2026 - 12:45 WIB

142 Ribu Tiket KA Jarak Jauh dari Daop 1 Jakarta Terjual Selama Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus

15 Mei 2026 - 12:38 WIB

KAI: Ketertiban di Stasiun dan Perlintasan jadi Kesan Positif bagi Wisatawan Asing

14 Mei 2026 - 20:12 WIB

KAI Commuter Tambah 4 Perjalanan Yogyakarta–Palur Selama Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus

14 Mei 2026 - 11:33 WIB

KAI Layani 196 Ribu Penumpang pada Hari Pertama Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus

14 Mei 2026 - 11:17 WIB

Penjualan Tiket Whoosh di Long Weekend Capai 33.602, KCIC Siapkan Fasilitas dan Layanan Penunjang bagi Penumpang Berkebutuhan Khusus

14 Mei 2026 - 11:09 WIB

KKP: Modernisasi Kapal Perikanan untuk Nelayan Naik Kelas Bertahap sampai 2028

14 Mei 2026 - 11:00 WIB

Presiden Prabowo saat mengunjungi bersama Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono saat meninjau Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Leato Selatan di Gorontalo beberapa waktu lalu (Foto : Sekretariat Presiden)

KAI Pasang Palang Pintu Baru di Perlintasan Ampera Bekasi Timur

14 Mei 2026 - 10:31 WIB

Masuki Libur Panjang, Okupansi Whoosh dari Halim Capai 95%

14 Mei 2026 - 10:14 WIB

KAI Angkut 16,6 Juta Ton Batu Bara hingga April 2026 untuk Dukung Pasokan Energi Jawa-Bali

13 Mei 2026 - 18:34 WIB

Trending di PERON