Menu ✖

Mode Gelap
Kemenhub Perkuat Aksi Nyata Penanganan Kendaraan ODOL di Jatim Catatan Iwan Piliang: Nazali Lempo untuk Jaksa Agung – Menguji Kapasitas, Integritas, dan Kepastian Hukum Naik JakLingko dari Stasiun MRT Mulai Senin dapat Gunakan Semua Jenis Kartu Uang Elektronik Nazali Lempo dan Wacana Jaksa Agung: Pengalaman Militer, Kepastian Hukum, dan Perluasan Peran TNI di Era Prabowo Kemenhub Perkuat Standar Pedoman Alat Penolong Kapal Antrean Solar Mengular di SPBU Gintong Pidie, Pengemudi L300 Kesal Menunggu Berjam-jam

PERON

KAI Intensifkan Inspeksi Jalur untuk Memperkuat Keandalan Prasarana dan Layanan di Stasiun Jelang Nataru

badge-check


 KAI Intensifkan Inspeksi Jalur untuk Memperkuat Keandalan Prasarana dan Layanan di Stasiun Jelang Nataru Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) melaksanakan inspeksi jalur secara menyeluruh menggunakan Kereta Api Inspeksi (KAIS) guna memastikan kesiapan prasarana dan layanan di stasiun menjelang Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Kegiatan berlangsung pada 2 hingga 4 Desember 2025 dan meliputi lintas utara serta selatan Pulau Jawa. Pemeriksaan ini menjadi langkah penting untuk menjaga keandalan perjalanan selama 18 hari masa angkutan Nataru yang berlangsung pada 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menyampaikan bahwa pemeriksaan dilakukan secara detail pada seluruh unsur operasional untuk memastikan jalur dan fasilitas berada pada kondisi terbaik. Ia menegaskan bahwa penguatan ini dipersiapkan agar pelanggan dapat menikmati perjalanan yang aman, lancar, dan nyaman pada periode libur akhir tahun.

“Kami menempatkan keselamatan sebagai tujuan utama. Inspeksi ini difokuskan pada kondisi jalur, sinyal, jembatan, serta kesiapan fasilitas stasiun agar seluruh perjalanan dapat berlangsung optimal,” ujar Bobby.

Inspeksi dilakukan melalui dua lintas utama di Pulau Jawa. Pada jalur utara, KAIS bergerak dari Stasiun Gambir menuju Cikampek, Cirebon, Tegal, Semarang Tawang, Cepu, Surabaya Pasar Turi, Surabaya Gubeng, Bangil, Jember, Kalisetail, Ketapang, lalu kembali menuju Surabaya Gubeng melalui lintasan yang sama. Pada lintas selatan, perjalanan dimulai dari Bandung melalui Warungbandrek, Cipeundeuy, Karangpucung, Banjar, Gandrungmangun, Kroya, Purwokerto, Kutoarjo, Yogyakarta, Solo Balapan, Walikukun, Madiun, Tulungagung, Blitar, Wlingi, Malang Kota Lama, Malang, Sengon, Bangil, hingga tiba di Surabaya Gubeng. Seluruh stasiun dan titik operasional dipantau langsung guna memastikan kesiapan layanan dan kondisi fasilitas.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menjelaskan bahwa inspeksi bersama DJKA Kemenhub dan KNKT merupakan bentuk koordinasi intensif dalam menjaga kesiapan prasarana dan layanan menjelang periode mobilitas yang meningkat. Pemeriksaan mencakup jalur, sarana, dan kesiapan stasiun dalam melayani kebutuhan pelanggan selama Nataru.

“Antisipasi aspek keselamatan serta penguatan layanan pelanggan terus kami perkuat agar perjalanan berlangsung aman dan nyaman bagi pelanggan pada musim liburan ini,” ujar Anne.

KAI juga meningkatkan keandalan prasarana melalui pemasangan 84.525 meter rel baru untuk menjaga stabilitas jalur. Sebanyak 189.883 meter kubik batu kricak turut ditambahkan sebagai pondasi peredam getaran, serta 12.084 batang bantalan sintetis ditempatkan pada jembatan berstruktur baja guna mendukung daya tahan jalur dalam jangka panjang.

Untuk memperkuat kesiapan operasional, KAI menempatkan 19 lokomotif, 17 kereta pembangkit, dan 3 crane pada titik strategis. Sebanyak 2.483 petugas tambahan juga disiagakan, mulai dari pemeriksa jalur, penjaga perlintasan, petugas layanan pelanggan, petugas kebersihan, hingga petugas keamanan. Pusat Posko Terpadu Nataru beroperasi penuh sebagai pusat pengawasan layanan dan keselamatan secara real time di seluruh wilayah kerja.

Anne menegaskan bahwa seluruh rangkaian persiapan diarahkan agar perjalanan pada masa libur akhir tahun berlangsung nyaman dan terkoneksi dengan baik antarwilayah. Ia menekankan bahwa koordinasi seluruh unsur operasional menjadi fondasi penting dalam mendukung kelancaran mobilitas masyarakat.

“Inspeksi ini memastikan kesiapan rel, perlintasan, sarana, dan fasilitas stasiun agar layanan kepada pelanggan berjalan optimal. Semangat Nataru Terhubung kami hadirkan melalui kesiapan prasarana dan layanan yang mendorong kelancaran mobilitas masyarakat dari berbagai daerah,” tutup Anne.(****)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Naik JakLingko dari Stasiun MRT Mulai Senin dapat Gunakan Semua Jenis Kartu Uang Elektronik

10 Oktober 2026 - 15:34 WIB

Pelanggan KA Purwojaya Tembus 408 Ribu, Rute Cilacap–Jakarta Makin Diminati

10 Oktober 2026 - 05:26 WIB

KAI: Lima Stasiun di Dekat Pelabuhan Catat Hampir 12 Juta Aktivitas Pelanggan

10 Oktober 2026 - 05:03 WIB

KAI Angkut 4,44 Juta Ton Petikemas, Naik 19,57 Persen

10 Oktober 2026 - 01:35 WIB

KAI Daop 1 Jakarta Mulai Tempatkan Petugas Jaga di Lima Perlintasan Sebidang di Bekasi dan Tangerang

10 Oktober 2026 - 00:28 WIB

KAI Services Resmikan TPS3R di Stasiun Gambir, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi

9 Oktober 2026 - 11:32 WIB

Angkutan Perkebunan Melesat, KAI Catat 480.121 Ton hingga September 2026

9 Oktober 2026 - 05:12 WIB

Enam Wilayah KAI Tumbuh Dua Digit, Aktivitas Pelanggan Capai 89,95 Juta

8 Oktober 2026 - 23:19 WIB

Kemenhub Dorong Integrasi Transportasi dan Tata Ruang pada KBT

8 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Perlintasan Tak Dijaga Dominasi Kecelakaan, KAI Perkuat Keselamatan

8 Oktober 2026 - 16:56 WIB

Trending di PERON