Menu

Mode Gelap
Enam Manuskrip Bersejarah Aceh Diduga Dikuasai Bangsawan Malaysia Selama 20 Tahun Petugas Kebersihan Stasiun Madiun Raih Frontliner of The Month KAI Services Mei 2026 Penumpang Kereta Compartment Suite Naik 79 Persen, KAI Catat 20.565 Pelanggan hingga Mei 2026 KAI Kembangkan 113 Unit PLTS, Berpotensi Kurangi Emisi Hingga 5.800 Ton CO₂ per Tahun Vedra dan Felicia Banjir Pujian Saat Bawakan Tembang Milik Lesti Kejora dan King Nasar Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu Tingkatkan Layanan Curah Cair

PERON

KAI Kembangkan 113 Unit PLTS, Berpotensi Kurangi Emisi Hingga 5.800 Ton CO₂ per Tahun

badge-check


 KAI Kembangkan 113 Unit PLTS, Berpotensi Kurangi Emisi Hingga 5.800 Ton CO₂ per Tahun Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus memperkuat komitmennya terhadap keberlanjutan melalui pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di berbagai fasilitas operasional.

Hingga Juni 2026, KAI telah mengoperasikan 113 unit PLTS dengan total kapasitas terpasang mencapai 4.430,65 kilowatt peak (kWp) yang tersebar di 92 lokasi di berbagai wilayah Indonesia.

Instalasi PLTS tersebut berada di 62 stasiun, 10 balai yasa, 6 griya karya, 3 depo, 1 kantor, dan 1 gedung record center. Program ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam meningkatkan pemanfaatan energi baru terbarukan sekaligus mendukung agenda transisi energi bersih nasional.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan pengembangan PLTS dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kebutuhan operasional dan potensi pemanfaatan energi surya pada aset-aset perusahaan.

“Pengembangan PLTS menjadi bagian dari upaya KAI untuk meningkatkan pemanfaatan energi bersih dalam operasional perusahaan. Program ini terus kami kembangkan secara bertahap seiring komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan dan efisiensi energi,” ujar Anne.

Menurut berbagai kajian teknis, setiap 1 kWp sistem PLTS di Indonesia dapat menghasilkan sekitar 1.300 hingga 1.500 kWh listrik per tahun, tergantung tingkat penyinaran matahari dan kondisi lokasi pemasangan. Dengan kapasitas terpasang 4.430,65 kWp, PLTS yang dimiliki KAI diperkirakan mampu menghasilkan energi bersih sekitar 5,8 juta hingga 6,6 juta kWh per tahun.

Produksi listrik tersebut juga berkontribusi terhadap pengurangan emisi gas rumah kaca. Berdasarkan Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 163.K/HK.02/MEM.S/2021 tentang Penetapan Faktor Emisi Gas Rumah Kaca Sistem Ketenagalistrikan, faktor emisi sistem interkoneksi Jawa-Madura-Bali (Jamali) berada pada kisaran 0,84–0,87 ton CO₂ per megawatt hour (MWh).

Mengacu pada faktor emisi tersebut, pemanfaatan PLTS KAI berpotensi menekan emisi karbon sekitar 5.100 hingga 5.800 ton CO₂ per tahun. Pengurangan emisi tersebut diperoleh dari energi listrik yang dihasilkan PLTS dan menggantikan sebagian konsumsi listrik yang bersumber dari pembangkit berbahan bakar fosil.

Selain mendukung target pengurangan emisi, pengembangan PLTS juga menjadi bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang dijalankan perusahaan. Pemanfaatan energi surya dinilai mampu meningkatkan efisiensi energi, memperkuat ketahanan energi fasilitas operasional, serta memperluas penggunaan sumber energi terbarukan di lingkungan KAI.

Saat ini, panel surya telah terpasang dan beroperasi di berbagai stasiun, balai yasa, depo, dan fasilitas operasional lainnya. Keberadaan teknologi tersebut menjadi bagian dari transformasi perusahaan dalam mewujudkan layanan transportasi yang lebih ramah lingkungan.

“Transformasi menuju transportasi berkelanjutan memerlukan langkah yang konsisten. KAI akan terus mengembangkan berbagai inisiatif yang mendukung efisiensi energi, pengurangan emisi, serta penciptaan nilai berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan,” kata Anne.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Petugas Kebersihan Stasiun Madiun Raih Frontliner of The Month KAI Services Mei 2026

9 Juni 2026 - 21:12 WIB

Pingki Eka Islami, petugas kebersihan KAI Services di Stasiun Madiun, meraih penghargaan Frontliner of The Month periode Mei 2026.

Penumpang Kereta Compartment Suite Naik 79 Persen, KAI Catat 20.565 Pelanggan hingga Mei 2026

9 Juni 2026 - 21:05 WIB

Penumpang Commuter Line Basoetta Tembus 1 Juta Orang, Naik 14,78 Persen hingga Mei 2026

9 Juni 2026 - 09:16 WIB

KAI Siapkan 1,17 Juta Kursi, Penjualan Tiket Diskon 30 Persen Tembus 86 Ribu dalam Tiga Hari

9 Juni 2026 - 08:25 WIB

Tingkatkan Kesiapsiagaan dan Keselamatan Kerja, KAI Services Gelar Diklap K3 dan P3K

8 Juni 2026 - 09:45 WIB

Penumpang KA Ciremai Naik 9 Persen pada Januari–Mei 2026, Layani 126.580 Pelanggan

7 Juni 2026 - 22:04 WIB

Penumpang KA Makassar-Parepare Tumbuh 25,48 Persen, KAI Catat 145.735 Pelanggan hingga Mei 2026

7 Juni 2026 - 21:28 WIB

KA Mataram Jadi Pilihan Wisata Akhir Pekan ke Solo, Tawarkan Perjalanan Nyaman dengan Rangkaian New Generation

7 Juni 2026 - 20:33 WIB

Suasana ramai penumpang kereta api. (Ist)

KAI Operasikan 391 Kereta Stainless Steel New Generation, Modernisasi Sarana Berlanjut hingga 2027

6 Juni 2026 - 16:55 WIB

Banpres Rp4 Triliun untuk Perlintasan Sebidang Dikelola KAI, Tidak Masuk Anggaran Kemenhub 2026

6 Juni 2026 - 16:21 WIB

Kereta Api. (Ist)
Trending di PERON