Menu

Mode Gelap
Alun-alun Garut Dipasangi Baner Jangan Eksploitasi Anak. Lindungi Haknya, Jaga Masa Depannya InJourney Airports Siapkan Bus Gratis Bagi Penumpang ke Yogyakarta, Solo, Semarang, dan Surabaya dari Bandara Soekarno-Hatta Waspada! Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Picu Peningkatan Pencemaran Udara di Sejumlah Wilayah Aneh! Jadi Korban Pengeroyokan di Margonda, Pria Istimewa Ini Justru Diperiksa di Polres Depok TOP BRSN PKS Kabupaten Bogor Diikuti Lebih 180 Peserta, Perkuat Relawan Menuju Pemilu 2029 42 Operasional Penerbangan di Bandara Ngurah Rai Bali Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

PERON

KAI: Kinerja LRT Jabodebek Terus Melesat, Jumlah Pelanggan Tembus Lebih 57 Juta

badge-check


 KAI: Kinerja LRT Jabodebek Terus Melesat, Jumlah Pelanggan Tembus Lebih 57 Juta Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat kinerja pertumbuhan yang konsisten pada layanan LRT Jabodebek sejak mulai beroperasi pada Agustus 2023 hingga Januari 2026. Dalam periode tersebut, LRT Jabodebek telah melayani 57.149.924 pelanggan, mencerminkan peran strategis transportasi rel perkotaan dalam mendukung mobilitas masyarakat Jabodetabek yang terus berkembang.

Pada Januari 2026, LRT Jabodebek melayani 2.714.594 pelanggan, meningkat signifikan dibandingkan 2.146.859 pelanggan pada Januari 2025 dan 1.200.399 pelanggan pada Januari 2024. Tren ini menunjukkan semakin kuatnya kepercayaan masyarakat terhadap LRT Jabodebek sebagai moda transportasi harian, khususnya untuk perjalanan kerja dan aktivitas ekonomi di kawasan perkotaan.

Secara tahunan, akselerasi pertumbuhan juga terlihat jelas. Sepanjang 2024, LRT Jabodebek melayani 21.055.870 pelanggan, kemudian meningkat menjadi 28.816.787 pelanggan pada 2025. Pertumbuhan ini berjalan seiring dengan berkembangnya kawasan hunian, pusat perkantoran, serta aktivitas jasa yang membutuhkan konektivitas transportasi publik yang andal, terjadwal, dan berkelanjutan.

Distribusi pergerakan pelanggan pada stasiun-stasiun utama menunjukkan kontribusi LRT Jabodebek dalam membentuk keterhubungan kawasan. Stasiun Dukuh Atas mencatat 17.548.139 gate in dan gate out, menjadikannya simpul pergerakan tertinggi. Kawasan ini berfungsi sebagai pusat integrasi antarmoda yang menghubungkan berbagai layanan transportasi publik sekaligus berada di jantung kawasan perkantoran dan pusat bisnis.

Stasiun Harjamukti melayani 13.281.814 gate in dan gate out, mencerminkan perannya sebagai akses utama kawasan hunian yang berkembang pesat di wilayah timur. Konektivitas langsung menuju pusat aktivitas mendorong pergeseran pola perjalanan masyarakat dari kendaraan pribadi ke transportasi publik berbasis rel.

Sementara itu, Stasiun Kuningan mencatat 10.274.649 gate in dan gate out, didorong karakter kawasan sebagai pusat perkantoran, kedutaan, dan layanan jasa. Pergerakan tinggi di stasiun ini menegaskan peran LRT Jabodebek dalam menopang aktivitas ekonomi formal yang menuntut kepastian waktu tempuh. Stasiun Cikoko melayani 9.246.972 gate in dan gate out sebagai simpul integrasi antarlayanan kereta perkotaan, sedangkan Stasiun Pancoran dengan 7.347.741 gate in dan gate out memperkuat keterkaitan kawasan hunian dan pusat kegiatan.

Kinerja LRT Jabodebek tersebut sejalan dengan dinamika mobilitas penduduk. Data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025 mencatat peningkatan aktivitas perjalanan harian penduduk usia produktif di kawasan perkotaan, terutama untuk bekerja dan mengakses layanan ekonomi. Transportasi rel perkotaan menjadi elemen penting dalam menjaga keterhubungan kawasan, meningkatkan efisiensi perjalanan, serta mendukung pengurangan ketergantungan pada kendaraan pribadi.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan bahwa pertumbuhan pelanggan LRT Jabodebek mencerminkan manfaat nyata layanan ini dalam mendukung pengembangan kawasan dan agenda pembangunan nasional.

“LRT Jabodebek dirancang untuk menghubungkan kawasan hunian, pusat aktivitas, dan simpul transportasi secara terintegrasi. Pertumbuhan pelanggan yang konsisten menunjukkan bahwa layanan ini semakin menjadi bagian dari keseharian masyarakat, sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam membangun sistem transportasi perkotaan yang berkelanjutan, efisien, dan berorientasi pada pelayanan publik,” ujar Anne.

Ke depan, LRT Jabodebek diproyeksikan semakin berperan dalam mendukung mobilitas perkotaan seiring berkembangnya pusat-pusat aktivitas baru dan penguatan integrasi antarmoda. Dengan tren pertumbuhan yang terjaga sejak awal operasi, LRT Jabodebek menjadi bagian penting dari transformasi transportasi publik nasional menuju sistem yang lebih terhubung, adaptif, dan berkelanjutan.(****)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Ada Erupsi Gunung Anak Krakatau, Volume Penumpang KA dari Daop 1 Jakarta Naik 16 Persen

6 September 2026 - 17:56 WIB

Abu Vulkanik GAK Terpantau di Sejumlah Stasiun, Operasional Commuter Line Tetap Normal

6 September 2026 - 16:00 WIB

Dampak Aktivitas Anak Krakatau, KAI Tambah Perjalanan KA Arah Jakarta

6 September 2026 - 14:45 WIB

KAI Pastikan Operasional Kereta Api Tetap Aman di Tengah Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau

6 September 2026 - 14:35 WIB

Antisipasi Paparan Abu Vulkanik, KAI Daop 1 Jakarta Imbau Pelanggan Jaga Kesehatan dan Patuhi Arahan Petugas

6 September 2026 - 14:10 WIB

KAI Daop 1 Pantau Jalur Kereta di Tengah Sebaran Abu Gunung Anak Krakatau: Perjalanan Aman

6 September 2026 - 08:35 WIB

KAI Group Layani 351 Juta Pelanggan, 90 Persen di Antaranya Gunakan Layanan PSO dan Perintis

6 September 2026 - 05:14 WIB

21.911 Wisman Naik Kereta di Sumatra hingga Agustus 2026, Medan Jadi yang Terbanyak

5 September 2026 - 18:16 WIB

KAI Perkuat Integrasi Stasiun Karet-Sudirman Baru, Siapkan Travelator dan Fasilitas Akses

5 September 2026 - 17:12 WIB

498.232 Turis Mancanegara Naik Kereta Api hingga Agustus 2026, Yogyakarta Jadi Favorit

5 September 2026 - 12:13 WIB

Trending di PERON