Menu

Mode Gelap
BNN Gelar Anjangsana ke Mantan Kepala BNN Heru Winarko Jelang HANI 2026 Menbud Klaim Market Share Film Domestik Tembus 67%, Tapi Penonton Bioskop Masih Susut B50 Mulai 1 Juli: 14 Juta Kiloliter Impor Ditebas, Risiko Mesin Mengintai Pameran Tunggal Andri Wintarso Angkat Art Therapy dan Kisah Kemanusiaan Penyandang Disabilitas Mengintip Transformasi PELNI di Bawah Kepemimpinan Tri Andayani Perhatian! Ada Perawatan Ruas Tol Jagorawi hingga 22 Juni

PERON

KAI Layani 24,37 Juta Pelanggan Kereta Api sampai Mei 2026, Hubungkan Pusat Ekonomi, Pendidikan, Wisata, hingga Keluarga di Jawa serta Sumatra

badge-check


 KAI Layani 24,37 Juta Pelanggan Kereta Api sampai Mei 2026, Hubungkan Pusat Ekonomi, Pendidikan, Wisata, hingga Keluarga di Jawa serta Sumatra Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat layanan kereta api jarak jauh dan kereta api lokal yang dikelola KAI melayani 24.372.733 pelanggan sepanjang Januari–Mei 2026. Jumlah tersebut meningkat 9,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang mencapai 22.168.570 pelanggan.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan pertumbuhan pelanggan tersebut menunjukkan semakin kuatnya peran kereta api sebagai moda transportasi yang menghubungkan berbagai daerah dan mendukung mobilitas masyarakat.

“Kereta api menghubungkan pusat aktivitas masyarakat, mulai dari kawasan ekonomi, kota pendidikan, destinasi wisata, layanan publik, sampai perjalanan keluarga,” ujar Anne dalam keterangan tertulis, Selasa (17/6).

Berdasarkan jenis layanan, KA Jarak Jauh Komersial menjadi penyumbang pelanggan terbesar dengan 15.605.465 pelanggan, naik 10,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, KA Jarak Jauh PSO melayani 4.951.267 pelanggan atau tumbuh 5,1 persen.

Adapun KA Lokal PSO melayani 2.930.898 pelanggan, meningkat 13 persen, sedangkan KA Lokal Komersial melayani 885.103 pelanggan, tumbuh 15,1 persen.

Dari sisi kelas layanan, KA Eksekutif mencatat pertumbuhan tertinggi dengan melayani 6.128.848 pelanggan atau naik 19,1 persen. Sementara KA Ekonomi melayani 14.173.952 pelanggan atau meningkat 7,5 persen, dan KA Lokal Ekonomi melayani 3.643.146 pelanggan atau naik 13,9 persen.

Menurut Anne, komposisi tersebut menunjukkan kebutuhan pelanggan yang beragam, mulai dari perjalanan jarak jauh hingga mobilitas harian menggunakan kereta lokal.

Pertumbuhan pelanggan juga terjadi di seluruh wilayah operasi KAI. Di Pulau Jawa, Daop 1 Jakarta menjadi wilayah dengan jumlah pelanggan terbesar, yakni 4.908.052 pelanggan, disusul Daop 6 Yogyakarta sebanyak 3.178.503 pelanggan, Daop 4 Semarang 2.933.516 pelanggan, dan Daop 8 Surabaya 2.576.727 pelanggan.

Sementara itu, di Sumatra, Divre I Sumatera Utara melayani 1.155.256 pelanggan, Divre II Sumatera Barat 915.603 pelanggan, Divre IV Tanjungkarang 564.567 pelanggan, dan Divre III Palembang 500.303 pelanggan.

KAI mencatat pertumbuhan tertinggi di wilayah Sumatra terjadi di Divre IV Tanjungkarang sebesar 17,7 persen, diikuti Divre II Sumatera Barat sebesar 14,2 persen dan Divre III Palembang sebesar 12,7 persen.

“Pertumbuhan pelanggan di Divre menunjukkan bahwa layanan kereta api terus relevan sebagai penghubung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat,” kata Anne.

Sejumlah kereta api jarak jauh juga mencatat volume pelanggan tinggi sepanjang Januari–Mei 2026. KA Jayakarta melayani 305.542 pelanggan, disusul KA Kertajaya sebanyak 283.888 pelanggan. Selain itu, KA Logawa melayani 139.440 pelanggan, KA Ambarawa Ekspres 136.681 pelanggan, KA Malabar 134.370 pelanggan, dan KA Ranggajati 132.259 pelanggan.

Dari sisi pemanfaatan kapasitas, sejumlah kereta api seperti Blambangan, Jayabaya, Wijayakusuma, Malabar, dan Pandalungan mencatat tingkat okupansi di atas 100 persen. Kondisi tersebut dimungkinkan karena kursi digunakan secara bergantian oleh pelanggan pada relasi yang berbeda dalam satu perjalanan.

Kinerja positif juga berlanjut pada Mei 2026. Pada bulan tersebut, layanan KA Jarak Jauh dan KA Lokal KAI melayani 5.154.293 pelanggan, meningkat 15,6 persen dibandingkan Mei 2025 yang mencapai 4.458.901 pelanggan.

Rata-rata volume pelanggan pada Mei 2026 mencapai 166.268 pelanggan per hari, dengan rata-rata pelanggan KA Jarak Jauh sebanyak 139.485 pelanggan per hari.

Anne menegaskan peningkatan jumlah pelanggan menjadi motivasi bagi KAI untuk terus meningkatkan kualitas layanan, mulai dari keselamatan operasional, keandalan sarana, kebersihan stasiun dan kereta api, hingga kemudahan pembelian tiket melalui aplikasi Access by KAI.

“KAI akan terus menjaga kereta api sebagai transportasi publik yang aman, nyaman, terjadwal, dan relevan bagi masyarakat. Pertumbuhan pelanggan menjadi semangat bagi kami untuk memperkuat keterhubungan antardaerah dan menghadirkan layanan yang semakin dekat dengan kebutuhan pelanggan,” tutup Anne.(fahmi)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KAI Perkuat Layanan PSO, KA Cikuray dan Kereta Petani-Pedagang Jadi Penopang Mobilitas Ekonomi Rakyat

18 Juni 2026 - 19:00 WIB

Lebih Seabad Rel Lampung, KAI Catat 498 Ribu Penumpang dan 11,44 Juta Ton Angkutan Barang

18 Juni 2026 - 17:11 WIB

Hari Pertama Beroperasi, KA Pandalungan 2 Angkut 390 Penumpang dari Daop 1 Jakarta

18 Juni 2026 - 15:05 WIB

331 Ribu Tiket Diskon KA 30 Persen Ludes Terjual, KAI Masih Sediakan 843 Ribu Kursi untuk Libur Sekolah

18 Juni 2026 - 11:18 WIB

Kuliner Kereta Tebar Promo Sambut Operasional Perdana KA Pandalungan 2

18 Juni 2026 - 11:11 WIB

KAI Tingkatkan Kenyamanan KA Rajabasa, Gunakan Kereta Ekonomi Premium Modifikasi Mulai 4 Juli

18 Juni 2026 - 00:53 WIB

KAI Commuter dan Coca-Cola Hadirkan Instalasi Tematik FIFA World Cup 2026 di KRL

17 Juni 2026 - 15:07 WIB

Libur Tahun Baru Islam, Penjualan Tiket Whoosh Tembus 10.736, Arus Balik Bandung-Jakarta Mulai Terlihat

17 Juni 2026 - 09:00 WIB

KAI Perkuat Peran Rel Sumatera Selatan, Layani 2,31 Juta Penumpang dan 11,66 Juta Ton Barang

17 Juni 2026 - 06:58 WIB

KAI Angkut 26,49 Juta Ton Barang, Perkuat Efisiensi Logistik Nasional

17 Juni 2026 - 04:35 WIB

Trending di PERON