Menu

Mode Gelap
Menahun Bertahan Dengan Jalan Rusak, Warga Pakansari Desak Pemkab Bogor Segera Lakukan Perbaikan DAMRI dan BPTD Kelas II Makassar Teken Kontrak Angkutan Perintis Tahun 2026 KKP dan TNI AL Lakukan Survei Hidro-Oseanografi Dukung Pembangunan Tanggul Laut KAI Daop 7 Madiun Dorong Pariwisata Daerah Lewat Program Rail Tour Jawa Timur Jelang Libur Panjang Isra Miraj, Arus Kedatangan Penumpang di Daop 6 Yogyakarta Naik 41 Persen Libur Panjang Isra Mikraj, KAI Catat Lonjakan Perjalanan Penumpang Kereta Api

PERON

KAI Tutup 305 Perlintasan Sebidang Sepanjang 2025, Perkuat Keselamatan di Rel Kereta Api

badge-check


					KAI Tutup 305 Perlintasan Sebidang Sepanjang 2025, Perkuat Keselamatan di Rel Kereta Api Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus meningkatkan keselamatan di perlintasan sebidang melalui langkah preventif dan kolaboratif. Sepanjang Januari–November 2025, KAI mencatat telah menutup 305 perlintasan sebidang, sebagai bagian dari upaya mengurangi potensi risiko bagi perjalanan kereta api dan pengguna jalan.

Selain penutupan perlintasan, KAI melaksanakan 1.832 sosialisasi keamanan dan keselamatan, 204 sosialisasi di sekolah, serta 511 pemasangan spanduk imbauan keselamatan yang melibatkan railfans dan komunitas pecinta kereta api. Upaya edukasi ini diperkuat di wilayah dengan mobilitas warga yang tinggi dan tingkat risiko kecelakaan yang signifikan.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan bahwa peningkatan literasi keselamatan menjadi fondasi penting dalam menciptakan perjalanan yang aman dan tertib.

“Kami memperkuat edukasi keselamatan di berbagai daerah agar masyarakat semakin memahami pentingnya kewaspadaan di perlintasan sebidang. Langkah ini mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga keselamatan,” ujar Anne.

Berdasarkan evaluasi keselamatan hingga Desember 2025, masih terdapat 276 titik rawan di seluruh jaringan rel. Dari jumlah tersebut, 97 titik berada di perlintasan berpintu, dengan titik tertinggi di Daop 1 Jakarta sebanyak 20 titik. Sementara 179 titik berada pada perlintasan tidak berpintu, dengan jumlah terbesar di Divre I Sumatra Utara dan Daop 1 Jakarta masing-masing 29 titik. Temuan ini menjadi dasar KAI memperkuat monitoring dan kampanye keselamatan di berbagai wilayah.

Sebagai tambahan dukungan operasional, KAI menyiapkan 298 Penjaga Jalan Lintasan (PJL) Ekstra selama masa Nataru. PJL Ekstra ditempatkan pada lokasi perlintasan yang belum dijaga tetapi memiliki arus kendaraan padat, sehingga keberadaannya membantu menjaga kelancaran pengguna jalan serta perjalanan kereta api.

“Kehadiran PJL Ekstra sangat membantu pada periode puncak perjalanan. Ini adalah bentuk perhatian KAI dalam memastikan ruas-ruas kritis tetap terpantau,” ujar Anne.

Secara nasional terdapat 3.777 perlintasan sebidang, terdiri dari 2.763 perlintasan resmi dan 1.014 perlintasan liar. Dari jumlah tersebut, 1.862 perlintasan dijaga dan 901 belum dijaga. KAI terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat untuk meningkatkan keamanan perlintasan secara berkelanjutan.

Anne menegaskan bahwa keselamatan perjalanan membutuhkan kepedulian bersama, terutama pada periode libur Natal dan Tahun Baru yang mengalami peningkatan mobilitas masyarakat.

“Kami mengajak masyarakat berhenti sejenak, melihat kanan–kiri, dan memastikan aman sebelum melintas. Langkah sederhana ini sangat berarti bagi keselamatan diri, keluarga, dan perjalanan kereta api,” tutup Anne.(****)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KKP dan TNI AL Lakukan Survei Hidro-Oseanografi Dukung Pembangunan Tanggul Laut

15 Januari 2026 - 21:23 WIB

KAI Daop 7 Madiun Dorong Pariwisata Daerah Lewat Program Rail Tour Jawa Timur

15 Januari 2026 - 20:48 WIB

Jelang Libur Panjang Isra Miraj, Arus Kedatangan Penumpang di Daop 6 Yogyakarta Naik 41 Persen

15 Januari 2026 - 20:16 WIB

Libur Panjang Isra Mikraj, KAI Catat Lonjakan Perjalanan Penumpang Kereta Api

15 Januari 2026 - 20:08 WIB

Hari Pertama Libur Panjang Isra Miraj, Lebih 37 Ribu Penumpang Tinggalkan Jakarta dengan Kereta Api

15 Januari 2026 - 15:47 WIB

Trending di PERON