Menu

Mode Gelap
KCIC Pastikan 352 Kru Whoosh Sehat Selama Angkutan Lebaran 2026 Yes, ASDP Selesaikan Antrean Gilimanuk, Seluruh Kendaraan Telah Masuk Buffer Zone Pemerintah Memberlakukan Rekayasa Lalulintas Kendaraan Mudik 2026, Bagaimana Jalur dan Jadwalnya?  Garuda Indonesia Group Terbangkan 77 Ribu Penumpang di Puncak Mudik Lebaran Pelayanan dan Pengamanan, Wamen PAN-RB dan Wamenhub, Tinjau Kapal KM. Labobar Jelang Arus Mudik Lebaran 2026 Pelindo Solusi Digital Siagakan Posko Layanan IT Idul Fitri 2026, Pastikan Sistem Digital Pelabuhan Berjalan Optimal 24/7

PERON

KCIC Pastikan 352 Kru Whoosh Sehat Selama Angkutan Lebaran 2026

badge-check


 KCIC Pastikan 352 Kru Whoosh Sehat Selama Angkutan Lebaran 2026 Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – KCIC memastikan sebanyak 352 kru operasional kereta cepat Whoosh dalam kondisi sehat dan prima selama masa Angkutan Lebaran 2026 melalui pemeriksaan kesehatan rutin sebelum bertugas.

Masa Angkutan Lebaran Whoosh berlangsung pada 13 hingga 30 Maret 2026, dengan peningkatan mobilitas penumpang yang menjadi perhatian utama dalam menjaga keselamatan dan kelancaran operasional.

Sebanyak 352 kru operasional tersebut terdiri dari masinis, teknisi kereta, petugas Operation Control Center (OCC), serta kru pelayanan di dalam kereta yang memiliki peran vital dalam perjalanan Whoosh.

General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, mengatakan kesiapan kru menjadi salah satu fokus utama perusahaan selama periode Lebaran.

“Selama masa Angkutan Lebaran, kami memastikan seluruh kru operasional Whoosh berada dalam kondisi sehat dan siap bertugas. Pemeriksaan kesehatan rutin ini merupakan bagian dari standar keselamatan yang kami terapkan secara konsisten,” ujar Eva.

Ia menjelaskan, pemeriksaan kesehatan dilakukan secara berkala sekitar satu jam sebelum dinas, meliputi pengecekan tekanan darah, saturasi oksigen, serta kondisi fisik secara menyeluruh. Khusus untuk masinis, dilakukan pula tes alcohol breathing guna memastikan kesiapan penuh dalam menjalankan tugas.

Selain itu, KCIC juga mengatur pola kerja dan waktu istirahat kru secara ketat, terutama dengan mempertimbangkan kondisi selama bulan Ramadan. Langkah ini dilakukan agar setiap kru tetap berada dalam kondisi optimal sebelum menjalankan operasional.

Eva menegaskan, aspek keselamatan tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga kesiapan sumber daya manusia yang terlibat langsung dalam operasional kereta cepat.

“Keselamatan perjalanan tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga kesiapan sumber daya manusia. Oleh karena itu, kami memastikan kru yang bertugas benar-benar dalam kondisi prima,” katanya.

Dengan kesiapan tersebut, KCIC berkomitmen menghadirkan perjalanan Whoosh yang aman dan nyaman bagi seluruh penumpang selama periode Angkutan Lebaran 2026.(fahmi)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemerintah Dorong Pengembangan Stasiun Gambir jadi Simpul Mobilitas Masyarakat Jakarta

18 Maret 2026 - 18:16 WIB

KAI Services Jamin Ketersediaan Logistik Selama Masa Mudik Lebaran 2026

18 Maret 2026 - 15:03 WIB

Penjualan Tiket Lebaran di Daop 1 Jakarta Tembus 743 Ribu, Okupansi KA Jarak Jauh Capai 69%

18 Maret 2026 - 14:23 WIB

Penjualan Tiket Lebaran Capai 3,48 Juta, KAI: Okupansi KA Jarak Jauh Capai 87,9 Persen

18 Maret 2026 - 14:04 WIB

KAI Services Tambah Personel Keamanan Stasiun Selama Angkutan Lebaran 2026

18 Maret 2026 - 06:32 WIB

KAI Daop 7 Madiun Amankan 28 Barang Tertinggal Selama Angkutan Lebaran 2026

18 Maret 2026 - 06:25 WIB

Pemprov Jawa Tengah Fasilitasi Mudik Gratis bagi Warganya

18 Maret 2026 - 03:39 WIB

Program Takjil Gratis KAI Daop 7 Temani Penumpang Berbuka di Stasiun Madiun

17 Maret 2026 - 21:56 WIB

Seskab Teddy Tinjau Arus Mudik di Stasiun Pasar Senen, Cek Layanan Kereta Ekonomi Kerakyatan

17 Maret 2026 - 19:42 WIB

KAI Berangkatkan 16 Ribu Peserta Mudik Gratis Naik Kereta Api: Dukung Perjalanan Lebih Aman dan Bebas Macet

17 Maret 2026 - 19:08 WIB

Trending di PERON