Menu

Mode Gelap
Ditjen Hubla Tingkatkan Kesiapsiagaan Penanganan Tumpahan Minyak Catatan Halimah Munawir: Saatnya Sistem Otonomi Pesantren Dievaluasi Siswa SMPIT Raudhatul Muttaqin Tampilkan Harmoni Budaya Nusantara Peninjauan Lokasi Sidang Sengketa, Tanah 5,25 Meter Jadi Objek Perselisihan KAI Dukung Penuh Investigasi KNKT Atas Kejadian di Stasiun Bekasi Timur Sinergi TPK Berlian–TKBM Tanjung Perak Tingkatkan Kompetensi 835 Pekerja Pelabuhan

PERON

Penjualan Tiket Lebaran di Daop 1 Jakarta Tembus 743 Ribu, Okupansi KA Jarak Jauh Capai 69%

badge-check


 Penjualan Tiket Lebaran di Daop 1 Jakarta Tembus 743 Ribu, Okupansi KA Jarak Jauh Capai 69% Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta mencatat penjualan tiket Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) selama masa Angkutan Lebaran 2026 terus menunjukkan tren tinggi, dengan total 743.786 tiket terjual hingga Rabu, 18 Maret 2026 pukul 07.00 WIB.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan tingginya penjualan tersebut seiring meningkatnya minat masyarakat menggunakan kereta api, khususnya pada periode arus mudik menjelang Hari Raya.

“Pada periode 11 hingga 20 Maret 2026 atau masa pra-Lebaran, penjualan tiket KA Jarak Jauh mencapai 477.013 tiket. Bahkan pada tanggal-tanggal tertentu, sisa tempat duduk rata-rata kurang dari 500 seat per hari atau sudah mendekati penuh,” ujar Franoto.

Secara keseluruhan, dari total kapasitas 1.083.623 tempat duduk KA Jarak Jauh yang disediakan, tingkat okupansi telah mencapai sekitar 69 persen. KAI masih menyediakan sekitar 333.255 tempat duduk hingga 1 April 2026, terutama untuk periode arus balik.

Pada 18 Maret 2026, volume keberangkatan penumpang KA Jarak Jauh dari wilayah Daop 1 Jakarta tercatat sebanyak 52.278 penumpang, sementara kedatangan mencapai 29.062 penumpang. Secara kumulatif, jumlah penumpang berangkat selama periode 11–18 Maret telah mencapai 377.349 penumpang.

Stasiun Pasarsenen menjadi titik keberangkatan tertinggi dengan 22.519 penumpang, disusul Stasiun Gambir sebanyak 17.687 penumpang dan Stasiun Bekasi 6.245 penumpang. Untuk kedatangan, Pasarsenen juga mencatat angka tertinggi sebanyak 10.265 penumpang, diikuti Gambir 8.046 penumpang dan Bekasi 4.406 penumpang.

Franoto menambahkan, beberapa tanggal favorit yang menjadi puncak arus mudik telah mendekati kapasitas penuh, di antaranya 14 Maret dengan 51.128 penumpang, 15 Maret 51.763 penumpang, 16 Maret 52.819 penumpang, 17 Maret 52.528 penumpang, serta 18 Maret sebanyak 52.278 penumpang.

Berdasarkan kelas layanan, ketersediaan tempat duduk KA Jarak Jauh terdiri dari kelas eksekutif sebanyak 513.878 seat dengan sisa 205.443 seat, ekonomi komersial 461.606 seat dengan sisa 108.511 seat, serta ekonomi PSO 108.139 seat dengan sisa 19.301 seat.

Untuk mendukung operasional, pada 18 Maret 2026 KAI Daop 1 Jakarta mengoperasikan 68 KA Jarak Jauh reguler, 20 KA tambahan Lebaran, serta 4 KA Motor Gratis.

Sejumlah kereta api favorit pelanggan dari Stasiun Gambir antara lain KA Pandalungan, Argo Semeru, Gunungjati, dan Pangandaran. Sementara dari Stasiun Pasarsenen, KA Bengawan, Airlangga, Serayu, dan Kertajaya menjadi pilihan utama.

Selain KA Jarak Jauh, okupansi KA Lokal juga menunjukkan tren tinggi. KA Pangrango mencatat tingkat okupansi 77 persen dengan 62.156 tiket terjual, sedangkan KA Siliwangi melayani 7.907 penumpang selama periode 11–18 Maret 2026.

Secara kumulatif, total tiket KA Jarak Jauh dan KA Lokal yang telah terjual mencapai 815.723 tiket dari total kapasitas 1.206.620 tempat duduk, dengan tingkat okupansi sebesar 67 persen.

KAI juga masih menyediakan program diskon tarif sebesar 30 persen untuk kelas ekonomi komersial pada periode 14–29 Maret 2026. Khusus di wilayah Daop 1 Jakarta, tersedia 329 ribu tempat duduk tarif diskon, dengan sisa sekitar 53 ribu seat yang masih dapat dimanfaatkan masyarakat.

“Untuk keberangkatan setelah Lebaran, yakni 23 Maret hingga 1 April 2026, ketersediaan tempat duduk masih cukup banyak. Masyarakat kami imbau untuk merencanakan perjalanan arus balik sejak dini,” kata Franoto.

Ia menambahkan, masyarakat diharapkan segera memanfaatkan ketersediaan tiket yang masih ada, termasuk program diskon, serta merencanakan perjalanan dengan baik agar mudik berjalan lancar dan nyaman.(fahmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KAI Dukung Penuh Investigasi KNKT Atas Kejadian di Stasiun Bekasi Timur

9 Mei 2026 - 08:30 WIB

WFH Berlaku, Volume Penumpang Commuter Line Jabodetabek Turun 9 Persen

8 Mei 2026 - 16:27 WIB

KAI Services Buka Lowongan Pramugara dan Pramugari Kereta Api, Simak Syaratnya

7 Mei 2026 - 23:25 WIB

KAI Catat Peningkatan Pekerja Bersertifikasi demi Operasional Kereta Api yang Andal

7 Mei 2026 - 23:00 WIB

Demi Memangkas Waktu, Nyawa Dipertaruhkan di Perlintasan Kereta Api

7 Mei 2026 - 22:48 WIB

KAI Tutup 1.329 Perlintasan Liar Sejak 2021, Imbau Pengguna Jalan Disiplin di Perlintasan Sebidang

7 Mei 2026 - 09:59 WIB

KAI Lanjutkan Pendampingan Korban Insiden Bekasi Timur, 17 Pelanggan Masih Dirawat

6 Mei 2026 - 22:29 WIB

Penutupan Perlintasan Liar, Upaya Bersama Jaga Keselamatan Perjalanan KA

6 Mei 2026 - 10:26 WIB

KAI Services Luncurkan Kampanye #BerawalDariKantor, Ajak Pegawai Pilah Sampah dari Rumah

6 Mei 2026 - 07:16 WIB

KAI Gelar Tahlilan dan Doa Bersama, Menguatkan Pelanggan dan Keluarga Korban Insiden KRL-KAJJ

6 Mei 2026 - 06:22 WIB

Trending di PERON