Menu ✖

Mode Gelap
Pelindo Mengajar, Inspirasi Generasi Emas di Makassar Era AI Ubah Wajah Industri Musik, Dr. Mohammad Amin Ingatkan Pentingnya Kreativitas dan Hak Pencipta The Morbius Rilis Single Ketiga 2026, “Semu” Angkat Kisah Pengkhianatan Komitmen Pegiat Sosial Lhokseumawe Mutia Sari Terima Penghargaan Kehormatan dari Ketua FPTI Kota Batam Mantap, InJourney Airports Sabet Anugerah Reksa Bandha 2026 Hadir di Interferry Conference 2026, ASDP Beberkan Transformasi Penyeberangan Indonesia 

BANDARA

Kembangkan Bandara Maleo Morowali, Kemenhub-Tiongkok Kerja Sama

badge-check


 Kembangkan Bandara Maleo Morowali, Kemenhub-Tiongkok Kerja Sama Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) resmi menandatangani Naskah Perjanjian Hibah dan Berita Acara Serah Terima pembangunan serta pengembangan Bandara Maleo, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, dari PT Zhenshi Indonesia Industrial Park kepada Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Selasa (21/7/2026).

Penandatanganan tersebut menjadi langkah strategis Kemenhub untuk memperkuat konektivitas udara, mendukung kawasan industri nasional, sekaligus meningkatkan pelayanan transportasi bagi masyarakat.

“Hari ini kita tidak hanya menyaksikan penyelesaian sebuah proyek infrastruktur, tetapi juga wujud nyata dari kemitraan yang memberikan manfaat bagi pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Atas nama Pemerintah Republik Indonesia, saya menyampaikan apresiasi kepada Republik Rakyat Tiongkok dan PT Zhenshi Indonesia Industrial Park atas dukungan yang telah diberikan bagi pembangunan dan pengembangan Bandara Maleo,” tutur Menhub.

Menurutnya, kemitraan tersebut menjadi bukti nyata kolaborasi yang mampu menghadirkan manfaat bagi pembangunan infrastruktur, pertumbuhan ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat.

Menhub menegaskan, pengembangan Bandara Maleo merupakan bagian dari komitmen Kemenhub dalam menghadirkan infrastruktur transportasi udara yang mampu mengikuti laju pertumbuhan kawasan industri Morowali.

Pengembangan Bandara Maleo merupakan langkah strategis untuk meningkatkan konektivitas udara di kawasan industri dan pusat pertumbuhan ekonomi Sulteng.

Keberadaan bandara yang semakin andal diharapkan memperlancar mobilitas masyarakat, pelaku usaha, tenaga kerja, maupun distribusi logistik sehingga meningkatkan daya saing wilayah.

“Ke depan kami berkomitmen membangun sektor penerbangan yang selamat, aman, nyaman, dan berkelanjutan serta menyambut setiap kemitraan yang mendukung peningkatan kualitas dan keandalan layanan penerbangan nasional,” ungkapnya.

Pekerjaan pengembangan Bandara Maleo meliputi penataan runway strip dan Runway End Safety Area (RESA), perbaikan tanah menggunakan metode CFG Pile, perpanjangan runway sepanjang 300 meter dengan lebar 30 meter, pembangunan turning area, pemasangan pagar sisi udara, serta penyempurnaan marka landasan.

Seluruh pekerjaan mencakup area seluas 54.011,95 meter persegi dengan nilai hibah mencapai Rp177,99 miliar.

DJPU akan melanjutkan peningkatan fasilitas Bandar Udara Maleo melalui penguatan perkerasan runway, pelebaran apron, serta penyediaan fasilitas navigasi dan visual aid.

Upaya tersebut dilakukan agar bandara mampu melayani pesawat berkapasitas lebih besar dengan tetap mengedepankan standar keselamatan, keamanan, dan pelayanan penerbangan.

Menhub menambahkan, kerja sama Indonesia dan Tiongkok di bidang penerbangan terus berkembang secara positif, salah satunya melalui penyelenggaraan 17th ASEAN-China Working Group on Regional Air Services Arrangements (ACWG-RASA) di Yogyakarta pada 7–9 Juli 2026.

Dalam semangat kemitraan tersebut, Indonesia juga mengharapkan dukungan Republik Rakyat Tiongkok terhadap pencalonan Indonesia sebagai anggota Dewan ICAO (ICAO Council), sebagai wujud komitmen untuk memberikan kontribusi yang konstruktif bagi kemajuan penerbangan sipil internasional dan kepentingan bersama di kawasan Asia Pasifik.

Turut hadir dalam acara ini Minister Counselor for Economic and Commercial Affairs of the Embassy of the People’s Republic of China in the Republic of Indonesia, H.E. Mr. Li Hongwei, Direktur Jenderal Perhubungan Udara Lukman F. Laisa, Direktur PT Zhenshi Indonesia Industrial Park Mr. WangYuan, Para Pimpinan Tinggi Madya, Pimpinan Tinggi Pratama dan pejabat di lingkungan Kementerian Perhubungan. (omy)

 

Baca Lainnya

Mantap, InJourney Airports Sabet Anugerah Reksa Bandha 2026

5 November 2026 - 18:41 WIB

Hadir di Interferry Conference 2026, ASDP Beberkan Transformasi Penyeberangan Indonesia 

5 November 2026 - 16:56 WIB

AirNav Bersama FAA ATO Bahas Modernisasi Pengelolaan Lalu Lintas Udara

5 November 2026 - 16:41 WIB

Tim AirNav Indonesia bersama Tim FAA ATO

Perkuat Rantai Pasokan Beras, PELNI Resmikan Program Desa Mandiri di Klaten

5 November 2026 - 15:34 WIB

Kemenhub Sampaikan Duka Cita Kecelakaan Helikopter Water Bombing di Kuala Pembuang Kalteng

5 November 2026 - 11:48 WIB

Borong Empat Penghargaan, Terminal Teluk Lamong Perkuat Komitmen terhadap Tanggung Jawab Sosial

4 November 2026 - 20:23 WIB

IPCC Tegaskan Komitmen Jaga Kinerja dan Perkuat Kepercayaan Investor Menuju 2027

4 November 2026 - 19:13 WIB

Siapkan Dashboard ACS, Pelindo Permudah Transaksi Kepelabuhanan

4 November 2026 - 15:33 WIB

ASDP Perkuat Safety Meeting dan Kesiapsiagaan Awak Kapal

4 November 2026 - 11:34 WIB

KMP Hafamati HF Resmi Beroperasi, Perkuat Akses Transportasi Masyarakat Nias Selatan

4 November 2026 - 06:13 WIB

Trending di ANJUNGAN