Menu

Mode Gelap
Jakarta Turunkan 6.500 Km Kabel, Babak Baru Ketahanan Infrastruktur Pasar Tablet Indonesia Tumbuh, TECNO Tambah Varian Antonio Randazzo Perkuat Mercedes-Benz di Segmen Heavy-Duty Indonesia Partai Demokrat Jadikan Usia Peraknya untuk Refleksi, Memperkuat Pengabdian, dan Menghadirkan Solusi atas Masalah Bangsa. AirNav Paparkan Materi Kesetaraan Gender di Forum DGCA/61 Pengusaha Online Keluhkan Paket Rusak, Minta J&T Express Perketat Pengawasan

BANDARA

Kembangkan Bandara Maleo Morowali, Kemenhub-Tiongkok Kerja Sama

badge-check


 Kembangkan Bandara Maleo Morowali, Kemenhub-Tiongkok Kerja Sama Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) resmi menandatangani Naskah Perjanjian Hibah dan Berita Acara Serah Terima pembangunan serta pengembangan Bandara Maleo, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, dari PT Zhenshi Indonesia Industrial Park kepada Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Selasa (21/7/2026).

Penandatanganan tersebut menjadi langkah strategis Kemenhub untuk memperkuat konektivitas udara, mendukung kawasan industri nasional, sekaligus meningkatkan pelayanan transportasi bagi masyarakat.

“Hari ini kita tidak hanya menyaksikan penyelesaian sebuah proyek infrastruktur, tetapi juga wujud nyata dari kemitraan yang memberikan manfaat bagi pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Atas nama Pemerintah Republik Indonesia, saya menyampaikan apresiasi kepada Republik Rakyat Tiongkok dan PT Zhenshi Indonesia Industrial Park atas dukungan yang telah diberikan bagi pembangunan dan pengembangan Bandara Maleo,” tutur Menhub.

Menurutnya, kemitraan tersebut menjadi bukti nyata kolaborasi yang mampu menghadirkan manfaat bagi pembangunan infrastruktur, pertumbuhan ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat.

Menhub menegaskan, pengembangan Bandara Maleo merupakan bagian dari komitmen Kemenhub dalam menghadirkan infrastruktur transportasi udara yang mampu mengikuti laju pertumbuhan kawasan industri Morowali.

Pengembangan Bandara Maleo merupakan langkah strategis untuk meningkatkan konektivitas udara di kawasan industri dan pusat pertumbuhan ekonomi Sulteng.

Keberadaan bandara yang semakin andal diharapkan memperlancar mobilitas masyarakat, pelaku usaha, tenaga kerja, maupun distribusi logistik sehingga meningkatkan daya saing wilayah.

“Ke depan kami berkomitmen membangun sektor penerbangan yang selamat, aman, nyaman, dan berkelanjutan serta menyambut setiap kemitraan yang mendukung peningkatan kualitas dan keandalan layanan penerbangan nasional,” ungkapnya.

Pekerjaan pengembangan Bandara Maleo meliputi penataan runway strip dan Runway End Safety Area (RESA), perbaikan tanah menggunakan metode CFG Pile, perpanjangan runway sepanjang 300 meter dengan lebar 30 meter, pembangunan turning area, pemasangan pagar sisi udara, serta penyempurnaan marka landasan.

Seluruh pekerjaan mencakup area seluas 54.011,95 meter persegi dengan nilai hibah mencapai Rp177,99 miliar.

DJPU akan melanjutkan peningkatan fasilitas Bandar Udara Maleo melalui penguatan perkerasan runway, pelebaran apron, serta penyediaan fasilitas navigasi dan visual aid.

Upaya tersebut dilakukan agar bandara mampu melayani pesawat berkapasitas lebih besar dengan tetap mengedepankan standar keselamatan, keamanan, dan pelayanan penerbangan.

Menhub menambahkan, kerja sama Indonesia dan Tiongkok di bidang penerbangan terus berkembang secara positif, salah satunya melalui penyelenggaraan 17th ASEAN-China Working Group on Regional Air Services Arrangements (ACWG-RASA) di Yogyakarta pada 7–9 Juli 2026.

Dalam semangat kemitraan tersebut, Indonesia juga mengharapkan dukungan Republik Rakyat Tiongkok terhadap pencalonan Indonesia sebagai anggota Dewan ICAO (ICAO Council), sebagai wujud komitmen untuk memberikan kontribusi yang konstruktif bagi kemajuan penerbangan sipil internasional dan kepentingan bersama di kawasan Asia Pasifik.

Turut hadir dalam acara ini Minister Counselor for Economic and Commercial Affairs of the Embassy of the People’s Republic of China in the Republic of Indonesia, H.E. Mr. Li Hongwei, Direktur Jenderal Perhubungan Udara Lukman F. Laisa, Direktur PT Zhenshi Indonesia Industrial Park Mr. WangYuan, Para Pimpinan Tinggi Madya, Pimpinan Tinggi Pratama dan pejabat di lingkungan Kementerian Perhubungan. (omy)

 

Baca Lainnya

Pasar Tablet Indonesia Tumbuh, TECNO Tambah Varian

10 September 2026 - 17:42 WIB

AirNav Paparkan Materi Kesetaraan Gender di Forum DGCA/61

10 September 2026 - 15:56 WIB

IPCC Raih Tiga Penghargaan di TOP GRC Awards 2026

10 September 2026 - 15:03 WIB

Citilink-Tzu Chi Teken Kesepakatan Perkuat Kesiapsiagaan dan Respons Tanggap Darurat

10 September 2026 - 12:46 WIB

InJourney Tegaskan Komitmen Optimalisasi Layanan Kesiapsiagaan di Seluruh Bandara InJourney Airports

10 September 2026 - 10:11 WIB

Penutupan Bandara Wunopito NTT Diperpanjang hingga Besok Pukul 07.00 WITA

10 September 2026 - 09:54 WIB

AirNav Indonesia Sabet TOP GRC Awards 2026 #5 Star

10 September 2026 - 08:24 WIB

Angkutan Perkebunan KAI Tembus 683.214 Ton, Tumbuh 91,77 Persen hingga Agustus 2026

9 September 2026 - 23:10 WIB

APPSI Dorong Pasar Rakyat Berinovasi, dari Pusat Kuliner hingga Pemasok MBG

9 September 2026 - 21:02 WIB

Direktur Operasi dan Teknik PJM Pastikan Kesiapan Operasional dan Keselamatan di Banten dan Panjang

9 September 2026 - 20:31 WIB

Trending di ANJUNGAN