Menu

Mode Gelap
Catatan Halimah Munawir: Persahabatan Bukan Gelas Beling KAI Perkuat Jaringan Kereta Aglomerasi, Hubungkan Kota, Kawasan Industri hingga Bandara Kemenhub Gelar Tes Narkoba Personel Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta KCIC Raih Penghargaan Transportation Innovation Excellence 2026 Berkat Inovasi Layanan Whoosh Pulomas Tower bakal Terintegrasi dengan LRT Jakarta Aston Villa Menang 3-1 Kalahkan Indonesia All Star di GBK

ANJUNGAN

Kemenhub Jalin Kerja Sama Konsesi dengan PT Chandra Pelabuhan Nusantara

badge-check


 Kerja sama Ditjen Hubla dan CPN Perbesar

Kerja sama Ditjen Hubla dan CPN

Wartatrans.com, JAKARTA – Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan melalui Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banten resmi menjalin kerja sama konsesi dengan PT Chandra Pelabuhan Nusantara.

Kerja sama ini berfokus pada pengusahaan jasa kepelabuhanan pada Terminal Chandra Pelabuhan Nusantara di Pelabuhan Banten.

Bertempat di Ruang Sriwijaya, Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta, Perjanjian Konsesi ini ditandatangani Kepala Kantor KSOP Kelas I Banten Raden Yogie Nugraha dan Direktur PT Chandra Pelabuhan Nusantara Edi Riva’i pada Selasa (26/5/2026).

Penandatanganan yang disaksikan Direktur Jenderal Perhubungan Laut Muhammad Masyhud ini merupakan langkah strategis pemerintah untuk mengoptimalkan layanan kepelabuhanan sekaligus memacu pertumbuhan ekonomi daerah.

Dirjen Masyhud mengapresiasi kerja sama ini sebagai wujud nyata sinergi antara pemerintah dan sektor swasta dalam meningkatkan kualitas infrastruktur transportasi laut.

“Kami mengapresiasi kegiatan ini sebagai upaya meningkatkan kuantitas, kualitas, efisiensi pengelolaan, dan pemeliharaan dalam penyediaan Jasa Kepelabuhanan di area Pelabuhan Banten, serta dapat meningkatkan pendapatan negara melalui pembayaran Pendapatan Konsesi sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP),” ujar Dirjen Masyhud.

Adapun masa konsesi yang disepakati adalah selama 56 tahun, dengan besaran fee konsesi sebesar 5% dari pendapatan bruto.

Dirjen Masyhud menekankan bahwa investasi di sektor kepelabuhanan, khususnya di wilayah Banten, memegang peranan vital bagi perekonomian lokal. Infrastruktur yang memadai akan berdampak langsung pada efisiensi logistik nasional.

“Pentingnya investasi di sektor pelayanan jasa kepelabuhanan khususnya pada wilayah Banten yang menjadi tempat berdirinya Terminal Chandra Pelabuhan Nusantara. Dengan investasi yang tepat, kita dapat meningkatkan infrastruktur dan layanan kepelabuhanan, yang tentunya akan membawa banyak manfaat bagi masyarakat dan perekonomian lokal setempat,” imbuh Dirjen Masyhud.

Kerja sama ini juga memberikan jaminan legalitas dan kenyamanan berinvestasi bagi pihak swasta selaku Badan Usaha Pelabuhan (BUP).

“Penandatanganan ini merupakan langkah nyata untuk meningkatkan pertumbuhan perekonomian bangsa khususnya di Provinsi Banten, serta memberikan kepastian hukum dan kepastian berusaha atas kegiatan pengusahaan jasa kepelabuhanan yang dilakukan oleh Badan Usaha Pelabuhan PT Chandra Pelabuhan Nusantara,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur PT Chandra Pelabuhan Nusantara, Edi Riva’i, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kementerian Perhubungan, khususnya Ditjen Hubla dan KSOP Kelas I Banten, atas kepercayaan dan sinergi yang terjalin dengan baik.

Menurutnya, momentum ini merupakan tonggak strategis dalam memperkuat ekosistem logistik nasional, terutama industri petrokimia dan manufaktur.

“CPN memiliki posisi strategis sebagai salah satu Badan Usaha Pelabuhan swasta pertama di Indonesia yang terintegrasi dengan kawasan industri kimia, sekaligus menjadi salah satu fasilitas pelabuhan terintegrasi terbesar di Indonesia. Kehadiran dan pengembangan pelabuhan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi negara melalui peningkatan efisiensi logistik nasional, penguatan daya saing industri dalam negeri, peningkatan investasi, penciptaan lapangan kerja, serta kontribusi terhadap penerimaan negara dan pertumbuhan ekonomi nasional,” ungkap Edi Riva’i.

Edi juga menambahkan bahwa bagi perusahaan, konsesi ini menjadi landasan penting dalam memperkuat kepastian usaha dan meningkatkan kualitas layanan operasional pelabuhan yang berkelanjutan.

Sebagai bagian dari Chandra Asri Group, pihaknya berkomitmen untuk mengelola fasilitas kepelabuhanan ini secara andal, aman, dan efisien dengan mengedepankan prinsip keberlanjutan.

“Amanah ini membawa tanggung jawab yang besar. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk menjalankan operasional pelabuhan dengan senantiasa mengedepankan prinsip Good Corporate Governance, keselamatan kerja, kepatuhan terhadap regulasi, perlindungan lingkungan, serta kontribusi nyata terhadap pembangunan nasional,” pungkas Edi.

Sebagai informasi, penandatanganan ini dihadiri oleh para Pejabat di lingkungan Ditjen Hubla, Kepala Kantor KSOP Kelas I Banten, dan Direktur CPN beserta jajaran manajemen Chandra Asri Group. (omy)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Antisipasi Ancaman Siber di Sektor Maritim, Kemenhub Perkuat Kesiapsiagaan Personel Kapal dan Pelabuhan

31 Juli 2026 - 16:20 WIB

Semester II-2026 jadi Momentum Perbaikan Menguat, HIS Jaga Arus Kas Operasi

31 Juli 2026 - 16:14 WIB

Temu Teknis RSO 2026 Fokus Evaluasi ISPS Code dan Mitigasi Ancaman di Lapangan

31 Juli 2026 - 12:36 WIB

Pelindo Regional 2 Sunda Kelapa dan KSOP Gelar Evaluasi Kinerja Operasional Triwulan II

31 Juli 2026 - 09:16 WIB

Pelindo Regional 4 Perkuat Pembinaan Spiritual Pekerja

31 Juli 2026 - 09:06 WIB

Terminal Teluk Lamong Gandeng BRIN, Perkuat Komitmen Hijau Lewat Riset Keanekaragaman Hayati

31 Juli 2026 - 08:58 WIB

Berkat Program Upcycle Life Jacket, PELNI Sabet Anugerah ESG 2026

30 Juli 2026 - 17:03 WIB

Yes! Stimulus Sektor Transportasi Berupa Diskon Tarif di Libur Sekolah Capai Target

29 Juli 2026 - 22:36 WIB

ASDP Patuhi Operasional Penyeberangan Selat Bali Hadapi Cuaca Ekstrem

29 Juli 2026 - 22:09 WIB

Dirut PTP Nonpetikemas Sebut Pentingnya Penguatan Komunikasi Publik

29 Juli 2026 - 20:34 WIB

Trending di ANJUNGAN