Menu

Mode Gelap
Komut KAI Wisata Kunjungi Stasiun Jakarta Kota, Luncurkan Inisiatif Pelestarian 5 Stasiun Bersejarah Catatan Iwan Piliang: Di Balik Pidato Prabowo – Di Antara Omon-Omon dan Upaya Mewujudkan Kesejahteraan Rakyat Duet Air Kemasan Kuasai 71,6 Persen Pasar AMDK, Pengamat Soroti Potensi Oligopoli BEM-TR Soroti Temuan BPK, Nilai Target Zero Defisit Harus Diiringi Perbaikan Tata Kelola Keuangan Kemendagri dan Pemerintah Aceh Fasilitasi Penyelesaian Batas Wilayah Subulussalam–Aceh Selatan Audi Luncurkan The New Q5 Sportback di Indonesia, Bidik Segmen SUV Premium Rp1,9 Miliar

JALUR

Kemenhub Perkuat Keselamatan dan Layanan Transportasi Darat

badge-check


 Talkshow Keselamatan Transportasi Darat Perbesar

Talkshow Keselamatan Transportasi Darat

Wartatrans.com, BOGOR – Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan terus mematangkan persiapan angkutan Lebaran 2026 untuk menjamin kelancaran dan keselamatan perjalanan masyarakat saat mudik Lebaran.

Upaya tersebut dilakukan dengan menguatkan aspek keselamatan, kesiapan layanan transportasi, hingga fasilitas pendukung bagi para pemudik.

Plt Sesditjen Perhubungan Darat Ernita Titis Dewi mengatakan, Ditjen Hubdat tengah menyiapkan program untuk mendukung penyelenggaraan angkutan Lebaran (angleb).2026.

Salah satunya adalah program mudik gratis yang sebelumnya telah sukses digelar, baik saat periode libur angleb maupun angkutan Natal & Tahun Baru.

“Secara umum program mudik gratis tahun ini disiapkan untuk ribuan peserta mudik dengan dukungan ratusan armada bus dan tujuannya ke Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Yogya, Sumatera dan ada penambahan tujuan mudik gratis juga. Kami mengajak masyarakat untuk terus memantau website resmi Kemenhub dan Ditjen Perhubungan Darat terkait mudik gratis agar tidak ketinggalan informasi,” tutur Titis di sela talkshow_Aksi Keselamatan di Car Free Day (CFD) Kab.Bogor, Jawa Barat, Ahad (8/2/2026).

Selain program mudik gratis, Kemenhub juga memastikan kesiapan sarana dan prasarana transportasi guna mendukung kelancaran dan keselamatan masyarakat saat masa mudik Lebaran nanti.

Kesiapan sarana dengan melakukan inspeksi kendaraan (rampcheck) terhadap angkutan orang sebelum dioperasikan.

Sementara dari sisi prasarana, Ditjen Hubdat telah meningkatkan kesiapan terminal sebagai simpul transportasi bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Prasarana Transportasi Jalan Toni Tauladan menyampaikan pentingnya naik dan turun bus di terminal, karena setiap angkutan umum yang masuk terminal akan melalui pemeriksaan sesuai standar operasional prosedur (SOP) untuk menjamin keselamatan pengguna bus.

“Angkutan yang berangkat melalui terminal dalam SOP-nya selalu ada proses rampcheck. Ketika kendaraan dan awaknya telah memenuhi persyaratan laik jalan, barulah armada tersebut mendapat izin jalan dari kepala terminal,” ucapnya.

Dia menjelaskan, guna memudahkan proses inspeksi keselamatan (rampcheck) angkutan orang di terminal, saat ini Kemenhub telah menerapkan sistem digital Terminal on System (TOS) di 115 terminal tipe A yang melayani angkutan antarkota antarprovinsi (AKAP).

Melalui sistem digital ini, proses rampcheck dapat dipantau secara online, termasuk untuk mengetahui status uji berkala kendaraan dan perizinan trayek.

“Kalau dilihat di sistem TOS, uji berkala dan trayek terpantau hijau, kendaraan bisa langsung diproses untuk mendapat persetujuan jalan dari kepala terminal. Namun jika belum memenuhi ketentuan, maka akan dilakukan pemeriksaan ulang secara manual oleh petugas di terminal,” imbuh Toni.

Dia mengimbau masyarakat, khususnya yang akan melakukan perjalanan mudik, untuk memilih angkutan yang berkeselamatan dengan naik dan turun bus di dalam terminal, karena bus yang beroperasi di terminal telah melalui prosedur inspeksi keselamatan sesuai ketentuan.

Dengan demikian, diharapkan perjalanan masyarakat berlangsung aman dan selamat sampai tujuan.

Selain memastikan kesiapan layanan transportasi, Ditjen Hubdat mengimbau masyarakat untuk selalu tertib berlalu lintas dengan mematuhi rambu serta mengikuti pengaturan lalu lintas selama masa mudik Lebaran.

Kemudian juga penting bagi masyarakat memperhatikan informasi cuaca dan potensi wilayah rawan bencana dari BMKG, khususnya bagi pemudik yang akan melakukan penyeberangan agar perjalanan mudik dapat direncanakan dengan lebih aman.

Sementara itu, bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik dengan kendaraan pribadi, agar mempersiapkan kendaraan dan menjaga kondisi fisik dengan beristirahat secara berkala dan tidak memaksakan diri saat berkendara.

Untuk mendukung hal tersebut, Kemenhub mempersiapkan sejumlah titik istirahat (rest area) guna memastikan perjalanan mudik berlangsung aman dan masyarakat selamat sampai tujuan. (omy)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Daimler Truck Operasikan Pusat Suku Cadang Global di Jerman, Pasokan Mercedes-Benz Indonesia Dipastikan Makin Cepat

1 Juli 2026 - 23:38 WIB

Penerapan B50 masih Terkendala Teknis, Organda Lakukan ini

1 Juli 2026 - 09:42 WIB

Rampung 100%, Fly Over Teluk Lamong Siap Beroperasi untuk Perkuat Konektivitas dan Logistik Jawa Timur

29 Juni 2026 - 18:35 WIB

Mengabdi di Wilayah 3TP, Mengapa Guru Butuh Transportasi Layak?

29 Juni 2026 - 07:17 WIB

Revisi Aturan Komisi Ojol, Potongan Aplikator Maksimal 8 Persen Dimulai 1 Juli 2026

27 Juni 2026 - 05:22 WIB

Kemenhub Luncurkan Aplikasi SUMBA untuk Dukung Target Zero ODOL 2027

26 Juni 2026 - 08:05 WIB

Pramono Siapkan Kantong Parkir Ojol, Penataan Trotoar Jakarta Masih Hadapi Tantangan

26 Juni 2026 - 07:54 WIB

PLT BPJN Aceh Cabut Pernyataan Penutupan Jalan Enang-Enang, Minta Maaf kepada Tokoh Masyarakat Gayo

26 Juni 2026 - 05:56 WIB

Infrastruktur JIS-Ancol Rampung, 70% Warga Jakarta Tetap Pilih Mobil

24 Juni 2026 - 02:14 WIB

Selain Ada Stimulus Transportasi Libur Sekolah, Pemerintah juga Siapkan untuk Nataru

23 Juni 2026 - 12:33 WIB

Trending di ANJUNGAN