Wartatrans.com, SEMARANG — Jam’iyyatul Qurro wal Huffadz Nahdlatul Ulama (JQH NU) menggelar hataman Al Quran mendukung kesuksesan dan kelancaran penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI di Semarang, 11 – 20 September 2026. Acara berlangsung di Auditorium Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang.
Kegiatan bertema “Doa untuk Kesuksesan MTQ Nasional 2026” dihadiri Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar, Ketua Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung (YBWSA) Prof. Dr. Bambang Tri Bawono SH MH, Rektor Unissula Prof Dr Gunarto SH MH, Ketua PW JQHNU Jawa Tengah Prof KH Ali Imron Alhafidz, Ketua PWNU Jawa Tengah KH Abdul Ghaffar Rozin dan sejumlah tokoh lainnya. Sekitar 5.000 penghafal, qari, ulama, serta pecinta Al-Qur’an dari berbagai daerah di Jawa Tengah juga turut mensukseskan acara.

Hataman ini adalah juga merupakan doa bersama agar seluruh rangkaian acara MTQ Nasional XXXI diberi kelancaran dan sukses. Selain itu adalah permohonan kepada Allah agar Indonesia dijauhkan dari marabahaya serta rakyatnya dilimpahi kesejahteraan. Sebanyak 3.500 kali khataman Al-Qur’an 30 juz dikumandangkan di 35 kabupaten/kota di Jateng.
Dalam kata sambutannya, Menag Nasaruddin Umar mengapresiasi antusiasme masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut. “Kampus Unissula yang sangat cantik, bersih, dan Islami ini sukses menyelenggarakan acara besar dengan tema Al-Qur’an. Jumlah pesertanya juga luar biasa yaitu lebih dari 5.000 orang. Saya tadi pikir tidak sebanyak ini yang datang, ternyata begitu banyak,” ujarnya.
Selain pujian, Nasaruddin juga menyampaikan himbauan. Dikatakan bahwa kecintaan terhadap Al-Qur’an tidak cukup diwujudkan lewat kegiatan seremonial. Semangat membaca dan menghafal Al-Qur’an harus berjalan seiring dengan penghayatan serta pendalaman terhadap kandungannya.
Di tempat sama, Ketua YBWSA Unissula Prof Bambang Tri Bawono menegaskan dukungan pihaknya terhadap berbagai kegiatan keumatan, khususnya yang terkait pengembangan pendidikan, keislaman, dan Al-Qur’an.

“Organisasi apa saja yang dimiliki NU, kalau mengadakan acara kebaikan akan kami support. Mahasiswa Unissula juga sering terlibat dalam berbagai giat dan ajang keagamaan yang dibuat. Terkini adalah MTQ Nasional XXXI,” ujar Prof Bambang.
Lebih lanjut Prof Bambang mengungkap bahwa ada mahasiswa Unissula yang mewakili Jateng dalam lomba MTQ Nasional XXXI setelah sebelumnya juara di MTQ lokal. Menurutnya, ini membuktikan bahwa Unissula tidak hanya menekankan aspek akademik, tetapi juga memberi ruang bagi mahasiswa mengembangkan potensi keagamaan dan prestasi.
Bukti dukungan YBWSA tidak hanya kepada kegiatannya tetapi juga orangnya adalah pemberian beasiswa pendidikan di Unissula kepada para penghafal Al-Qur’an. Tercatat saat ini penerimanya sekitar 1.300 mahasiswa.
“Inti dari semua ikhtiar adalah membangun peradaban Islam dengan melahirkan calon ulama, ilmuwan, profesional, dan pemimpin masa depan yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan nilai – nilai Al-Qur’an,” demikian Prof Bambang Tri.***
(Slamet Widodo)


























