Menu

Mode Gelap
Meriahkan Hari Kemerdekaan RI, KAI Services Regional 6 Yogyakarta Gelar Fun Walk Menjelang Doa Bersama 21 Tahun Perjanjian Damai, Masjid Raya dibanjiri Rakyat Aceh KAI Wisata Hadirkan Promo HUT RI ke-81, Ada Diskon 17% hingga Kereta Panoramic Presiden GPAB: Jika Data Mentan Tidak Utuh, Amran Harus Minta Maaf kepada Rakyat Aceh Perankan Tan Malaka, Tanta Ginting Temukan Banyak Sisi yang Belum Banyak Diketahui 81 Tahun Merdeka, Meradjoet Sendja Ajak Generasi Muda Menemukan Kembali Role Model dan Makna Kemerdekaan

NASIONAL

KKP dan UNDP Perkuat Kemitraan, Percepat Pengembangan Ekonomi Biru Indonesia

badge-check


 KKP dan UNDP Perkuat Kemitraan, Percepat Pengembangan Ekonomi Biru Indonesia Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memperkuat kemitraan strategis dengan United Nations Development Programme (UNDP) untuk mempercepat pengembangan ekonomi biru di Indonesia.

Kerja sama ini mencakup pengembangan pembiayaan inovatif, pasar karbon biru, hingga hilirisasi industri rumput laut sebagai bagian dari upaya mendorong pembangunan kelautan yang berkelanjutan.

Komitmen tersebut dibahas dalam pertemuan bilateral antara Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dengan Asisten Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sekaligus Direktur Regional UNDP untuk Asia dan Pasifik, Kanni Wignaraja, di Kantor KKP.

“Kami mengapresiasi kemitraan strategis dengan UNDP dan menyambut baik kerangka Country Programme Document (CPD) UNDP 2026–2030 yang menempatkan ekonomi biru dan pasar karbon sebagai prioritas strategis. Visi tersebut sejalan dengan lima program prioritas ekonomi biru KKP,” kata Menteri Trenggono dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin (29/6/2026).

Trenggono menjelaskan, Indonesia memiliki posisi strategis dalam pengembangan ekonomi biru dunia karena menyimpan sekitar 17 persen cadangan karbon biru global. Potensi tersebut dinilai menjadi modal penting untuk memperkuat konservasi ekosistem pesisir sekaligus mengembangkan pasar karbon.

Untuk mendukung hal itu, KKP mengusulkan perluasan akses pembiayaan iklim melalui optimalisasi Blue Financing Window serta pengembangan Indonesia Critical Marine Habitat Facility (ICMHF) sebagai instrumen pembiayaan berkelanjutan di sektor kelautan dan perikanan.

Selain pembiayaan, pemerintah juga mendorong peningkatan kesejahteraan nelayan skala kecil melalui program yang telah dijalankan bersama UNDP di Morotai dan Kepulauan Tanimbar. Program tersebut meliputi penguatan tata kelola perikanan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, hingga penerapan teknologi rendah karbon.

“Keberhasilan proyek JSB seaBLUE menunjukkan bahwa pendekatan ekonomi biru mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat pesisir. Karena itu, kami berharap model ini dapat direplikasi di berbagai wilayah lain untuk menekan angka kerugian pascapanen, meningkatkan kualitas produk perikanan, sekaligus menurunkan biaya operasional nelayan,” ujar Trenggono.

Sementara itu, Kanni Wignaraja menegaskan UNDP memandang Indonesia sebagai mitra strategis dalam pengembangan ekonomi biru di kawasan Asia Pasifik.

Menurutnya, investasi di sektor kelautan tidak hanya berdampak positif terhadap lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi yang lebih inklusif bagi masyarakat pesisir.

“Kami melihat Indonesia sebagai mitra strategis dalam pengembangan ekonomi biru di kawasan Asia Pasifik. UNDP berkomitmen mendukung upaya Indonesia dalam memperluas pembiayaan inovatif, memperkuat ketahanan masyarakat pesisir, serta mengembangkan investasi berkelanjutan yang memberikan manfaat ekonomi dan lingkungan secara bersamaan,” kata Kanni.

UNDP juga menyatakan siap melanjutkan kolaborasi dengan KKP dalam sejumlah program prioritas, termasuk pengembangan pasar karbon biru, konservasi ekosistem laut, penguatan industri rumput laut, serta mobilisasi investasi untuk mendukung pembangunan kelautan berkelanjutan.(fahmi)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Doorprize Umrah bagi Pelanggan Setia FIFGROUP di Hajatan Cabang Syariah 2026

14 Agustus 2026 - 10:32 WIB

Semarak HUT RI, Pelindo Group Wilayah Kerja Makassar Perkuat Kolaborasi

14 Agustus 2026 - 10:28 WIB

PJM dan Tentara Perkuat Sinergi, Delapan Perwira TNI AL Ikuti Pendidikan Pandu Tingkat II

14 Agustus 2026 - 10:23 WIB

DAMRI Berbagi Pengalaman Pengelolaan Bus Listrik, Dorong Transportasi Hijau di Indonesia

14 Agustus 2026 - 06:53 WIB

Pelindo Perkuat Ekosistem Vendor Regional 4, Gelar Sosialisasi Kebijakan Pengadaan Tahun 2026

14 Agustus 2026 - 06:44 WIB

Wamenhub Suntana Dukung Merdeka Emisi Pelindo untuk Dorong Pelabuhan Lebih Hijau

13 Agustus 2026 - 20:06 WIB

Kinerja Gemilang, Tiga Terminal Petikemas PT Terminal Teluk Lamong Raih Rekor Throughput Tertinggi

13 Agustus 2026 - 19:58 WIB

Dukung Revalidasi UNESCO Global Geopark Ijen, DAMRI Hadirkan Layanan KSPN Kawah Ijen

12 Agustus 2026 - 07:21 WIB

Pertamina Patra Niaga Jalin Kerja Sama dengan Dukcapil, Perkuat Ketepatan Penyaluran Subsidi Energi

12 Agustus 2026 - 06:38 WIB

Naik 8 Persen, Arus Petikemas IPC TPK Tembus 2,17 Juta TEUs per Juli 2026

11 Agustus 2026 - 10:22 WIB

Trending di ANJUNGAN