Menu

Mode Gelap
KAI Services Bukukan Pendapatan Rp2,79 Triliun di 2025, Laba Naik 24 Persen WFH ASN Berlaku, Pengguna Commuter Line Jabodetabek Turun 27 Persen Pengguna Bogor Line Tembus 155 Juta pada 2025, KAI Siapkan Penguatan Layanan hingga Sukabumi Koordinasi Logistik Membaik, Arus Kapal Pascalebaran Lebih Terkendali Perkuat Ekosistem Logistik Nasional, Pelindo Dukung Pembangunan Pelabuhan Palembang Baru di Tanjung Carat KAI Group Layani 128 Juta Pelanggan di Triwulan I 2026, Tumbuh Hampir 10 Persen

ANJUNGAN

Koordinasi Logistik Membaik, Arus Kapal Pascalebaran Lebih Terkendali

badge-check


 Foto istimewa/ilustrasi/IPC TPK Perbesar

Foto istimewa/ilustrasi/IPC TPK

Wartatrans.com, JAKARTA – Aktivitas kunjungan kapal dan arus petikemas Pascalebaran di lingkungan IPC TPK menunjukkan tren penurunan dibandingkan periode sebelum Lebaran. Berdasarkan data operasional, kunjungan kapal tercatat turun dari 121 call pada periode pra Lebaran menjadi 88 call pada periode pascalebaran 2026, atau turun sekitar 27%. Arus petikemas juga tercatat menurun dari 77.577 TEUs menjadi 47.775 TEUs.

Penurunan ini sejalan dengan tren yang juga terjadi pada periode Lebaran tahun sebelumnya, yang menunjukkan adanya pergeseran pola distribusi logistik dalam dua tahun terakhir, di mana pengguna jasa cenderung melakukan pengiriman barang lebih awal sebelum periode Lebaran.

Pola ini tidak terlepas dari adanya pengaturan operasional dan pembatasan arus barang selama periode Lebaran, termasuk pengaturan kuota gatepass dan manajemen kedatangan kapal di Pelabuhan Tanjung Priok, di mana pada minggu awal pascalebaran kapasitas operasional ditetapkan maksimal 50% dan kembali normal secara bertahap pada minggu berikutnya. Kondisi ini mendorong pengguna jasa untuk melakukan percepatan pengiriman atau front loading sebelum periode pembatasan, sehingga aktivitas pasca Lebaran cenderung lebih landai.

Corporate Secretary IPC TPK, Pramestie Wulandary, menjelaskan bahwa tren ini menunjukkan adanya perubahan pola logistik Lebaran dalam dua tahun terakhir.

“Dalam dua tahun terakhir terlihat adanya pergeseran pola logistik Lebaran. Pengguna jasa kini cenderung melakukan pengiriman lebih awal sebelum periode pembatasan operasional dan pengaturan traffic di pelabuhan, sehingga setelah Lebaran aktivitas kapal tidak mengalami lonjakan seperti sebelumnya, melainkan cenderung normal bahkan menurun. Hal ini menunjukkan perencanaan logistik yang semakin baik dan terkoordinasi antara operator terminal, pelayaran, dan pengguna jasa.”

Meskipun terjadi penurunan kunjungan kapal pasca Lebaran, kondisi ini tidak serta-merta menunjukkan penurunan aktivitas logistik secara keseluruhan, melainkan menunjukkan adanya penyesuaian pola distribusi dan perencanaan logistik untuk menghindari kepadatan selama periode Lebaran.

Sebagai penutup, Pramestie menambahkan, “Pola ini menunjukkan bahwa koordinasi dan perencanaan logistik antara stakeholder pelabuhan berjalan semakin baik, sehingga arus barang dapat didistribusikan lebih merata dan tidak menumpuk pada satu periode. Dengan demikian, operasional pelabuhan tetap berjalan lancar dan kepadatan dapat diantisipasi.”

IPC TPK bersama seluruh stakeholder pelabuhan terus berkoordinasi untuk memastikan kelancaran arus logistik, baik pada periode pra maupun pasca Lebaran, sehingga distribusi barang tetap berjalan lancar, terkendali, dan tidak menimbulkan kepadatan di kawasan pelabuhan maupun akses jalan menuju pelabuhan.(ahmad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Perkuat Ekosistem Logistik Nasional, Pelindo Dukung Pembangunan Pelabuhan Palembang Baru di Tanjung Carat

10 April 2026 - 12:58 WIB

Begini Skema Kebijakan Penerapan WFH bagi ASN Kemenhub

10 April 2026 - 08:52 WIB

Menhub Dudy Nyatakan Angkutan Lebaran 2026 Berjalan Baik

10 April 2026 - 08:41 WIB

Scoot Perluas Jangkauan di Indonesia, Buka Rute Baru ke Belitung dan Pontianak

10 April 2026 - 06:50 WIB

Mantap, Peak Season Lebaran, Citilink Angkut Penumpang Harian Tertinggi Sepanjang Sejarah

9 April 2026 - 21:41 WIB

Ada Penyesuaian Tarif Lintas Tarakan–Sebawang, ASDP Pastikan Jaga Layanan

9 April 2026 - 19:41 WIB

Sepanjang Periode Angleb, PELNI Sukses Layani 652.271 Penumpang

9 April 2026 - 18:24 WIB

Presiden Prabowo Mengaku Tengah Membentuk Perusahaan Sedan Listrik 

9 April 2026 - 18:04 WIB

BPSDMP Gandeng 10 Pemda, Perkuat SDM Transportasi

9 April 2026 - 16:44 WIB

Kemenhub Wajibkan Wreck Removal Certificate pada Bangkai Kapal

9 April 2026 - 15:58 WIB

Trending di ANJUNGAN