Menu

Mode Gelap
Aksi Jujur Petugas Cleaning KAI Services Kembalikan Dompet Penumpang Tuai Pujian Netizen 5,5 Juta Penumpang Kereta Api Pakai Face Recognition pada Semester I 2026, Hemat Kertas Setara 75 Pohon Garuda Indonesia Berhasil Capai Ketepatan Waktu Terbang 94,3% Selama Operasional Haji 2026 10 Hari, Bandara Soekarno-Hatta Sukses Layani 20.335 Jemaah Umrah dari Terminal 2F 6 Maskapai Ajukan Buka Rute ini dari dan ke Bandara Husein Sastranegara Pelindo dan Pemprov Sumsel Dorong Percepatan Pembentukan BUP Tanjung Carat

ANJUNGAN

KPLP Tanjung Priok Kerahkan Kapal Negara Trisula-P.111 untuk Misi Kemanusiaan di Sumatera

badge-check


 Foto istimewa/pangkalankplptjpriok Perbesar

Foto istimewa/pangkalankplptjpriok

Wartatrans.com, JAKARTA – Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dan Pangkalan KPLP Kelas I Tanjung Priok bergerak cepat dalam mendukung penanganan darurat bencana banjir dan tanah longsor di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Sebagai bentuk dukungan dan respon cepat pemerintah, Kapal Patroli Negara KPLP KN. Trisula-P.111 dikerahkan untuk membawa dan menyalurkan bantuan logistik bagi masyarakat terdampak bencana. Bantuan tersebut meliputi Pakaian, Obat-obatan, Kebutuhan bayi, Bahan pangan dan makanan instan, Air mineral dan Selimut serta perlengkapan darurat lainnya

Logistik diberangkatkan melalui Dermaga Golden Key, Bojonegara – Banten, dengan dukungan sejumlah unit teknis terkait untuk memastikan penyaluran bantuan tepat sasaran dan sesuai kebutuhan lapangan.

Dukungan dan Sinergi Lintas Instansi berupa bantuan logistik merupakan kontribusi dari berbagai pihak, antara lain KSOP Kelas I Banten, Pangkalan KPLP Tanjung Priok, KSOP Sunda Kelapa, Biro Umum dan Rumah Tangga Sekretariat Jenderal Kemenhub dan Instansi terkait lainnya

Sinergi ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam mempercepat pemulihan dan memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat terdampak bencana.

Kepala Pangkalan PLP Kelas I Tanjung Priok, Fourmansyah, SH., MM., MH., menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari tugas negara dalam menjaga keselamatan masyarakat di wilayah perairan maupun pesisir.

> “Kami ikut merasakan duka saudara-saudara kita di wilayah Sumatera yang terdampak bencana. Semoga langkah ini menjadi wujud nyata kepedulian dan dapat memberi dukungan bagi pemulihan di lapangan. Semoga masyarakat tetap kuat dan situasi segera pulih,” ujarnya.

Pangkalan KPLP Tanjung Priok berkomitmen melaksanakan tugas secara profesional, sigap, dan responsif, baik dalam konteks keamanan pelayaran maupun dukungan kemanusiaan nasional.

Dengan keberangkatan KN. Trisula-P.111 ini, diharapkan bantuan dapat segera diterima di daerah terdampak dan meringankan kebutuhan mendesak bagi masyarakat yang membutuhkan.

Doa dan dukungan terbaik kami menyertai masyarakat Sumatera.

Semoga wilayah terdampak segera pulih, kembali kuat, dan kembali bangkit.(ahmad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pelindo dan Pemprov Sumsel Dorong Percepatan Pembentukan BUP Tanjung Carat

13 Juli 2026 - 12:36 WIB

Reuni 40 Tahun Jadi Titik Awal, Alumni SMA Muhammadiyah 6 Slipi Bentuk Pengurus Baru periode 2026-2029 IKA Musix 86

13 Juli 2026 - 12:15 WIB

Kemenhub Fasilitasi Penyerahan Santunan Rp1 Miliar kepada Ahli Waris ABK yang Hilang di Laut

13 Juli 2026 - 11:34 WIB

Dugaan Keropsi Kantin Sma 3 Medan: Dari 6 Jadi 12 Unit Tanpa Musyawarah, Monopoli Guru Dan Uang Sewa Tak Jelas

12 Juli 2026 - 23:19 WIB

40 Tahun Berpisah, Alumni SMA Muhammadiyah 6 Slipi Angkatan 1986 Perkuat Silaturahmi dan Gagas Aksi Sosial

12 Juli 2026 - 21:57 WIB

Pelabuhan Sape Andal Perkuat Akses Wisata dan Ekonomi Kawasan Timur Indonesia

12 Juli 2026 - 16:48 WIB

Pelabuhan Patimban Mulai Layani Rute Peti Kemas Internasional ke Malaysia

12 Juli 2026 - 15:46 WIB

Anwar Aras: Gen Z Harus Kuasai Media Digital untuk Menebar Dakwah

12 Juli 2026 - 15:44 WIB

Paradoks Sampah: Swedia Sudah Impor Limbah, RI Kebakaran TPA Hingga 10 Hari

12 Juli 2026 - 15:12 WIB

Normalisasi Ciliwung Telan Anggaran Rp300 M: 1 RT Pasti Hilang, Banjir Belum Tentu 

12 Juli 2026 - 15:05 WIB

Trending di RAGAM