Menu

Mode Gelap
BEM-TR Soroti Temuan BPK, Nilai Target Zero Defisit Harus Diiringi Perbaikan Tata Kelola Keuangan Kemendagri dan Pemerintah Aceh Fasilitasi Penyelesaian Batas Wilayah Subulussalam–Aceh Selatan Audi Luncurkan The New Q5 Sportback di Indonesia, Bidik Segmen SUV Premium Rp1,9 Miliar Kejar Cuan Rp100 Triliun, Kemenpora Pangkas 1.440 Pasal untuk Genjot Industri Olahraga InJourney Airports Kebut Persiapan Optimalisasi Bandara Husein Sastranegara Layanan Perdana Umrah di Terminal 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta Berjalan Lancar

PERON

Kunjungan Kerja BP BUMN dan Danantara ke KAI, Percepat Transformasi Perkeretaapian Nasional

badge-check


 Kunjungan Kerja BP BUMN dan Danantara ke KAI, Percepat Transformasi Perkeretaapian Nasional Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) sekaligus COO BPI Danantara Dony Oskaria bersama jajaran melakukan kunjungan kerja ke Kantor Pusat PT Kereta Api Indonesia (Persero) di Bandung, Senin (20/4/2026).

Kunjungan yang berlangsung di Auditorium Kantor Pusat KAI ini disambut langsung oleh Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin beserta jajaran dalam suasana diskusi yang terbuka dan produktif.

Pertemuan ini menjadi ruang penyelarasan arah pengembangan transportasi massal nasional. Berbagai langkah strategis dibahas, mulai dari peningkatan kapasitas layanan, penguatan jaringan, hingga dampaknya terhadap mobilitas dan pertumbuhan ekonomi masyarakat di berbagai wilayah.

Dony Oskaria menegaskan bahwa transformasi transportasi massal perlu dipercepat dan KAI ditempatkan sebagai penggerak utama di tingkat nasional.

“Transformasi transportasi massal menjadi harapan Presiden Prabowo, dan dalam hal ini KAI diharapkan menjadi lokomotif utamanya. Karena itu, kebutuhan pengembangan KAI perlu disampaikan secara jelas agar kami dapat memastikan dukungan penuh dari Danantara dan BP BUMN, baik dari sisi pendanaan, kebijakan, maupun penguatan ekosistem, sehingga percepatan transformasi perkeretaapian dapat berjalan lebih terarah dan berdampak luas bagi masyarakat,” ujar Dony.

Ia menegaskan bahwa arah pengembangan perkeretaapian difokuskan pada tiga aspek utama, yaitu keselamatan, kenyamanan, dan konektivitas, sebagai dasar dalam membangun sistem transportasi massal yang andal.

Dalam pembahasan tersebut, pengembangan elektrifikasi menjadi salah satu fokus penting, terutama untuk memperkuat kapasitas angkutan perkotaan. Program ini mencakup peningkatan kapasitas lintas Tanah Abang–Rangkasbitung, elektrifikasi lintas Cikarang–Cikampek, serta rencana pengembangan Bogor–Cigombong guna menjawab kebutuhan mobilitas yang terus meningkat di kawasan aglomerasi.

Penguatan ini sejalan dengan peran KRL sebagai tulang punggung mobilitas harian dengan volume lebih dari satu juta pelanggan per hari, sehingga peningkatan kapasitas menjadi kebutuhan yang tidak dapat ditunda.

Selain penguatan di kawasan perkotaan, pengembangan perkeretaapian di luar Pulau Jawa juga menjadi perhatian. KAI mendorong peningkatan kapasitas angkutan berbasis komoditas di Sumatra, ekspansi jaringan logistik di Kalimantan, serta pembukaan potensi jaringan baru di Sulawesi untuk memperluas dampak ekonomi secara nasional.

Sejalan dengan arahan tersebut, Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menyampaikan bahwa KAI terus memperkuat langkah transformasi secara terarah dan terintegrasi.

“KAI memandang perkeretaapian sebagai sistem yang menghubungkan masyarakat, wilayah, dan aktivitas ekonomi. Ketika konektivitas semakin luas, pergerakan masyarakat menjadi lebih mudah dan peluang ekonomi dapat tumbuh lebih merata,” ujar Bobby.

Saat ini, KAI mengelola jaringan sepanjang 7.048 km dengan 599 stasiun aktif serta didukung lebih dari 11.000 sarana yang tersebar di berbagai wilayah operasi. Infrastruktur ini menjadi dasar dalam memperluas jangkauan layanan dan mendekatkan akses transportasi kepada masyarakat .

Transformasi yang dilakukan KAI difokuskan pada peningkatan kapasitas dan modernisasi layanan. Pada sektor perkotaan, kapasitas angkutan KRL diproyeksikan meningkat dari sekitar 1,1 juta menjadi 1,4 juta pelanggan per hari pada tahun 2030, seiring dengan penguatan keandalan sarana dan keselamatan operasional.

Selain itu, KAI juga mengembangkan inovasi teknologi melalui pengenalan Battery Electric Multiple Unit (BEMU) sebagai solusi operasional rendah emisi yang fleksibel untuk lintas yang belum sepenuhnya terelektrifikasi, sekaligus mendukung upaya dekarbonisasi sektor transportasi.

Upaya transformasi turut diperkuat melalui program peremajaan sarana secara menyeluruh, termasuk rencana penggantian lokomotif dan peningkatan kapasitas angkut untuk menjawab proyeksi pertumbuhan angkutan penumpang dan barang ke depan.

Melalui kolaborasi antara pemerintah, Danantara, dan KAI, transformasi ini diharapkan dapat berjalan lebih cepat dan memberikan dampak langsung dalam kehidupan masyarakat.

“Ketika transportasi massal berkembang dengan baik, akses masyarakat menjadi lebih mudah, distribusi ekonomi semakin lancar, dan kualitas lingkungan dapat terjaga,” tutup Dony.(****)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KAI Gandeng Jaring Esports Nusantara, Delapan Stasiun Disiapkan Jadi Digital Hub dan Arena Esports

2 Juli 2026 - 16:29 WIB

Tiket Diskon Kereta Libur Sekolah Laris, KAI Catat 1,24 Juta Pemesanan dengan Okupansi Tembus 105,75 Persen

2 Juli 2026 - 15:46 WIB

KAI Services Bekali Prama Prami dengan Teknik Sales untuk Dongkrak Penjualan Merchandise di Kereta

2 Juli 2026 - 15:40 WIB

Kereta Petani Pedagang KAI Layani 26.074 Pelanggan di Lintas Rangkasbitung-Merak pada Semester I 2026

2 Juli 2026 - 11:16 WIB

Dukung Transisi Energi, KAI Terapkan Biodiesel B50 pada Seluruh Sarana Diesel

2 Juli 2026 - 09:12 WIB

Semester I 2026, Penumpang KAI Divre III Palembang Tembus 603.967 Orang, Naik 11 Persen

1 Juli 2026 - 15:39 WIB

Kepala Dinas Keuangan Subulussalam Belum Dilantik Meski Lelang Jabatan Selesai, Publik Pertanyakan Alasannya

1 Juli 2026 - 15:34 WIB

HUT ke-23 KAI Services, Program Reska Berbagi Salurkan Bingkisan untuk Pekerja di Jawa dan Sumatera

1 Juli 2026 - 15:27 WIB

KAI Ajak Masyarakat Ciptakan Identitas Baru Lewat IP Contest 2026, Pemenang Bisa Dapat Hadiah Rp50 Juta

30 Juni 2026 - 20:30 WIB

Stasiun JIS Disambut Antusias, Penumpang KRL Tembus 4.200 Orang dalam Sepekan

30 Juni 2026 - 19:37 WIB

Trending di PERON